Senin, 26 Agustus 2019

Kalori BIHUN (per/110 gr) menurut pakar Nutrisionist

Dalam sebuah hasil riset dari AHA (America Heart Association) tahun 2012, dinyatakan bahwa, bihun merupakan salah satu jenis sumber makanan olahan yang memiliki kalori dalam jumlah cukup tinggi per saji-nya/110 gr di antara dengan jenis minuman maupun makanan-makanan olahan lain pada umumnya. Namun bagi para penyuka atau pengonsumsi bihun tidak perlu khawatir selama jumlah pengonsumsiannya tidak melebihi 110 gr per hari-nya. Karena memang selain kalori, di dalam bihun juga mengandung segudang Protein dan Karbohidrat yang sangat berguna dalam menopang kebutuhan energi-tenaga bagi tubuh. Bahkan kombinasi Protein, Karbohidrat dan Kalori bihun dapat terhitung sebagai yang cukup tinggi oleh karenanya sangat perlu untuk dibatasi pengonsumsiannya supaya tidak malah menyebabkan atau menimbulkan penyakit-penyakit berbahaya.


Pada hakikatnya, bihun sendiri memiliki rasa berciri khas tersendiri dan memiliki tekstur yang mulus di bagian luaran mentah-nya. Beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat pada bihun antara lain : Protein, Karbohidrat, Serat, Omega-3, Omega-6,Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Vitamin B12, Thiamin, Riboflavin, Niasin, Zat besi, Kalsium, Potasium, Magnesium dan Sodium. Walaupun begitu bagi para beberapa pemeluk agama, kuliner dari bahan makanan yang satu ini memang perlu dipertimbangkan hukum-hukum mengonsumsinya supaya tidak malah menjadi perbuatan tercela (dosa).

Beberapa pakar peneliti dari University of Utah bernama Prof. Gregory Cochran dan Prof. Henry Harpending Ph.D, mendapati dalam temuannya di tahun 2005 bahwa, Kombinasi bahan-bahan nabati dari pembuatan bihun sendiri pada hakikatnya telah terbukti nyata dapat meningkatkan fungsi kinerja otak secara signifikan. Karena memang kalori dari bihun-lah yang berperan besar dalam memaksimalkan pengelolaan dari senyawa-senyawa aktif positif yang terasupi oleh tubuh.

Sedangkan menurut hasil riset yang dilansir dalam International Journal of Clinical and Experimental Medicine, tahun 2015 telah dinyatakan bahwa, kalori bihun yang mana mengandung beberapa nutrisi dapat secara aktif membantu menurunkan tekanan darah tinggi (Hipertensi) sekaligus mengoptimalkan fungsi imun tubuh. Selain itu, kalori bihun juga dapat menyediakan kandungan senyawa Polyphenol dan Anti-Oksidan dalam kadar jumlah yang cukup tinggi. Kandungan Polyphenol dan Anti-Oksidan pada bihun inilah yang dapat berguna dalam menangkal serangan-serangan radikal bebas pemicu kerusakan sel-sel tubuh dan pemicu timbulnya kanker.

Yang mana juga hal tersebut telah disepakati oleh para pakar nutrisionist mereka bahwasanya khasiat dan kalori bihun terbukti sangat baik bagi kesehatan saraf otak, hati, jantung, jaringan sel-sel darah, mata dan organ tubuh lainnya. Ini dikarenakan tersedianya beberapa gizi dan nutrisi yang terdapat dalam bihun. Beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang dimaksudkan terdapat pada bihun tersebut antara lain : Protein, Karbohidrat, dan juga Lemak.

Pada tahun 1986, Cancer Research Instituite of Chinese Academy of Medical Sciences mengemukakan penemuan bahwa ekstrak bihun memiliki tiga zat Anti-Karsinogen, yaitu : Afliatoksin B1, 4-nitroquinoline-N-oksida, Phenylpropionate(a)pyrene. Ketiganya dipercaya memiliki kemampuan khusus yang dapat berfungsi menghambat kanker secara signifikan.

