Selasa, 26 Februari 2019

7 Penyebab TUMIT PECAH-PECAH yang sering dilakukan

Tumit kaki pecah-pecah adalah kondisi dimana lapisan kulit telapak sekitaran tumit kaki dalam keadaan kering, kusam hingga pecah yang biasanya dipicu oleh proses inflamasi (peradangan) kulit. Adapun penyebab dari terjadinya proses inflamasi atau peradangan pada tumit kaki ini biasanya disebabkan oleh kurangnya perawatan kulit, paparan sinar uv, kebiasaan gaya hidup, atau juga bisa karena genetik-keturunan.


Perlu dipahami bahwa, kondisi tumit kaki pecah-pecah sejatinya merupakan masalah kesehatan yang tidak terlalu serius, meskipun memang kondisi ini sangat mempengaruhi penampilan dan kecantikan dari tumit kaki itu sendiri. Oleh karenanya, para pakar dermatologist menyarankan untuk mengenali dan mengidentifikasi mengenai beberapa penyebab tumit pecah-pecah ini.  

Salah seorang pakar kesehatan yang juga seorang staff fakultas ilmu kedokteran dari UI (Universitas Indonesia) Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp. KK (K), menyebutkan bahwa, Tumit kaki pecah-pecah pada dasarnya disebabkan karena mengeringnya lapisan telapak kulit tumit kaki yang kemudian menyebabkan eksim hingga berujung pada pemecahan sel-sel jaringan kulit. 

“Kulit (talapak tumit kaki) kalau bergesekan dengan keramik-tegel akan bisa menyebabkan panas, sehingga dampakanya kulit kaki menjadi kering dan pecah-pecah, meskipun memang terdapat penyebab-penyebab lainnya yang bisa menyebabkan tumit kaki pecah-pecah” ujarnya.

Salah seorang anggota APMA (American Podiatric Medical Association), yang juga seorang ahli Patology kaki Prof. Dr. Jacqueline Sutera Ph.d, berpendapat bahwa, Jika seseorang terlalu banyak melakukan gesekan pada kulit telapak kaki yang cukup tebal, maka lapisan sel-sel kulitnya bisa terbelah-belah (pecah-pecah). Selain itu, menggunakan sepatu dengan bagian belakang yang terbuka dan tidak mendukung tekanan tumit juga bisa menimbulkan kulit tumit menjadi kering, yang dimana akan sangat rentan terjadinya pecah-pecah di bagian tumit kaki tersebut.

--- Baca Juga : ---

Berikut beberapa pemicu dan penyebab tumit kaki pecah-pecah menurut penelitian-analisan dari para pakar dermatologist. 

7 Penyebab TUMIT PECAH-PECAH

1.  Aktifitas Padat
Menurut seorang professor kesehatan yang ahli di bidang dermatolgy dan patology dari APMA (American Podiatric Medical Association), Prof. Dr. Jacqueline Sutera Ph.d, menemukan dalam hasil risetnya bahwa, Seseorang yang terlalu banyak beraktifitas atau melakukan gesekan pada kulit telapak kaki, memiliki resiko lebih besar dari terjadinya masalah tumit kaki pecah-pecah. Meskipun memang durasi dan produksi dari kinerja seseorang sangat bervariasi macamnya dan tidak bisa disamakan satu sama lain.

2.  Dehidrasi
Salah seorang pakar Dermatologist terkenal asal kota Georgia, Amerika serikat Dr. Kennet Ellner, M.D berpendapat bahwa, Kurangnya asupan air atau mineral (Dehidrasi) merupakan salah satu penyebab utama dari timbulnya masalah tumit kaki pecah-pecah. Adapun mengonsumsi (minum) air putih merupakan cara paling efektif, paling praktis dan paling ekonomis dalam mengatasi permasalahantumit kaki pecah-pecah ini. Karena memang pada dasarnya tumit kaki juga membutuhkan asupan mineral yang cukup dalam mengaktifkan proses produktivitas sel-sel kulit. Ia berujar :

“Tanpa asupan mineral dari air putih (air tawar) yang cukup, maka kulit kamu akan mengalami masalah Dehidrasi. dimana hal tersebut akan berdampak berdampak langsung pada kulit di bagian tumit kaki kamu berubah menjadi kering, kusam, berkerut dan pecah-pecah, ” ujarnya.

3.  Obesitas (Kegemukan)
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa obesitas akan membuat tekanan pada lemak akan meningkat seketika terutama lemak yang ada dibagian bawah tumit. Inilah yang menjadikan kulit akhirnya mengalami pelebaran kebagian samping dan jika tidak cukup fleksibel, tumit pun menjadi pecah-pecah akibat adanya tekanan pada kaki tersebut.

4.  Paparan Sinar UV
Paparan sinar UV (sinar matahari) sejatinya memiliki manfaat-manfaat tertentu bagi kesehatan kulit, namun memang jika paparannya terlalu sering dan terlalu berlebihan maka malah bisa memicu terjadinya kerusakan sel-sel jaringan kulit yang kemudian menimbulkan efek peradangan. Salah satunya masalah kulit telapak atau tumit kaki yang pecah-pecah.  

Halaman berikutnya...

Senin, 25 Februari 2019

10 Cara Memutihkan LEHER HITAM menurut pakar Dermatologist

Leher hitam (black neck's) adalah suatu kondisi dimana kulit di bagian leher berubah warna menjadi kehitam-hitaman akibat dari proses peradangan (inflamasi) atau iritasi-infeksi sel-sel jaringan ikat kulit. Walaupun leher hitam (black neck's) bukan merupakan sebuah kelainan kulit berbahaya, tetapi pada beberapa kasus-kasus tertentu leher yang berupa warna menjadi gelap kehitam-hitaman bisa meng-indikasikan telah terjangkitnya kulit leher dari beberapa macam penyakit, seperti : Obesitas, Diabetes, Radang kulit, Hiperpigmentasi, dan lain sejenisnya. Beberapa dari pakar kesehatan kulit sendiri telah mengemukakan beberapa solusi dan cara memutihkan leher hitam berdasarkan hasil riset ilmiah dan uji laboratorium tertentu.


Kulit di bagian leher memiliki perbedaan dibandingkan dengan kulit bagian lengan tangan,wajah, , pinggang, perut dagu, ataupun kulit selangkangan. Kulit pada bagian leher, siku, dan lutut cenderung tidak memiliki pori-pori kelenjar keringat atau minyak. Sehingga sel-sel jaringan tubuh tidak mengaliri asupan nutrisi dan gizi yang memadai, oleh karenanya kulit-kulit di area sekitaran leher, siku, dan lutut tidak ter-revitalisasi secara optimal. 

