Kamis, 31 Januari 2019

10 Metode Daun Mimba untuk KANKER (Semua Jenis Kanker)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun mimba sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas kanker. Bagi para pasien penderita penyakit kanker (semua jenis kanker), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun mimba untuk kanker ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun mimba secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit kanker dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun mimba ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun mimba ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita kanker yang sedang dalam masa penyembuhan. Beberapa jenis-jenis penyakit kanker yang bisa diatasi dengan mengonsumsi daun mimba ini yaitu :

- Kanker Sel Basal
- Kanker Serviks
- Kanker Prostat
- Kanker Melanoma
- Kanker Melanoma
- Leukemia (Kanker Darah)
- Lhympoma (Sistem Limfatik)

Dilanjutkan bahwa, jenis-jenis kanker tersebut bisa secara efektif dan efisien dengan menggunakan daun mimba sebagai asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu"). Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun mimba dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit kanker yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun mimba adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun mimba memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit kanker sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun mimba untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun mimba memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan kanker ini (semua jenis kanker)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun mimba dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan kanker. Karena memang pada hakikatnya daun mimba mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit kanker, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita kanker, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun mimba untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun mimba mimbauntuk kanker memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan kanker yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun mimba untuk kanker, termasuk juga dalam kasus penyakit kanker dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun mimba terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah kanker bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun mimba memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala kanker (semua jenis kanker) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun mimba dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit kanker. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun mimba ini. Terapkanlah metode penggunaan daun mimba untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun mimba sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun mimba juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun mimba yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun mimba ini dapat mengobati penyakit kanker. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun mimba untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita kanker tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun mimba ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit kanker. Bahkan dalam kondisi kanker yang kronis sekalipun metode daun mimba untuk kanker adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah kanker (semuan jenis) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun mimba untuk kanker sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Mimba untuk KANKER (Semua Jenis Kanker)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun mimba.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun mimba hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun mimba ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun mimba tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun mimba untuk kanker sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Rabu, 30 Januari 2019

10 Cara Mewarnai Rambut dengan LOREAL

Sebuah temuan dari The Minnesota Health Department (tahun 2013) mendapati bahwa rangsangan reaktif dari loreal terbilang cukup efektif, aman dan sehat dalam menwarnai rambut dalam jangka waktu yang lama. Dimana memang pewarnaan rambut dengan loreal ini memiliki resiko efek samping yang sangat kecil jika dibandingkan dengan metode pewarnaan-pewarnaan lainnya. Terapakanlah metode cara mewarnai rambut dengan loreal ini dalam kadar wajar dan tidak dianjurkan untuk penggunaan yang berlebihan supaya menjaga kesehatan struktur jaringan sel-sel rambut itu sendiri.


Perlu dipahami bahwa perhelai rambut terdiri dari sel-sel jaringan yang memiliki tingkat penguatan berbeda-beda, tergantung dari faktor genetiknya (gen). Namun jika penampilan warna rambut ingin dirubah, gunakanlah bahan-bahan yang memang sudah terbukti aman bagi rambut, salah satunya loreal sebagai hair coloring (metode pewarnaan rambut) ini. Metode penggunaan loreal sebagai hair coloring (metode pewarnaan rambut) terbilang aman dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi rambut dan kulit kepala. Namun memang penerapan metode cara mewarnai rambut dengan loreal ini harus dibatasi dan tidak dianjurkan untuk penggunaan yang berlebihan. Adapun paling tidak penerapan metode cara mewarnai rambut dengan loreal ini tidak lebih dari 1x sehari.

Sedangkan menurut hasil studi dari The Journal of Cosmetology and Trichology (tahun 2012) telah dinyatakan bahwa, Metode cara mewarnai rambut dengan loreal dan juga bahan-bahan rumahan lain terbilang masih sangat aman dan diperbolehkan selama kadar penggunaannya tidak melebihi batas. Karena memang pada dasarnya pewarnaan rambut tidak terlalu begitu mempengaruhi kesehatan rambut yang selama ini ditakutkan oleh banyak kalangan.

Salah seorang ahli parasitologi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Medical Entomology Centre di Cambridge, Inggris Dr. lan F Burgess menganggap bahwa, Setiap individu mempunyai peran yang sangat vital dalam menjaga kesehatan kulit kepala, termasuk pada saat penggunaan bahan-bahan pewarna rambut. Dan salah satu bahan yang terbilang aman dan boleh digunakan dalam mewarnai rambut yaitu loreal. Ia berujar :

"Penerapan metode cara mewarnai rambut dengan loreal ini dipercaya tidak memiliki efek samping yang membahayakan bagi kesehatan rambut dan kulit kepala. Maka dari itu penerapannya masih diperbolehkan selama kadar jumlah penggunaannya tidak berlebihan," ujarnya.