Tidak hanya itu saja, bihun telah terbukti memiliki kandungan Kalori dalam jumlah yang cukup tinggi. Perlu dipahami bahwa Kalori yangh terdiri dari Protein dan Karbohidrat juga terbukti secara ilmiah memiliki khasiat luar biasa dalam mencegah kanker. Berdasarkan penelitian para ilmuwan Jepang juga telah mengakuinya. Mereka telah melakukan penelitian terhadap sisi aspek dari segi kalori bihun, yang mana hasilnya mereka menemukan bahwa zat kandungan pada bihun memiliki efek Anti-Kanker.

Sebuah studi ilmiah yang dilakukan para ilmuwan dari Institute of Psychology Austrian, Austria menemukan bahwa, kalori bihun memiliki kemampuan khusus dalam menstabilkan tekanan darah pada tubuh setara dengan seperti coklat dan keripik kentang. Selain itu, dari 5.000 relawan yang mengalami tekanan darah tinggi, para ilmuwan menemukan bahwa kalori bihun dapat secara aktif mengatur kadar glukosa darah dalam tubuh sebanyak 80% sehingga hal tersebut akan berdampak terhadap kestabilan tingkat tekanan darah supaya tetap dalam tingkatan konstan.

Sedangkan laporan dari para pakar nutrisionist di Michigan State University (MSU), Michigan, Amerika Serikat menemukan bahwa, Pada seseorang yang sedang berada diusia produktif 25-30 tahun ada baiknya banyak-banyak mengonsumsi sumber makanan daging-dagingan, salah satunya seperti bihun ini. Karena dalam temuannya disebutkan bahwa kalori bihun dapat mengatasi berbagai macam penyakit-penyakit kronis seperti Kanker, Penyakit jantung, Diabetes dan Obesitas jika takarannya disesuaikan dengan pola diet yang benar. Dimana memang seperti yang dikethaui dampaknya dari penyakit-penyakit tersebut lebih banyak dijangkiti pada seseorang yang sedang dalam masa produktif.

Seorang profesor dan pakar di bidang gizi-nutrisi Dr. Maurice Bennink, mengemukakan bahwa, Seseorang yang mengonsumsi rutin daging-dagingan seperti bihun setidaknya empat kali seminggu memiliki resiko terkena penyakit jantung 22% lebih rendah daripada dari mereka yang tidak rutin atau tidak pernah sama sekali mengonsumsinya. Hasil penelitian ini didapatkan dari temuannya di 41 negara, yang dimana para warganya rutin mengonsumsi daging-dagingan seperti bihun ini. Dimana dalam temuannya juga didapati bahwa mengonsumsi bihun dapat memberikan kalori bagi kesehatan tubuh dalam kemampuan mencegah sekaligus mengatasi masalah penyakit jantung, kanker payudara, kanker prostat dan kanker usus besar.

Dalam studi ilmiah yang telah dilansir dalam Journal of Microbiology Research disebutkan bahwa, kalori bihun bagi kesehatan gigi dan tulang sama seperti segelas halnya makan-makanan olahan berbahan dasar nabati lainnya. Dimana kandungan-kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat pada bihun dapat memberikan rangsangan aktifitas bagi Growth Hormone dalam memperbaiki, meregenerasi serta meningkatkan fungsi kognitif sel-sel tulang secara keseluruhan.

Menurut peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, New Zealand Dr. Peter C Molan MBE, mengemukakan bahwa, kalori bihun telah terbukti mengandung zat-zat Antibiotik alami yang sangat aktif melawan serangan-serangan radikal bebas dari berbagai jenis virus-bakteri berbahaya, salah satunya Patogen. Dimana Patogen ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit-penyakit dan masalah-masalah kesehatan kronis berbahaya.

Berikut beberapa khasiat dan kalori bihun menurut penelitian-penelitian dari para pakar nutrisionist.