Pada suatu hasil riset dari The American Osteopathics College of Derma' (AOCD) menyebutkan bahwa, Hiperpigmentasi adalah salah satu peimcu dari efek kulit leher gelap menghitam. Meskipun memang pada dasarnya Hiperpigmentasi tidak melulu hanya terjadi di sekitaran leher dan siku saja, tapi juga bisa terjangkit di sekitaran ketiak, selangkangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan masih banyak lagi.

Yang perlu dipahami adalah Hiperpigmentasi terbentuk dari proses produktifitas sel melanin yang terlalu berlebihan atau tidak sewajarnya, sehingga kulit di bagian leher berubah warna dan wujud dari jaringan sel-sel kulit yang kontans steril menjadi gelap menghitam.

Sedangkan menurut hasil penelitian dari seorang pakar kesehatan kulit terkenal Dr. Kardiana Purnama Dewi, Spo. KK mengemukakan dalam penelitiannya bahwasanya, Seseorang penderita Obesitas atau kegemukan umumnya lebih beresiko mengalami penumpukan-penumpukan lemak yang belebih di sekitar area-area tubuh, paling sering adalah di bagian pangkal paha, pinggang, perut, ketiak, leher, pangkal siku tangan, dll. Pada kasus leher hitam (black neck's), terjadi karena adanya tumpukan-tumpukan lemak yang minim akan celah dan jarak, sehingga sering terjadinya gesekan-gesekan kulit dari kedua bagian kulit tersebut.

Terjadinya gesekan inilah yang memunculkan masalah "Abrasi" (pengikisan kulit) yang kemudiannya menyebabkan kekeringan, kusam, dan kasar. Dan pada saat kulit kering-lah maka kulit leher akan lebih beresiko terjadi iritasi-infeksi kulit, sehingga berubahlah wujud dan warna pada kulit leher yang menjadi gelap menghitam, inilah yang dinamakan proses Hiperpigmentasi. Ia berujar :

"Beberapa bahan-bahan pakaian dalam yang tidak bisa optimal menyerap keringat-minyak seperti Nilon atau Polyester juga ternyata bisa jadi penyebab efek leher gelap menghitam. Hal ini dikarenakan tidak terserapnya keringat secara baik maka dengan demikian timbulah efek iritasi-infeksi disekitaran kulit leher," ujarnya.

Sedangkan berdasarkan penelitian dari pakar kedokteran kulit dari Georgia, Alpharetta, Amerika Serikat Dr. Cynnha L. Stelee M.D, menyebutkan bahwa, Leher yang berubah warna-wujud menjadi gelap menghitam merupakan hasil reaksi dari kelainan sel-sel kulit leher, atau yang biasa disebut sebagai "Acanthosis Nigricans". Dimana efek dari kelainan Acanthosis Nigricans ini bisa secara langsung mempengaruhi aktifasi pigmen kulit leher yang juga berkaitan langsung dengan resistensi insuline pemicu subs-warna, wujud, atau bahkan tekstur sel kulit leher.

"Metabolisme abnormal dari reaksi ketiak, lutut, siku, dan selangkangan yang gelap menghitam sangat berkaitan erat dengan penyakit diabetesy dan pra-diabetesy (diabetes) yang pada hakikatnya secara langsung memicu penebalan sel- melanin kulit dan penggelapan kulit bagian leher. Menurut penelitian kami, Kondisi fisik perubahan dari kulit leher yang gelap menghitam ini sangat umum terjadi jika lapisan kulit leher tidak ter-revitalisasi secara baik," jelasnya.

Adapun berikut beberapa solusi dan cara memutihkan leher hitam menurut penelitian serta hasil riset dari pakar kesehatan kulit. 

10 Cara Memutihkan LEHER HITAM menurut pakar Dermatologist

1.  Gunakan Sari Jeruk Nipis atau Lemon
Dalam urusan mengangkat serta me-regenerasi sel-sel kulit mati di bagian leher, penggunaan sari buah lemon atau jeruk nipis merupakan pilihan yang paling tepat. Ini dikarenakan kandungan istimewa dari Jeruk nipis dan Lemon yaitu Vitamin C, Vitamin E, Roboflavin, dan Niasin dalam jumlah paling tinggi diantara buah-buah lainnya yang sangat bermanfaat dalam mengatasi berbagai masalah pada permukaan kulit. Tidak hanya itu, Jeruk nipis dan Lemon juga memiliki kandungan Zat Anti-Septic di dalamnya yang dimana zat ini berperan aktif dalam mengangkat bakteri, kuman, dan mikroba-mikroba jahat lainnya yang hinggap di pori-pori kulit leher.

Langkah Penerapan : 
> Cucilah wajah terlebih dahulu menggunakan air bersih.
> Siapkan setidaknya 1-2 buah lemon atau bisa juga jeruk nipis.
> Kemudian belahlah menjadi 2 bagian. 
> Ambillah sari dari jeruk nipis atau lemon tersebut dengan cara diperas.
> Kemudian basuhkan sari tersebut ke bagian leher yang gelap menghitam secara merata
> Biarkanlah selama 25-40 menit hingga sarinya mengering.
> Lalu bilaslah dengan menggunakan air bersih.
> Terapkan cara memutihkan leher dengan sari jeruk nipis ini 2x sehari untuk hasil yang permanen.

2.  Gunakan Ampas Teh Bekas
Ampas teh bekas memiliki kandungan Tannin yang terbilang sangat tinggi, dimana kandugan tannin tersebut terbukti secara ilmiah sangat ampuh dalam mengatasi leher yang berubah warna-wujud menjadi gelap menghitam. Bahkan, ampas teh bekas ini memiliki kandungan Vitamin C dan Vitamin E yang dimana dengan kombinasi kandungan-kandungan tersebut maka kulit leher yang gelap menghitam akan bisa teratasi dengan mudah.

Langkah Penerapan : 
> Siapkanlah 1-2 sendok ampas teh bekas yang sudah tidak terpakai (tapi tetap masih bersih steril).
> Basahkan ampas teh bekas tersebut menggunakan air bersih.
> Tempelkan ampas teh bekas tersebut ke bagian leher yang gelap menghitam secara merata.
> Biarkanlah ampas teh bekas tersebut mengering selama 15-20 menit.
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih.
> Terapkan cara memutihkan leher dengan ampas teh bekas ini 2x sehari untuk hasil yang permanen.

3.  Oleskan Minyak Zaitun
Minyak zaitun telah terbukti secara ilmiah sangat kaya akan kandungan Vitamin E dan Vitamin C yang disertai senyawa-senyawa seperti Anti-Oksidan, Anti-Inflamasi, hingga Anti-Bacterial lainnya. Dimana kandungan-kandungan pada minyak zaitun tersebut sangat aktif membantu proses regenerasi sel-sel kulit di permukaan leher, ketiak, dan juga siku. Selain itu, kandungan zat-zat aktif pada minyak zaitun juga telah terbukti dapat menghambat, mencegah, sekaligus mengatasi efek kulit leher yang menghitam, kering, kusam, dan bersisik.

