Senin, 15 Juni 2020

Puisi "KEPADA KAWAN" (cipta karya : Chairil Anwar)

Puisi "KEPADA KAWAN" (Cipta karya : Chairil Anwar)

Sebelum ajal mendekat dan mengkhianat,
mencengkam dari belakang ‘tika kita tidak melihat,
selama masih menggelombang dalam dada darah serta rasa,

belum bertugas kecewa dan gentar belum ada,
tidak lupa tiba-tiba bisa malam membenam,
layar merah berkibar hilang dalam kelam,
kawan, mari kita putuskan kini di sini:
Ajal yang menarik kita, juga mencekik diri sendiri!

Jadi
Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan,
Tembus jelajah dunia ini dan balikkan
Peluk kucup perempuan, tinggalkan kalau merayu,
Pilih kuda yang paling liar, pacu laju,
Jangan tambatkan pada siang dan malam
Dan
Hancurkan lagi apa yang kau perbuat,
Hilang sonder pusaka, sonder kerabat.
Tidak minta ampun atas segala dosa,
Tidak memberi pamit pada siapa saja!
Jadi
mari kita putuskan sekali lagi:
Ajal yang menarik kita, ‘kan merasa angkasa sepi,
Sekali lagi kawan, sebaris lagi:
Tikamkan pedangmu hingga ke hulu
Pada siapa yang mengairi kemurnian madu!!!
# DISCLAIMER : Puisi kepada kawan (cipta karya : Chairil Anwar) yang ditampilkan merupakan hak milik & hak cipta dari pengarang / penulis / pencipta yang berkaitan. Seluruh isi puisi pada halaman ini semata-mata hanya bersifat promosi dan informasi. 


ARTIKEL TERKAIT :
-> 5 Cara Menghilangkan dan Mengatasi KARAT (Karatan)
-> Sejarah Lengkap : MENARA EIFFEL
-> TOP 10 PERMAINAN TRADISIONAL yang hilang ditelan zaman
-> TOP 6 Komentator SEPAKBOLA INDONESIA Terpopuler

Demikian puisi KEPADA KAWAN (cipta karya : Chairil Anwar) dari Bang isman, semoga yang sedikit ini ada manfaatnya bagi kalian pemirsa… APABILA ada pertanyaan atau hal-hal yang kurang jelas silahkan bertanya di kolom “KOMENTAR”, kami sangat terbuka dan menghargai saran dan masukan pemirsa, Terima kasih.

Silahkan Follow akun G+ (Google Plus) “ADMIN” untuk mendapatkan Info, Tips-Tips dan Berita Dunia TERUPDATE

0 comments

Posting Komentar