14 Kegunaan (Positif) Kalori BIHUN per-porsi 110/gr menurut pakar Nutrisionist

1.  Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan-kandungan seperti Kalori yang terdiri dari Protein, Karbohidrat dan Lemak pada bihun adalah komponen penting dalam sel yang berfungsi membantu mengendalikan detak jantung dan tekanan darah. Selain itu, tingginya kandungan Potasium pada bihun juga dapat berguna melindungi sel-sel saraf jantung di Arteri dan Vena agar terhindar dari masalah stroke dan penyakit jantung koroner. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

2.  Meningkatkan Kecerdasan Otak
Para peneliti dari University of Utah bernama Prof. Gregory Cochran dan Prof. Henry Harpending Ph.D, mendapati dalam temuannya di tahun 2005 bahwa, Kombinasi bahan-bahan nabati dari pembuatan bihun sendiri pada hakikatnya telah terbukti nyata dapat meningkatkan fungsi kinerja otak secara signifikan. Karena memang kalori dari bihun-lah yang berperan besar dalam memaksimalkan pengelolaan dari senyawa-senyawa aktif positif yang terasupi oleh tubuh. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

3.  Mencegah dan Melawan Kanker
Dalam beberapa hasil riset ilmiah dari seorang spesialis saraf dan kanker melansir temuan ilmiah mereka yang bertajuk International Journal of Clinical and Experimental Medicine, tahun 2015 menyatakan bahwa, makanan-makanan berbahan dasar nabati seperti bihun ini terbilang sangat kaya akan kandungan senyawa Polyphenol dan Anti-Oksidan di dalamnya. Kandungan Polyphenol dan Anti-Oksidan pada bihun ini dipercaya berguna dalam menangkal serangan-serangan radikal bebas pemicu kerusakan jaringan sel-sel tubuh dan pemicu timbulnya sel-sel kanker. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

4.  Memperkuat dan Menutrisi Tulang
Dalam setiap 100 gr, bihun mampu menyediakan kandungan Kalsium 35 mg, Fosfor 55 mg dan Magnesium 0,25 gr. Dimana jumlah tersebut setara dengan Bayam (setiap 100 gr) dan Susu (setiap 450 ml). Tingginya kandungan Kalsium, Fosfor dan Magnesium pada bihun tersebut tentu sangat berguna dalam menguatkan dan memperkokoh struktur tulang, sehingga tulang akan terhindar dari masalah-masalah pengeroposan tulang seperti Osteoporosis. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

5.  Pelengkap kebutuhan Gizi Tubuh
Berdasarkan studi ilmiah yang diterbitkan dalam International Journal Food Science Nutrition tahun 2003 disebutkan bahwa, Kandungan gizi dan nutrisi pada bihun terbilang sangat komplit dan komplek. Adapun beberapa kandungan gizi dan nutrisi dalam bihun yaitu Kalori, Kalsium, Magnesium, Boron, Kobalt, Tembaga, Fluorin, Zat besi, Zat Mangan, Fosfor, Sodium, Selenium, dan Zink. Selain itu, Protein dari bihun juga mengandung 23 tipe lemak dan asam amino, antara lain seperti : Omega-3, Omega-6, Asam Palmitoleat, Oleat, Linoleat, dan Linolenat. bihun pun dilengkapi dengan berbagai vitamin, seperti Vitamin A, Vitamin B komplek, Vitamin B2, Vitamin E, dan masih banyak lagi. bihun juga memiliki kandungan senyawa-senyawa Anti-Oksidan seperti Tannin, Beta karoten, Lutein, serta Zea-xanthin. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

6.  Memperkuat Sistem Imunitas Tubuh
Salah satu keunggulan dari kalori bihun adalah karena tersedianya kandungan Kalori, Vitamin C, Protein, Niasin Riboflavin dan Isoflavin yang kadar jumlahnya terbilang cukup tinggi. Dimana kandungan-kandungan tersebut dipercaya sangat ampuh dalam memperkuat dan menjaga imunitas tubuh (sistem kekebalan tubuh). Selain itu, beberapa kandungan senyawa Anti-Inflamasi pada bihun juga memiliki kegunaan dalam menjaga kesehatan lambung, usus, dan juga hati. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