Langkah Penerapan :
> Cucilah wajah terlebih dahulu menggunakan air bersih.
> Kemudian ambilah 1-2 sendok minyak zaitun
> Lalu oleskanlah minyak zaitun tersebut ke bagian kulit leher yang nampak gelap menghitam secara merata, secukupnya. 
> Biarkanlah olesan minyak zaitun tersebut selama 30-40 menit.
> Kemudian bilaslah leher yang terolesi minyak zaitun tersebut menggunakan air bersih. 
> Terapkan cara memutihkan leher dengan minyak zaitun ini 2x sehari untuk hasil yang permanen. 



4.  Oleskan Minyak Kelapa (VCO-Virgin Coconut Oil)
Dalam jurnal ilmiah “Complementary Therapies In Clinical Practice” Februari 2010, disebutkan bahwa, Minyak kelapa merupakan salah satu property emollient yang dapat berkemampuan dalam meremajakan kulit, menghaluskan kulit, menyamarkan bekas luka di lapisan kulit luar sekaligus membantu mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit mati, salah satunya sel-sel kulit mati penyebab leher yang gelap menghitam. 

Langkah Penerapan : 
> Cuci bersihlah wajah menggunakan air tawar.
> Kemudian oleskan minyak kelapa (VCO) ke bagian kulit leher yang gelap menghitam secara merata, secukupnya.
> Biarkanlah selama 20-40 menit. 
> Jika sudah bilaslah leher menggunakan air bersih.
> Terapkan cara memutihkan leher dengan minyak zaitun ini 2x sehari untuk hasil yang permanen.

Halaman berikutnya...

Minggu, 24 Februari 2019

15 Manfaat BUAH PIR menurut pakar Nutrisionist

Buah pir (bahasa latin : Pyrus L.) adalah jenis buah-buahan tropis yang budidayanya berasal dari negara-negara kawasan eropa barat dan afrika utara. Pohon dari tanaman buah pir sendiri bisa mencapai tinggi 8-17 meter, tegantung kontur tanah dari tanaman buah pir tersebut. Fisik buah pir berbentuk agak oval-stretching yang hampir mirip dengan buah alpukat dan buah jambu mete. Meskipun tidak sepopuler buah apel, jeruk, anggur atau melon namun manfaat buah pir ini tidak bisa dianggap remeh. Karena memang di dalamnya mengandung senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang kadar jumlahnya sangat tinggi.


Pada umumnya buah pir ini bisa dimakan langsung atau juga bisa diolah menjadi makanan-minuman tertentu. Rasa dari buah pir ini sendiri manis, segar, dan asam hampir mirip dengan apel namun sedikit lebih berair. Selain memiliki rasa yang sangat enak, manfaat buah pir ini juga terbilang sangat menakjubkan dalam upaya menjaga kesehatan tubuh. Dimana memang manfaat buah pir ini berasal dari segudang kandungan gizi dan nutrisi yang dimilikinya, antara lain : Protein, Zat besi, Serat, Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Kalsium, Magnesium, Fosfor, Thiamin, Riboflavin, Flavonoid, dan masih banyak lagi.

Salah seorang ahli kesehatan pangan dan gizi dari The Nutritional Epidemiology Diet & Food Consumption Research, Belgia Prof. Dr. Katia Castetbon Ph.d, M.sc, mengemukakan bahwa, Manfaat buah pir dari kandungan Vitamin C dan Flavonoid di dalamnya bisa sangat berguna bagi para penderita penyakit jantung ataupun stroke. Bahkan menu buah pir ini sangat sering diterapkan di banyak rumah sakit-rumah sakit karena memang khasiatnya yang begitu menakjubkan dalam memperkuat sistem jaringan sel-sel saraf tubuh. Ia berujar :

“Di kebanyakan rumah sakit tentu sering dijumpai menu buah pir ini, bahkan menjadi menu wajib bagi para pasien penderita penyakit jantung dan stroke. Hal ini dikarenakan manfaat buah pir dari kandungan Vitamin C dan Flavonoid di dalamnya sangat berguna dalam memperbaiki dan memperkuat sistem jaringan sel-sel saraf tubuh,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition (tahun 2016), telah dinyatakan bahwa, Senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang terdapat pada buah pir dapat berkemampuan khusus dalam upaya pengentasan masalah penyakit maag, bahkan dalam tingkat yang kronis sekalipun. Beda halnya dengan buah jeruk, buah pir ini hanya memiliki sedikit asam namun tetap memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang cukup tinggi. Sehingga dapat dipastikan pengonsumsiannya dapat mengatasi penyakit maag sekaligus tanpa menyertai efek asam yang berlebihan.

Sedangkan seorang pakar medis-nutrisionist dari National University of Siangapore (NUS) Prof. Dr.  Jeyakumar Henry Ph.d, FAAD, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Buah pir adalah salah satu jenis buah-buahan tropis yang terbukti bermanfaat bagi para ibu hamil di masa awal-kandungannya (0-5 bulan). Dimana memang buah pir mampu menyediakan segudang kandungan-kandungan gizi dan nutrisi yang sangat bagus bagi kesehatan tubuh ibu hamil dan begitu janinnya,sebut saja seperti : Zat besi, Magnesium, Fosfor, Vitamin A, Vitamin E, Asam Folat, dan masih banyak lagi. Ia berujar :

“Kandungan Asam Folat, Zat besi, Magnesium, Fosfor, Vitamin A, dan Vitamin E pada buah pir merupakan jenis-jenis kandungan yang sangat diperlukan tubuh para ibu hamil beserta janin kandungannya, terlebih saat-saat di masa awal kandungan (0-5 bulan),” ujarnya.

Adapun berikut beberapa khasiat dan manfaat buah pir berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar nutrisionist.

15 Manfaat BUAH PIR menurut pakar Nutrisionist

1.  Menangkal Sel-sel Kanker
Menurut hasil riset yang di publish The Molecular Nutrition & Food Research (tahun 2013), telah dinyatakan bahwa, Manfaat buah pir sebagai penangkal pertumbuhan sel-sel kanker sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena memang pada hakikatnya buah pir memiliki beberapa kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang terbukti sangat handal dalam melawan serta menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dari virus, kuman, bakteri, jamur, dan jenis mikroba jahat lainnya.

2.  Mempertajam Daya Penglihatan
Tingginya kandungan Vitamin A, Fosfor, Magnesium, dan Thiamin pada buah pir bisa sangat berguna dalam menutrisi sel-sel saraf mata. Dimana dengan ternutrisinya sel-sel saraf mata secara baik maka kemampuan daya penglihatan mata juga tentu akan meningkat.