Memiliki rambut yang colorful (berwarna) mungkin menjadi salah satu primadona dalam meningkatkan penampilan kecantikan rambut. Namun ada baiknya tidak mengesampingkan masalah efek samping-nya juga bagi rambut. Pilihlah metode-metode penggunaan yang memang diperbolehkan dan dilegalkan oleh para pakar kesehatan rambut, salah satunya metode cara mewarnai rambut dengan loreal ini. Para pakar medis-klinis sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara mewarnai rambut dengan menggunakan bahan-bahan aman dan tidak berefek samping, dan metode cara mewarnai rambut dengan loreal termasuk dalam hal tersebut.

Pada studi ilmiah yang dipresentasikan pada Agustus 2015 lalu di pertemuan American Chemical Society, menunjukan bahwa, Di AS sendiri 6-12 juta anak setiap tahunnya diperkirakan mengalami masalah dengan warna rambut yang kurang eksentrik usai liburan musim panas. Para peneliti mempelajari bahwa telah tersebar 109 populasi wanita dari 30 negara bagian, dan diketahui 95 persen memiliki mutasi gen (keturunan) yang merasa sangat bermasalah dengan penampilan rambut. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang kemudian ramai-ramai mendatangi pusat-pusat perawatan rambut dalam upaya mengubah warna rambut agar terleihat lebih eksentrik. Dimana memang kebanyakan dari pusat-pusat perawatan tersebut banyak yang menggunakan loreal sebagai bahan dasar pewarnaan rambut. Bahkan metode cara mewarnai rambut dengan loreal (hair coloring) ini sangat digemari dibeberapa menu peng-aplikasian perawatan rambut terkemuka.

Berikut beberapa langkah-langkah dari metode cara mewarnai rambut dengan loreal yang memang aman dan tanpa berefek samping menurut hasil riset para pakar fisioterapist.

10 Cara Mewarnai Rambut dengan LOREAL (Hair Coloring)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 1-2 sdm (sendok makan) loreal.

2.  Tambahkan air sebanyak 50 ml.

3.  Lalu aduk-aduklah hingga loreal larut sepenuhnya.

4.  Balurkan loreal tersebut ke bagian rambut.

5.  Usapkan baluran loreal sesuai keinginan model corak.

6.  Tekan-tekanlah rambut supaya loreal menyerap sepenuhnya

7.  Diamkan selama 25-45 menit.

8.  Lalu bilaslah rambut menggunakan air bersih

9.  Keringkan menggunakan handuk bersih

10.  Selesai

# TIPS PENTING : Terapkan metode cara mewarnai rambut dengan loreal ini cukup 1x sehari supaya mendapatkan hasil yang tetap maksimal dan tetap menyehatkan rambut tentunya.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat CHIA SEED menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Selasa, 29 Januari 2019

11 Efek Samping Daun BIDARA menurut pakar Nutrisionist

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Pada dasarnya khasiat daun bidara sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah jantung yaitu arteri dan vena. Namun jika pengonsumiannya terlalu berlebihan dan tanpa disertakan asumsi yang tepat dari para ahli medis-pengobatan maka hal tersebut malah bisa menimbulkan efek samping kerusakan di bagian organ-organ dalam tubuh. Bahkan efek samping daun bidara yang dikonsumsi secara berlebihan bisa memicu penyakit jantung berbahaya, salah satunya penyakit liver dan serangan jantung.


Selain sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat-obatan herbal atau kimia, daun bidara juga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan-kuliner rumahan, seperti sup, sayur, tumis, bubur, lalapan, oseng, dan masih banyak lagi. Meskipun tidak memiliki rasa selezat daun bayam, daun kelor, daun seledri, kangkung, daun kenikir, dll. namun efek samping daun bidara yang dikonsumsi secara berlebihan juga bisa menimbulkan masalah-masalah kesehatan yang membahayakan bagi tubuh. Oleh karenanya, para pakar medis-nutrisionist menghimbau untuk jeli dan pintar menerapkan metode daun bidara ini sebagai obat-obatan herbal alami pada beberapa kasus penyakit tertentu.

Seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Khasiat daun bidara dari sari pati serapannya terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf otak. Namun jangan salah, jika pengonsumsiannya terlalu berlebihan maka hal tersebut malah bisa menyebabkan efek samping gejala kesehatan yang serius. Salah satu gejala-penyakit dan efek samping daun bidara yang paling sering ditemukan dalam beberapa kasus overdosis penggunaannya yaitu penyakit Alzheimer (kemunduran otak). Dimana memang daun bidara memiliki kandungan Asam Askorbat, Zat Pati, dan Betaine yang jika asupannya terlalu banyak maka dapat menimbulkan gejala pikun atau hilang ingatan sesaat, terkhusus bagi para lansia. Ia berujar :

“Khasiat daun bidara terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf otak selama pengonsumsiannya dalam jumlah kadar yang wajar. Namun memang pengonsumian dari  dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun bidara ini,” ujarnya.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun bidara yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jumlahnya terbilang terlalu tinggi dalam jumlah per cup/100 gr. Maka dari itu pengonsumian dari daun bidara ini perlu dibatasi supaya tidak malah menimbulkan masalah-masalah kesehatan berbahaya. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun bidara ini tidak diragukan lagi memiliki khasiat yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami pereda demam, panas dalam, batuk, dan juga flu. Meskipun begitu, pengonsumiannya juga perlu dibatasi dan diawasi supaya tidak malah menimbulkan masalah-masalah kesehatan lainnya. Karena memang beberapa efek samping daun bidara yang dikonsumsi secara berlebihan bisa secara langsung merusak sistem produktifitas jaringan liver dan empedu,” ujarnya.

Salah seorang pakar kesehatan nutrisi dari Biochemistry NUS Medicine, Singapura Prof. Dr. Christiani Jeyakumar Ph.d, M.D, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Efek samping daun bidara jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Hal ini didasari karena daun bidara memiliki kandungan Asam Askorbat yang kadar jumlahnya sangat tinggi, sehingga jika asupannya terlalu berlebihan maka bisa merusak sel-sel dinding lambung yang berujung pada penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Setidak-tidaknya konsumsilah daun bidara ini tidak lebih dari 100 gr/ per hari-nya supaya menghindari efek samping yang membahayakan tersebut. Ia berujar :

“Metode pengobatan dengan daun bidara ini sejatinya memiliki khasiat yang luarbiasa bagus dalam kasus penyakit-penyakit tertentu. Meskipun begitu, pengonsumsiannya juga tidak boleh terlalu berlebihan karena memang efek samping daun bidara ini bisa mengakibatkan penyakit maag dan asam lambung apabila asupannya terlalu berlebihan. Setidaknya berikan batas per harinya 80-100 gr saja,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di International Journal of Food Sciences and Nutrition tahun 2013, telah dinyatakan bahwa, Bebarapa kasus overdosis dalam penggunaan obat-obatan herbal berbahan dasar daun bidara ini sebagian besar berujung pada masalah kesehatan tulang yaitu Osteoporosis (tulang keropos). Perlu dipahami bahwa daun bidara merupakan salah satu jenis daun-dedaunan yang memiliki kandungan Betain dan Asam Pantotenat yang cukup tinggi. Sehingga jika pengonsumsiannya terlalu berlebihan dapat merusak sel-sel jaringan tulang secara keseluruhan yang mana dengan demikian maka tulang akan bisa sangat mudah mengeropos.

Sedangkan menurut seorang pakar nutrisionist dari The Sackler Institute for Nutrition Science, New York Prof. Dr. Barbara Burlingame Ph.D, M.D, menyebutkan berdasarkan hasil risetnya bahwa, Salah satu efek samping daun bidara yang sering timbul pada banyak kasus adalah munculnya resiko pendarahan di otak (penyakit stroke). Bahkan dampak stroke dari pengonsumsian daun temuyung ini bisa sangat mudah muncul bersaaman dengan kepala yang berasa berat dan pusing. Jika sudah demikian maka tindakan pertolongan medis tidak bisa terhindarkan. Ia berujar :

“Daun bidara sejatinya memiliki khasiat yang cukup ampuh sebagai penentas penyakit-penyakit tertentu. Namun sayangnya, jika pengonsumsiannya terlalu banyak dan terlalu sering maka hal tersebut malah dapat memicu rangsangan reaksi sel-sel darah merah akan penyakit stroke dan vertigo, yang mana titik terberatnya adalah pada organ otak,” ujarnya.