7.  Menyehatkan dan Mengoptimalkan Fungsi Mata
Dalam beberapa hasil riset dinyatakan bahwa, Kandungan Kalori, Omega-3, Omega-6, Vitamin E dan Vitamin A pada bihun memiliki kegunaan yang sangat baik dalam menjaga kesehatan mata dan mengoptimalkan fungsi penglihatan mata. Selain itu, dengan kombinasi kandungan Vitamin A, Vitaman E, Potasium dan Fosfor pada bihun, maka mata akan tercegah dan terlindungi dari berbagai serangan virus-virus dan bakteri-bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan masalah kerusakan mata seperti : Katarak, Biopi, Miopi, dan sejenisnya. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

8.  Memperlancar Sistem Metabolisme
Kandungan Kalori, Serat, Protein dan Zat besi pada bihun dipercaya memiliki kegunaan dalam memperlancar proses metabolisme dalam tubuh. Serat, Protein dan Zat besi tersebut bekerja secara aktif dalam merangsang produktivitas sel-sel saraf dan darah sehingga tubuh dapat menyerap zat-zat berguna dan membuang zat-zat yang tidak berguna melalui saluran pembuangan. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

9.  Memberi Pasokan Energi dan Tenaga
Dalam setiap 110 gr bihun, setidaknya terkandung Karbohidrat 75,4 gram, Protein 2,42 gram, dan Kalori 280 Kcal. Dimana jumlah tersebut merupakan jumlah yang sangat cukup dalam memenuhi AKG (angka kebutuhan gizi) bagi seseorang usia dewasa-remaja.

Selain itu, bihun juga kaya akan kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang dapat meningkatkan energi secara signifikan. Bahkan kandungan Asam amino (Omega-3 dan Omega-6) pada bihun juga berfungsi dalam membantu memperlancar proses pemecahan zat-zat yang terdapat pada lambung. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

10.  Mempertajam Daya Ingat (Memory Ability)
Hasil penelitian dari pakar fisioterapist mendapati bahwa, Kalori bihun yang mana memiliki beberapa kandungan gizi, nutrisi, dan senyawa-senyawa aktif dapat secara aktif merangsang kemampuan memory ability (fungsi daya ingat otak). Beberapa zat-zat pada bihun yang memiliki kemampuan dalam mempertajam daya ingat otak adalah Zat besi, Protein, Fosfor, Kalsium, Potasium, dan Zink. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

11.  Menjaga Kesehatan Lambung
Senyawa-senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflmasi pada bihun juga memiliki kemampuan sangat baik dalam mensterilkan lambung, usus besar, dan usu kecil secara keseluruhan. Belum lagi tingginya kandungan Kalori, Vitamin E dan Serat di dalam bihun juga sangat berguna dalam menangkal berbagai virus, bakter dan mikroba jahat lainnya yang bisa menimbulkan masalah peradangan pada usus dan lambung. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

12.  Memperlancar Peredaran Darah
Kandungan Kalori, Omega-6, Vitamin A, Zat Besi, Fosfor dan Magnesium pada bihun juga sangat berguna dalam memperlancar sistem sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Kandungan-kandungan tersebut bekerja aktif dalam mengaliri oksigen pada otot, saraf dan darah yang akan berpengaruh terhadap optimalisasi sistem kerja organ-organ tubuh yang lainnya. Dengan mengalirnya Oksigen secara efektif, tentunya hal tersebut akan langsung bereaksi terhadap kelancaran sirkulasi atau peredaran darah ke organ-organ seluruh tubuh. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