3.  Mengatasi Anemia (kurang darah)
Buah pir adalah salah satu jenis buah-buahan tropis yang terbukti dapat mengatasi penyakit anemia (kurang darah). Hal ini dikarenakan buah pir memiliki kandungan Zat besi dan Asam Folat dalam jumlah kadar sangat tinggi, yang mana kedua kandungan tersebut berperan sangat vital pada proses produksi dan produktiftas sel-sel darah merah.


4.  Meningkatkan Sistem Imun Tubuh
Manfaat Buah pir dari kandungan Vitamin C dan Riboflavin di dalamnya dipercaya sangat bagus dalam memperkuat sistem imun tubuh sehingga dengan demikian maka segala resiko gejala penyakit-penyakit yang bisa menjangkiti tubuh dapat terdindarkan. Bahkan beberapa produk-produk suplemen multivitamin banyak yang memanfaatkan esktrak dari buah pir ini.

5.  Menyehatkan Lambung
Tersedianya kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi pada buah pir menjadikannya sebagai salah satu jenis buah-buahan yang bisa dipercaya menjaga kesterilan serta kesehatan organ lambung. Dimana memang kedua senyawa tersebut memiliki kemampuan sangat aktif dalam membasmi serta melawan serangan-serangan radikal bebas yang merupakan pemicu utama perusakan sistem jaringan ikat organ lambung.

6.  Melancarkan Sistem Metabolisme Tubuh
Pengonsumsian buah pir sesudah makan-makanan berat dipercaya dapat meningkatkan dan melancarkan sistem metabolisme tubuh yang terasupi oleh tubuh. Hal ini dikarenakan buah pir memiliki kandungan Zat besi, Magnesium, Fosfor, dan Asam Pantotenat yang dapat berkemampuan memabntu proses penyerapan asupan nutrisi dari zat-zat makanan di dalam tubuh.

7.  Mengatasi Penyakit Jantung
Salah seorang ahli kesehatan pangan dan gizi dari The Nutritional Epidemiology Diet & Food Consumption Research, Belgia Prof. Dr. Katia Castetbon Ph.d, M.sc, mengemukakan bahwa, Manfaat buah pir dari kandungan Vitamin C dan Flavonoid di dalamnya bisa sangat berguna bagi para penderita penyakit jantung ataupun stroke. Bahkan menu buah pir ini sangat sering diterapkan di banyak rumah sakit-rumah sakit karena memang khasiatnya yang begitu menakjubkan dalam memperkuat sistem jaringan sel-sel saraf tubuh. Ia berujar :

“Di kebanyakan rumah sakit tentu sering dijumpai menu buah pir ini, bahkan menjadi menu wajib bagi para pasien penderita penyakit jantung dan stroke. Hal ini dikarenakan manfaat buah pir dari kandungan Vitamin C dan Flavonoid di dalamnya sangat berguna dalam memperbaiki dan memperkuat sistem jaringan sel-sel saraf tubuh,” ujarnya.


8.  Mengatasi Arthritis (Nyeri sendi)
Tingginya kandungan senyawa Anti-Inflamasi pada buah pir adalah salah satu yang terbesar diantara jenis buah-buahan lainnya. Dimana memang kandungan senyawa pada buah pir tersebut memiliki peran sangat vital dalam pencegahan dan penentasan penyakit-penyakit yang berkaitan dengan masalah peradangan, salah satunya penyakit radang sendi atau nyeri sendi (Arthritis).

9.  Menetralisir Racun
Beberapa dari temuan para pakar nutrisionist sendiri telah membuktikan bahwa, Kombinasi antara kandungan Vitamin C, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin pada buah pir dipercaya dapat menetraslisir dan membuang racun melalui saluran feses-uretra. Tidak hanya itu, peran kandungan Riboflavin pada buah pir juga sangat penting dalam mempertahankan penguatan sistem imun tubuh seseorang.

10.  Mengobati Sakit Maag
Pada sebuah hasil riset yang dipublish di Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition (tahun 2016), telah dinyatakan bahwa, Senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang terdapat pada buah pir dapat berkemampuan khusus dalam upaya pengentasan masalah penyakit maag, termasuk dalam tingkat yang kronis sekalipun. Beda halnya dengan buah jeruk, buah pir ini hanya memiliki sedikit asam namun tetap memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang cukup tinggi. Sehingga dapat dipastikan pengonsumsiannya dapat mengatasi penyakit maag sekaligus tanpa menyertai efek asam yang berlebihan.

11.  Meningkatkan Daya Ingat Otak (memory ability)
Manfaat buah pir dari kandungan Potassium, Magnesium, dan Fosfor di dalamnya terbukti mampu meningkatkan kemampuan daya ingat otak (memory ability). Dimana memang ketiga kandungan pada buah pir tersebut mampu merangsang pengoptimalan fungsi-kinerja sel-sel saraf otak khususnya dalam upaya penguatan kemampuan daya ingat.

12.  Sangat Cocok Untuk Menu Diet
Kandungan Vitamin C, Vitamin E, Potassium, dan Magnesium pada buah pir sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan suplemen multivitamin penurun berat badan. Karena memang pada dsarnya kandungan-kandungan yang terdapat pada buah pir tersebut memiliki peran yang sangat khusus dalam memecah dan membakar lemak dalam tubuh. 

13.  Melancarkan Sirkulasi Darah
Salah satu manfaat buah pir yang tidak dimiliki oleh jenis buah-buahan tropis lainnya adalah kemampuannya melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh. Hal ini didasari karena tersedianya kandungan Potassium, Magnesium, Zat besi, dan Asam Folat pada buah yang kadar jumlahnya terbilang cukup tinggi.

14.  Mengatasi Sembelit (susah BAB)
Tingginya kandungan Serat dan Vitamin C pada buah pir terbukti secara ilmiah dapat mengatasi berbagai permasalahan-permasalahan kesehatan yang berkenaan dengan sistem pencernaan, terutama masalah sembelit (susah BAB). Bahkan beberapa produk obat-obatan herbal untuk masalah sembelit banyak yang menggunakan ektrak dari buah pir ini sebagai bahan dasar pembuatannya.

15.  Sangat Bagus Untuk Ibu Hamil
Sedangkan seorang pakar medis-nutrisionist dari National University of Siangapore (NUS) Prof. Dr.  Jeyakumar Henry Ph.d, FAAD, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Buah pir adalah salah satu jenis buah-buahan tropis yang terbukti bermanfaat bagi para ibu hamil di masa awal-kandungannya (0-5 bulan). Dimana memang buah pir mampu menyediakan segudang kandungan-kandungan gizi dan nutrisi yang sangat bagus bagi kesehatan tubuh ibu hamil dan begitu janinnya,sebut saja seperti : Zat besi, Magnesium, Fosfor, Vitamin A, Vitamin E, Asam Folat, dan masih banyak lagi. Ia berujar :

“Kandungan Asam Folat, Zat besi, Magnesium, Fosfor, Vitamin A, dan Vitamin E pada buah pir merupakan jenis-jenis kandungan yang sangat diperlukan tubuh para ibu hamil beserta janin kandungannya, terlebih saat-saat di masa awal kandungan (0-5 bulan),” ujarnya.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat CHIA SEED menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Jumat, 22 Februari 2019

10 Cara Mengatasi MIMISAN menurut pakar Medis

Mimisan (bahasa latin : Epistaxis) adalah suatu kondisi dimana hidung mengalami pendarahan yang keluar melalui lubang-rongga hidung. Pada umumnya efek pendarahan dari mimisan ini terjadi sekitar 10-50 menit tergantung dengan tingkat dampak reaksi tubuh itu sendiri, namun jika efek pendarahan dari mimisan ini terlalu berlebihan dan sukar untuk dihentikan maka hal tersebut perlu diwaspadai. Para pakar medis dan fisioterapist sendiri telah menemukan beberapa metode cara mengatasi mimisan menurut hasil riset ilmiah mereka.


Beberapa metode cara mengatasi mimisan menurut anjuran para pakar medis sendiri lebih cenderung memanfaatkan bahan-bahan herbal alami yang memang mampu menyediakan kadar kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi cukup. Dimana memang dampak dari pengobatannya tentu akan lebih efektif dan juga hasilnya akan nampak secara permanen, tanpa disertai efek samping.

Salah seorang pakar The University of Warwick Medical School (WMS), Inggris Prof. Dr. Jan Joris Brosens M.D, Ph.D, mengemukan bahwa, Meminum minuman sari jahe dapat sangat berguna dalam mengatasi mimisan secara permanen. Karena memang sari jahe memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang kadar jumlahnya sangat tinggi sehingga hal tersebut dapat secara langsung merangsang pengehntian kondisi pendarahan di seluruh organ tubuh, salah satu contoh kasus pada masalah mimisan. Ia berujar :

“Mimisan yang merupakan kondisi pendarahan dari reaksi keabnormalan sel-sel saraf tubuh, dimana pada dasarnya hal tersebut bukan merupakan gejala penyakit pada organ hidung secara langsung. Pengonsumsian minuman sari jahe bisa dijadikan sebagai salah satu metode cara mengatasi mimisan ini. Karena memang sari jahe memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang jumlah kadarnya terbilang sangat tinggi,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di Journal of Blood Research & Hematologic Diseases (tahun 2015), telah dinyatakan bahwa, Salah satu metode cara mengatasi mimisan yang bisa sangat mudah diterapkan adalah dengan memperbanyak asupan air putih. Dimana memang pada hakikatnya pemenuhan kebutuhan Hidrasi (asupan air) di dalam tubuh adalah cara paling efektif dan efisien dalam menghambat kondisi pendarahan yang dialami bagian pembuluh darah rongga hidung terdalam.

Sedangkan seorang pakar spesialis fisioterapist dari Palomar College San Marcos, CA, Amerika Serikat Prof. Dr. Kathleen Nelson Ph.d, Ms.c, menyebutkan bahwa, Kompresan es batu bisa digunakan sebagai metode cara mengatasi mimisan. Karena memang pada hakikatnya efek beku yang ditimbulkan pada es batu akan secara langsung menghentikan dampak pendarahan yang keluar tanpa terkendali. Ia berujar :

“Efek beku dari es batu bisa dijadikan sebagai salah satu opsi penanganan masalah pendarahan hidung (mimisan) ini. Manfaatkanlah es batu sebagai kompres di bagian kulit terluar hidung selama dampak pendarahannya mereda dan berhenti,” ujarnya.

Adapun berikut beberapa metode cara mengatasi mimisan berdassarkan penelitian-penelitian dari para pakar medis-fisioterapist.

10 Cara Mengatasi MIMISAN menurut pakar Medis

1.  Kompreskan Es Batu
Sedangkan seorang pakar spesialis fisioterapist dari Palomar College San Marcos, CA, Amerika Serikat Prof. Dr. Kathleen Nelson Ph.d, Ms.c, menyebutkan bahwa, Kompresan es batu bisa digunakan sebagai metode cara mengatasi mimisan. Karena memang pada hakikatnya efek beku yang ditimbulkan pada es batu akan secara langsung menghentikan dampak pendarahan yang keluar tanpa terkendali. Ia berujar :

Cara Penerapannya :
-  Siapkan 1-2 balok es kecil.
-  Hancurkan hingga berupa bongkahan terkecil.
-  Masukkan ke dalam kandung plastik.
-  Lalu kompreskan ke bagian kulit hidung terluar.
-  Biarkanlah hingga pendarahan terasa berakhir.

2.  Sumbatlah dengan Daun Sirih
Menurut hasil riset dari The international journal of blood transfusion & immunohematology (tahun 2012), disebutkan bahwa, Sumbatan sirih sebagai pereda pendarahan mimisan memang terbukti sangat efektif karena memang daun sirih memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang kadar jumlahnya cukup tinggi. Terlebih lagi resapan dari daun sirih di hidung bisa memicu pelancaran sistem sirkulasi darah ke bagian sel-sel saraf hidung hingga bagian terdalam otak.

Cara Penerapannya :
-  Siapkan 1-3 helai daun sirih.
-  Cucilah menggunakan air bersih.
-  Remaslah sedikit daun sirih tersebut.
-  Lalu sumbatkan ke bagian hidung.
-  Biarkanlah hingga pendarahan terasa berakhir.
-  Jika efek pendarahan sudah terasa hilang biarkan saja sumbatan daun sirih tersebut.

(Janganlah terburu-buru untuk melepas sumbatan daun sirih tersebut. Hal ini diupayakan supaya efek mimisan dapat teratasi secara permanen).

-  Diamkan dulu selama 45-60 menit.
-  Berikan pijatan-pijatan kecil di bagian hidung.
-  Jika sudah maka baru diperbolehkan untuk melepasnya.

3.  Sumbatlah dengan Daun Bawang
Daun bawang adalah salah satu jenis daun-dedaunan yang bisa sangat berguna dalam mengatasi masalah mimisan. Hal ini dikarenakan daun bawang memiliki kombinasi kandungan Vitamin C, Riboflavin, Thiamin, dan Flavonoid. Tersedianya kandungan-kandungan pada daun bawang tersebut-lah yang dapat berperan aktif merangsang kestabilan produktifitas HB (hemoglobin) dalam tubuh sehingga efek pendarahan dari mimisan bisa dihentikan.