13.  Menjaga kesehatan Gigi dan Gusi
Dengan kombinasi Kalsium dan Fosfor pada bihun, kandungan dari keduanya sangat berguna dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Kombinasi keduanya dipercaya dapat meningkatkan pemadatan gigi dan merawat ketebalan enamel gigi. Belum lagi kalori bihun yang kaya akan kandungan Vitamin E, yang dimana hal tersebut juga dapat membantu aktif mensterilkan rongga-rongga mulut sekitar gigi dan gusi. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

14.  Menjaga Kesehatan Saluran Kemih
Salah satu kalori bihun yang paling menonjol adalah karena tersedianya kandungan senyawa-senyawa Anti-Oksidan, Anti-Inflamasi dan Anti-Bacterial beserta Kalori di dalamnya. Dimana tentunya hal tersebut sangat baik dalam menjaga, mengobati serta menghilangkan rasa nyeri akibat infeksi pada kantung kemih dan saluran kemih. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

(+ Lainnya...)

15.  Meningkatkan Mood
Beberapa pakar fisioterapist dan nutrisionist dari PAHO (Pan American Health Organization) mendapati bahwa, Tingginya kandungan Protein dan Vitamin B12 pada bihun juga bisa mengatasi stress, depresi, sekaligus memperbaiki mood. Selain itu, bihun juga menyediakan Zat besi, Kalium, Magnesium, dan Fosfor yang dimana berperan sangat aktif dalam membantu mengontrol tekanan darah, sekaligus mencegah penyakit ginjal dan stroke. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

16.  Mengobati Penyakit Diabetes Melitus
Salah seorang profesor spesialis kesehatan gizi dan pangan dari University of Zagreb, Rusia Prof. Dr. Nada Orsolic Ph.d menemukan dalam penelitiannya bahwa, Zat-zat dan senyawa-senyawa aktif yang terdapat pada bihun memiliki kemampuan istimewa dalam mengatasi penyakit Diabetes secara efektif. Kandungan seperti Zat besi, Niasin, Serat dan Vitamin E pada bihun merupakan kombinasi yang sangat pas dalam menurunkan kadar Trigliserida dalam tubuh, sehingga masalah Diabetes akan bisa dengan mudah terobati. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

17.  Mengatasi Nyeri Sendi (Arthritis)
bihun mengandung nutrisi Kalori, Kalsium, Magnesium, dan Fosfor yang terbukti secara ilmiah dapat mengatasi nyeri pada persendian. Sakit pada persendian maupun tulang kerap dialami orang yang sudah menginjak usia 30 tahun ke atas, dimana memang penyebab utamanya dikarenakan oleh otot atau sendi yang tidak ternutrisi dengan baik. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

18.  Mencegah Resiko Kemandulan
Beberapa temuan ilmiah gizi dan nutrisi mengemukakan fakta bahwa, Kekurangan asupan Vitamin E pada pria dapat menghambat dan memperlambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi Vitamin E sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi Vitamin E. Kalori bihun dipercaya mampu menyediakan kadar jumlah yang dibutuhkan tubuh dalam mengatasi masalah-masalah kemandulan atau kesuburan seperti ini. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

19.  Mengatasi Sembelit
Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa, Sebagian besar kandungan komposisi dari bihun adalah Kalori dan Protein, yang dimana bisa mencapai 80-100 gr dalam setiap 110 gr. Bahkan bihun juga memiliki kandungan Kalori dan Serat yang terbilang salah satu cukup tinggi di antara daging-dagingan lainnya. Kandungan Serat alami pada bihun ini bekerja aktif dalam melancarkan, mencegah, dan mengatasi masalah sembelit secara bersamaan. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

20.  Meredakan Sariawan
Dalam beberapa uji laboratorium dibuktikan bahwa, Tingginya kandungan Kalori dan Vitamin E pada bihun dipercaya sangat bagus dalam mengatasi sariawan dan panas dalam. Sariawan yang timbul karena terjadinya reaksi kelainan ada selaput lendir mulut dengan ditandai rasa sakit, nyeri dan berluka berupa warna putih kekuningan akan dapat terobati dengan mengonsumsi bihun secara rutin. Bahkan para pakar medis menyebutkan kalori bihun dalam mengatasi sariawan ini adalah cara yang cukup efektif dan efisien tanpa perlu mengkhawatirkan akibat ataupun dampak efek sampingnya. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

21.  Meleburkan Lemak Jahat Dalam Tubuh
Pada dasarnya, kalori bihun pada kemampuannya menurunkan berat badan juga telah dibuktikan dalam suatu hasil studi ilmiah yang menyebutkan bahwasanya, Kemampuan lain dari kandungan Zat Xanthone yang terdapat di dalam bihun adalah memecah dan menetralisir sel-sel membran yang dimana memang memiliki tugas dalam menahan dan menyimpan kelebihan sisa-sisa metabolisme tubuh.

Selain itu, salah satu kalori bihun yang cukup unik adalah karena terkandung senyawa bernama Fucoxanthin. Dimana senyawa ini adalah salah satu karetonoid (pembentuk pigmen warna) yang berperan meningkatkan proses pemecahan dan pembakaran lemak lewat mekanisme Termogenin, sehingga dengan demikian hal tersebut dapat memperkecil resiko terjadinya Obesitas atau kelebihan berat badan. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

22.  Menutrisi Sel-sel Kulit
bihun memiliki beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang berguna bagi kesehatan kulit seperti :  Kalori, Omega-3, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin K, dan Vitamin E. Selain itu, para pakar nutrisionist dan dermatologist juga menyebutkan bahwa, kalori bihun yang mana mengandung senyawa-senyawa Anti-Oksidan Anti-Inflamasi di dalamnya dipercaya dapat berguna untuk mencegah serta mengatasi berbagai masalah-masalah infeksi, iritasi, dan peradangan pada kulit. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

23.  Menetralisir Racun Dalam Tubuh
Seorang pakar pengobatan herbal Indonesia, Prof. Dr. Hembing Wijayakusuma berpendapat bahwa, bihun sangat bagus untuk membersihkan darah dan racun dalam tubuh karena di dalamnya terkandung beberapa kalori, zat asam dan enzim yang bekerja sangat masif mentralisir Toxin-Poison-Dirt (TPD) atau racun dalam tubuh. Toxin atau racun dalam tubuh tersebut kemudian di buang melalui urine yang disertai dengan bau tak sedap, namun perlu dipahami bahwa bau busuk tak sedap tersebutlah yang menandakan bahwa racun dalam tubuh tergiring keluar. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

24.  Menurunkan Kadar Kolesterol
Dalam sebuah riset ilmiah yang berjudul ‘Seaweed and human health’ yang juga telah dipublikasikan dalam Nutrition Reviews tahun 2014 disebutkan bahwa, Kandungan Kalori serta Sulfated Polysacharides (SPS) pada bihun dipercaya sangat berguna dalam mengatasi dan menurunkan kadar kolesterol (LDL) dalam darah, serta mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi bagi para penderita Hipertensi. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.

25.  Mengurangi Resiko Anemia (Kurang Darah)
Bagi para penderita Anemia atau kurang darah, bihun bisa dijadikan sebagai salah satu terapi asupan makanan rumahan. Dengan kelebihan positif dari bihun yang kaya akan kandungan Kalori dan Zat besi di dalamnya, hal tersebut dapat memicu meningkatnya kadar Hemoglobin darah, sehingga proses produksi darah menjadi lebih lancar tanpa adanya masalah hambatan. Meskipun begitu memang pengonsumsian bihun ini perlu dibatasi supaya kalori yang terasupi tubuh tidak malah menimbulkan dampak penyakit-penyakit kronis yang membahayakan.



ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA


Demikian Info lengkap mengenai Kalori BIHUN (per/110 gr) menurut pakar Nutrisionist dari Bang-Isman. Silahkan SHARE (Bagikan) jika dirasa artikel ini bisa berguna bagi orang lain, Terima kasih.

0 comments

Posting Komentar