Cara Penerapannya :
-  Siapkan 1-2 tangkai daun sirih bawang.
-  Cucilah menggunakan air bersih.
-  Gunakan bagian terhijau dari daun bawangnya saja.
-  Remaslah sedikit daun bawang tersebut.
-  Lalu sumbatkan ke bagian hidung.
-  Biarkanlah hingga pendarahan terasa berakhir.
-  Jika efek pendarahan sudah terasa hilang biarkan saja sumbatan daun bawang tersebut.

(Janganlah terburu-buru untuk melepas sumbatan daun bawang tersebut. Hal ini diupayakan supaya efek mimisan dapat teratasi secara permanen).

-  Diamkan dulu selama 45-60 menit.
-  Berikan pijatan-pijatan kecil di bagian hidung.
-  Jika sudah maka baru diperbolehkan untuk melepasnya.

4.  Oleskan Bawang Merah
Tingginya kandungan zat-zat aktif pada bawang merah yaitu Thiamin, Niasin, Riboflavin, dan Riboflavin terbukti sangat bermanfaat dalam mengobati berbagai permasalahan-permasalahan pendarahan dalam tubuh, tidak terkecuali masalah mimisan. Gunakanlah bawang merah sebagai krim oles di bagian kulit terluar hidung sebagai penentas masalah mimisan

Cara Penerapannya :
-  Siapkan 1-2 siung bawang merah.
-  Kupas kulit terluarnya terlebih dahulu.
-  Cucilah menggunakan air bersih.
-  Haluskan dengan cara ditumbuk atau diblender hingga berupa mirip krim.
-  Oleskan krim bawang merah tersebut ke bagian kulit hidung terluar.
-  Diamkan dan biarkan hingga efek pendarahan mimisan mereda.
-  Jika sudah maka bersihkan olesan bawang tersebut dengan menggunakan air bersih.

Halaman berikutnya...

Rabu, 20 Februari 2019

10 Metode Daun Insulin untuk ASAM LAMBUNG (Gastritis)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun insulin sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas asam lambung. Bagi para pasien penderita penyakit asam lambung (gastritis), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun insulin untuk asam lambung ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun insulin secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit asam lambung dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun insulin ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun insulin ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita gastritis (asam lambung) yang sedang dalam masa penyembuhan.

Dilanjutkan bahwa, metode daun temupuyung untuk asam lambung memiliki dampak penyembuhan yang cukup efektif dan efisien sebagai solusi asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu") jika dikonsumsi secara rutin. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun insulin dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit asam lambung yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun insulin adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun insulin memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit asam lambung sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun insulin untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun insulin memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan asam lambung ini (gastritis)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun insulin dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan asam lambung. Karena memang pada hakikatnya daun insulin mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit asam lambung, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita asam lambung, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun insulin untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun insulin untuk asam lambung memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan asam lambung yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun insulin untuk asam lambung, termasuk juga dalam kasus penyakit asam lambung dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun insulin terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam lambung bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun insulin memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala asam lambung (gastritis) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun insulin dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit asam lambung. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun insulin ini. Terapkanlah metode penggunaan daun insulin untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun insulin sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun insulin juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun insulin yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun insulin ini dapat mengobati penyakit asam lambung. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun insulin untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita asam lambung tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun insulin ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit asam lambung. Bahkan dalam kondisi asam lambung yang kronis sekalipun metode daun insulin untuk asam lambung adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah asam lambung (semuan jenis) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun insulin untuk asam lambung sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Insulin untuk ASAM LAMBUNG (Gastritis)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun insulin.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun insulin hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-350 ml.

Halaman berikutnya...

Selasa, 19 Februari 2019

10 Metode Daun Sirsak untuk DARAH TINGGI (Hipertensi)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun sirsak sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas darah tinggi. Bagi para pasien penderita penyakit darah tinggi (hipertensi), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun sirsak untuk darah tinggi ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun sirsak secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit darah tinggi dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun sirsak ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun sirsak ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita hipertensi (darah tinggi) yang sedang dalam masa penyembuhan.

Dilanjutkan bahwa, metode daun temupuyung untuk darah tinggi memiliki dampak penyembuhan yang cukup efektif dan efisien sebagai solusi asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu") jika dikonsumsi secara rutin. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun sirsak dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit darah tinggi yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun sirsak adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun sirsak memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit darah tinggi sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun sirsak untuk darah tinggi sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun sirsak memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan darah tinggi ini (hipertensi)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun sirsak dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan darah tinggi. Karena memang pada hakikatnya daun sirsak mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit darah tinggi, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita darah tinggi, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun sirsak untuk darah tinggi sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun sirsak untuk darah tinggi memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan darah tinggi yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun sirsak untuk darah tinggi, termasuk juga dalam kasus penyakit darah tinggi dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun sirsak terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah darah tinggi bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun sirsak memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala darah tinggi (hipertensi) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun sirsak dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit darah tinggi. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun sirsak ini. Terapkanlah metode penggunaan daun sirsak untuk darah tinggi sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun sirsak sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun sirsak juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun sirsak yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun sirsak ini dapat mengobati penyakit darah tinggi. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun sirsak untuk darah tinggi sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita darah tinggi tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun sirsak ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit darah tinggi. Bahkan dalam kondisi darah tinggi yang kronis sekalipun metode daun sirsak untuk darah tinggi adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah darah tinggi (hipertensi) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun sirsak untuk darah tinggi sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Sirsak untuk DARAH TINGGI (Hipertensi)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun sirsak.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun sirsak hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-350 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun sirsak ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun sirsak tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun sirsak untuk darah tinggi sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Senin, 18 Februari 2019

10 Metode Daun Ekor Naga untuk KANKER (Semua Jenis Kanker)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun ekor naga sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas kanker. Bagi para pasien penderita penyakit kanker (semua jenis kanker), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun ekor naga untuk kanker ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun ekor naga secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit kanker dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun ekor naga ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun ekor naga ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita kanker yang sedang dalam masa penyembuhan. Beberapa jenis-jenis penyakit kanker yang bisa diatasi dengan mengonsumsi daun ekor naga ini yaitu :

- Kanker Sel Basal
- Kanker Serviks
- Kanker Prostat
- Kanker Melanoma
- Kanker Melanoma
- Leukemia (Kanker Darah)
- Lhympoma (Sistem Limfatik)

Dilanjutkan bahwa, jenis-jenis kanker tersebut bisa secara efektif dan efisien dengan menggunakan daun ekor naga sebagai asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu"). Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun ekor naga dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit kanker yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun ekor naga adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun ekor naga memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit kanker sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun ekor naga untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun ekor naga memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan kanker ini (semua jenis kanker)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun ekor naga dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan kanker. Karena memang pada hakikatnya daun ekor naga mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit kanker, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita kanker, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun ekor naga untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun ekor naga untuk kanker memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan kanker yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun ekor naga untuk kanker, termasuk juga dalam kasus penyakit kanker dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun ekor naga terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah kanker bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun ekor naga memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala kanker (semua jenis kanker) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun ekor naga dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit kanker. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun ekor naga ini. Terapkanlah metode penggunaan daun ekor naga untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun ekor naga sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun ekor naga juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun ekor naga yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun ekor naga ini dapat mengobati penyakit kanker. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun ekor naga untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita kanker tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun ekor naga ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit kanker. Bahkan dalam kondisi kanker yang kronis sekalipun metode daun ekor naga untuk kanker adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah kanker (semuan jenis) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun ekor naga untuk kanker sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Ekor Naga untuk KANKER (Semua Jenis Kanker)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun ekor naga.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun ekor naga hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun ekor naga ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun ekor naga tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun ekor naga untuk kanker sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Minggu, 17 Februari 2019

10 Metode Daun Bambu untuk ASAM URAT (Gouty Arthritis)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun bambu sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas asam urat. Bagi para pasien penderita penyakit asam urat, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun bambu untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun bambu secara khusus bisa membersihkan dan menentaskan penyakit asam urat dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun bambu ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun bambu ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun bambu adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun bambu memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit asam urat sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun bambu untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun bambu memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan piles ini (asam urat)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun bambu dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan asam urat. Karena memang pada hakikatnya daun bambu mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan asam urat, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita asam urat, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun bambu untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun bambu untuk asam urat memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan asam urat yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun bambu untuk asam urat, termasuk juga dalam kasus penyakit asam urat dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun bambu terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam urat bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun bambu memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala asam urat dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun bambu dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam urat terutama dalam kasus penentasan penyakit asam urat. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun bambu ini. Terapkanlah metode penggunaan daun bambu untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun bambu sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun bambu juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun bambu yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun bambu ini dapat mengobati penyakit asam urat. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun bambu untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita asam urat tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun bambu ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit asam urat. Bahkan dalam kondisi asam urat yang kronis sekalipun metode daun bambu untuk asam urat adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah asam urat dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun bambu untuk asam urat sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Bambu untuk ASAM URAT (Gouty Arthritis)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 3-5 helai daun bambu.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun bambu hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun bambu ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun bambu tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun bambu untuk asam urat sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Sabtu, 16 Februari 2019

11 Efek Samping Daun MENGKUDU menurut pakar Nutrisionist

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Pada dasarnya khasiat daun mengkudu sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah jantung yaitu arteri dan vena. Namun jika pengonsumiannya terlalu berlebihan dan tanpa disertakan asumsi yang tepat dari para ahli medis-pengobatan maka hal tersebut malah bisa menimbulkan efek samping kerusakan di bagian organ-organ dalam tubuh. Bahkan efek samping daun mengkudu yang dikonsumsi secara berlebihan bisa memicu penyakit jantung berbahaya, salah satunya penyakit liver dan serangan jantung.


Selain sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat-obatan herbal atau kimia, daun mengkudu juga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan-kuliner rumahan, seperti sup, sayur, tumis, bubur, lalapan, oseng, dan masih banyak lagi. Meskipun tidak memiliki rasa selezat daun bayam, daun kelor, daun seledri, kangkung, daun kenikir, dll. namun efek samping daun mengkudu yang dikonsumsi secara berlebihan juga bisa menimbulkan masalah-masalah kesehatan yang membahayakan bagi tubuh. Oleh karenanya, para pakar medis-nutrisionist menghimbau untuk jeli dan pintar menerapkan metode daun mengkudu ini sebagai obat-obatan herbal alami pada beberapa kasus penyakit tertentu.

Seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Khasiat daun mengkudu dari sari pati serapannya terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf otak. Namun jangan salah, jika pengonsumsiannya terlalu berlebihan maka hal tersebut malah bisa menyebabkan efek samping gejala kesehatan yang serius. Salah satu gejala-penyakit dan efek samping daun mengkudu yang paling sering ditemukan dalam beberapa kasus overdosis penggunaannya yaitu penyakit Alzheimer (kemunduran otak). Dimana memang daun mengkudu memiliki kandungan Asam Askorbat, Zat Pati, dan Betaine yang jika asupannya terlalu banyak maka dapat menimbulkan gejala pikun atau hilang ingatan sesaat, terkhusus bagi para lansia. Ia berujar :

“Khasiat daun mengkudu terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf otak selama pengonsumsiannya dalam jumlah kadar yang wajar. Namun memang pengonsumian dari  dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun mengkudu ini,” ujarnya.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun mengkudu yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jumlahnya terbilang terlalu tinggi dalam jumlah per cup/100 gr. Maka dari itu pengonsumian dari daun mengkudu ini perlu dibatasi supaya tidak malah menimbulkan masalah-masalah kesehatan berbahaya. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun mengkudu ini tidak diragukan lagi memiliki khasiat yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami pereda demam, panas dalam, batuk, dan juga flu. Meskipun begitu, pengonsumiannya juga perlu dibatasi dan diawasi supaya tidak malah menimbulkan masalah-masalah kesehatan lainnya. Karena memang beberapa efek samping daun mengkudu yang dikonsumsi secara berlebihan bisa secara langsung merusak sistem produktifitas jaringan liver dan empedu,” ujarnya.

Salah seorang pakar kesehatan nutrisi dari Biochemistry NUS Medicine, Singapura Prof. Dr. Christiani Jeyakumar Ph.d, M.D, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Efek samping daun mengkudu jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Hal ini didasari karena daun mengkudu memiliki kandungan Asam Askorbat yang kadar jumlahnya sangat tinggi, sehingga jika asupannya terlalu berlebihan maka bisa merusak sel-sel dinding lambung yang berujung pada penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Setidak-tidaknya konsumsilah daun mengkudu ini tidak lebih dari 100 gr/ per hari-nya supaya menghindari efek samping yang membahayakan tersebut. Ia berujar :

“Metode pengobatan dengan daun mengkudu ini sejatinya memiliki khasiat yang luarbiasa bagus dalam kasus penyakit-penyakit tertentu. Meskipun begitu, pengonsumsiannya juga tidak boleh terlalu berlebihan karena memang efek samping daun mengkudu ini bisa mengakibatkan penyakit maag dan asam lambung apabila asupannya terlalu berlebihan. Setidaknya berikan batas per harinya 80-100 gr saja,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di International Journal of Food Sciences and Nutrition tahun 2013, telah dinyatakan bahwa, Bebarapa kasus overdosis dalam penggunaan obat-obatan herbal berbahan dasar daun mengkudu ini sebagian besar berujung pada masalah kesehatan tulang yaitu Osteoporosis (tulang keropos). Perlu dipahami bahwa daun mengkudu merupakan salah satu jenis daun-dedaunan yang memiliki kandungan Betain dan Asam Pantotenat yang cukup tinggi. Sehingga jika pengonsumsiannya terlalu berlebihan dapat merusak sel-sel jaringan tulang secara keseluruhan yang mana dengan demikian maka tulang akan bisa sangat mudah mengeropos.

Sedangkan menurut seorang pakar nutrisionist dari The Sackler Institute for Nutrition Science, New York Prof. Dr. Barbara Burlingame Ph.D, M.D, menyebutkan berdasarkan hasil risetnya bahwa, Salah satu efek samping daun mengkudu yang sering timbul pada banyak kasus adalah munculnya resiko pendarahan di otak (penyakit stroke). Bahkan dampak stroke dari pengonsumsian daun temuyung ini bisa sangat mudah muncul bersaaman dengan kepala yang berasa berat dan pusing. Jika sudah demikian maka tindakan pertolongan medis tidak bisa terhindarkan. Ia berujar :

“Daun mengkudu sejatinya memiliki khasiat yang cukup ampuh sebagai penentas penyakit-penyakit tertentu. Namun sayangnya, jika pengonsumsiannya terlalu banyak dan terlalu sering maka hal tersebut malah dapat memicu rangsangan reaksi sel-sel darah merah akan penyakit stroke dan vertigo, yang mana titik terberatnya adalah pada organ otak,” ujarnya.

Salah seorang pakar spesilais kedokteran organ dalam dari Dietetics, Human Nutrition and Health - University of Plymouth Prof. Dr. Marry Hickson Ph.d, mengemukakan bahwa, Bisa dikatakan daun mengkudu memiliki kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan yang cukup bagus namun juga memiliki senyawa asam (zat asam) yang cukup tinggi pula. Sehingga dengan begitu maka dapat memicu resiko gejala asam urat yang berlebihan, maka dari itu pengonsumsiannya perlu dibatasi dan dihitung secara baik. Ia berujar :

“Pastikan pada saat mengonsumsi daun mengkudu entah sebagai makanan atau obat herbal jumlahnya tidak terlalu berlebihan. Karena ditakutkan senyawa-senyawa yang terdapat pada daun mengkudu tersebut bisa memicu masalah kesehatan akut, salah satunya masalah kesehatan kronis asam urat,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset ilmiah yang telah dipublish di Journal of Adolescence Research tahun 2017, telah dinyatakan bahwa, Daun mengkudu adalah salah satu jenis daun-daunan yang kandungan Flavonoid-nya terbilang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan jenis daun-daunan lainnya seperti daun bayam atau daun pepaya. Namun di samping itu, daun mengkudu juga terbukti dapat memicu rangsangan pertumbuhan kanker, yang mana kebanyakan kasus efek samping daun mengkudu ini berakibat secara tidak langsung pada pertumbuhan-penguatan sel kanker prostat.

Sedangkan menurut salah seorang ilmuwan dari Department of Food Safety & Food Quality Prof. Dr. Patrick Kolsteren Ph.d, FACS, menyebutkan berdasarkan penelitiannya bahwa, Kandungan zat-zat aktif yang terdapat pada daun mengkudu seperti Asam Pantotenat, Fosfor, Magnesium, Zat besi, Thiamin dan Riboflavin bisa menjadi berkhasiat bagi tubuh namun juga bisa memicu timbulnya masalah-masalah kesehatan berbahaya. Khususnya pada kandungan Asam Pantotenat di dalamnya yang mana jika dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menyebabkan berbagai masalah-masalah  kesehatan organ lambung dan usus, salah satunya yaitu masalah diare (mencret). ia berujar :

“Diare (mencret) merupakan masalah kesehatan yang paling mudah terlihat dampak akibatnya ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi daun mengkudu, entah sebagai makanan atau sebagai obat herbal untuk penyakit tertentu," ujarnya.

"Bahkan efek samping daun mengkudu pada kasus diare ini bisa berujung pada perubahan bentuk feses yang berdarah karena kandungan zat asam-nya yang terlalu berlebihan. Maka dari itu dianjurkan untuk tidak melebihi pengonsumsian daun mengkudu dalam kisaran 80-100 gr per harinya,” pungkasnya.

Adapun berikut beberapa gejala efek samping daun mengkudu menurut penelitian-penelitian dari para pakar medis dan nutrisionist.

11 Efek Samping Daun MENGKUDU menurut pakar Nutrisionist

1.  Memicu Pernyakit Maag
Salah seorang pakar kesehatan nutrisi dari Biochemistry NUS Medicine, Singapura Prof. Dr. Christiani Jeyakumar Ph.d, M.D, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Efek samping daun mengkudu jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Hal ini didasari karena daun mengkudu memiliki kandungan Asam Askorbat yang kadar jumlahnya sangat tinggi, sehingga jika asupannya terlalu berlebihan maka bisa merusak sel-sel dinding lambung yang berujung pada penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Setidak-tidaknya konsumsilah daun mengkudu ini tidak lebih dari 100 gr/ per hari-nya supaya menghindari efek samping yang membahayakan tersebut.

2.  Menyebabkan Diare (Mencret)
Sedangkan menurut salah seorang ilmuwan dari Department of Food Safety & Food Quality Prof. Dr. Patrick Kolsteren Ph.d, FACS, menyebutkan berdasarkan penelitiannya bahwa, Diare (mencret) merupakan masalah kesehatan yang paling mudah terlihat dampak akibatnya ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi daun mengkudu, entah sebagai makanan atau sebagai obat herbal untuk penyakit tertentu. Bahkan efek samping daun mengkudu pada kasus diare ini bisa berujung pada perubahan bentuk feses yang berdarah karena kandungan zat asam-nya yang terlalu berlebihan.

3.  Menyebabkan Anemia
Dalam sebuah hasil riset ilmiah dinyatakan bahwa, Efek samping daun mengkudu karena terlalu tingginya kandungan Betaine dan Asam Askorbat di dalamnya bisa memicu penurunan produktifitas sel-sel darah yang berujung pada tidak stabilnya tingkat kadar jumlah darah di dalam tubuh, sehingga demikian maka resiko penyakit anemia tidak dapat terhindarkan.

4.  Memicu Penyakit Arthritis (Radang Sendi)
Pada hakikatnya, tingginya kandungan senyawa-senyawa yang bersifat asam pada daun mengkudu dapat sangat berkhasiat bagi sistem imun tapi dapat sangat berbahaya bagi kesehatan struktur persendian tulang secara keseluruhan. Meskipun memang dampak dari hal tersebut tergantung pada jumlah pengonsumsiannya saja, oleh karenanya dianjurkan untuk tidak mengonsumsi daun mengkudu lebih dari 80-100 gr per harinya. 

Halaman berikutnya...