Salah seorang pakar spesilais kedokteran organ dalam dari Dietetics, Human Nutrition and Health - University of Plymouth Prof. Dr. Marry Hickson Ph.d, mengemukakan bahwa, Bisa dikatakan daun bidara memiliki kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan yang cukup bagus namun juga memiliki senyawa asam (zat asam) yang cukup tinggi pula. Sehingga dengan begitu maka dapat memicu resiko gejala asam urat yang berlebihan, maka dari itu pengonsumsiannya perlu dibatasi dan dihitung secara baik. Ia berujar :

“Pastikan pada saat mengonsumsi daun bidara entah sebagai makanan atau obat herbal jumlahnya tidak terlalu berlebihan. Karena ditakutkan senyawa-senyawa yang terdapat pada daun bidara tersebut bisa memicu masalah kesehatan akut, salah satunya masalah kesehatan kronis asam urat,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset ilmiah yang telah dipublish di Journal of Adolescence Research tahun 2017, telah dinyatakan bahwa, Daun bidara adalah salah satu jenis daun-daunan yang kandungan Flavonoid-nya terbilang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan jenis daun-daunan lainnya seperti daun bayam atau daun pepaya. Namun di samping itu, daun bidara juga terbukti dapat memicu rangsangan pertumbuhan kanker, yang mana kebanyakan kasus efek samping daun bidara ini berakibat secara tidak langsung pada pertumbuhan-penguatan sel kanker prostat.

Sedangkan menurut salah seorang ilmuwan dari Department of Food Safety & Food Quality Prof. Dr. Patrick Kolsteren Ph.d, FACS, menyebutkan berdasarkan penelitiannya bahwa, Kandungan zat-zat aktif yang terdapat pada daun bidara seperti Asam Pantotenat, Fosfor, Magnesium, Zat besi, Thiamin dan Riboflavin bisa menjadi berkhasiat bagi tubuh namun juga bisa memicu timbulnya masalah-masalah kesehatan berbahaya. Khususnya pada kandungan Asam Pantotenat di dalamnya yang mana jika dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menyebabkan berbagai masalah-masalah  kesehatan organ lambung dan usus, salah satunya yaitu masalah diare (mencret). ia berujar :

“Diare (mencret) merupakan masalah kesehatan yang paling mudah terlihat dampak akibatnya ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi daun bidara, entah sebagai makanan atau sebagai obat herbal untuk penyakit tertentu," ujarnya.

"Bahkan efek samping daun bidara pada kasus diare ini bisa berujung pada perubahan bentuk feses yang berdarah karena kandungan zat asam-nya yang terlalu berlebihan. Maka dari itu dianjurkan untuk tidak melebihi pengonsumsian daun bidara dalam kisaran 80-100 gr per harinya,” pungkasnya.

Adapun berikut beberapa gejala efek samping daun bidara menurut penelitian-penelitian dari para pakar medis dan nutrisionist.

11 Efek Samping Daun BIDARA menurut pakar Nutrisionist

1.  Memicu Pernyakit Maag
Salah seorang pakar kesehatan nutrisi dari Biochemistry NUS Medicine, Singapura Prof. Dr. Christiani Jeyakumar Ph.d, M.D, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Efek samping daun bidara jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Hal ini didasari karena daun bidara memiliki kandungan Asam Askorbat yang kadar jumlahnya sangat tinggi, sehingga jika asupannya terlalu berlebihan maka bisa merusak sel-sel dinding lambung yang berujung pada penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Setidak-tidaknya konsumsilah daun bidara ini tidak lebih dari 100 gr/ per hari-nya supaya menghindari efek samping yang membahayakan tersebut.

2.  Menyebabkan Diare (Mencret)
Sedangkan menurut salah seorang ilmuwan dari Department of Food Safety & Food Quality Prof. Dr. Patrick Kolsteren Ph.d, FACS, menyebutkan berdasarkan penelitiannya bahwa, Diare (mencret) merupakan masalah kesehatan yang paling mudah terlihat dampak akibatnya ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi daun bidara, entah sebagai makanan atau sebagai obat herbal untuk penyakit tertentu. Bahkan efek samping daun bidara pada kasus diare ini bisa berujung pada perubahan bentuk feses yang berdarah karena kandungan zat asam-nya yang terlalu berlebihan.

3.  Menyebabkan Anemia
Dalam sebuah hasil riset ilmiah dinyatakan bahwa, Efek samping daun bidara karena terlalu tingginya kandungan Betaine dan Asam Askorbat di dalamnya bisa memicu penurunan produktifitas sel-sel darah yang berujung pada tidak stabilnya tingkat kadar jumlah darah di dalam tubuh, sehingga demikian maka resiko penyakit anemia tidak dapat terhindarkan.

4.  Memicu Penyakit Arthritis (Radang Sendi)
Pada hakikatnya, tingginya kandungan senyawa-senyawa yang bersifat asam pada daun bidara dapat sangat berkhasiat bagi sistem imun tapi dapat sangat berbahaya bagi kesehatan struktur persendian tulang secara keseluruhan. Meskipun memang dampak dari hal tersebut tergantung pada jumlah pengonsumsiannya saja, oleh karenanya dianjurkan untuk tidak mengonsumsi daun bidara lebih dari 80-100 gr per harinya. 

Halaman berikutnya...

Senin, 28 Januari 2019

10 Cara Menghilangkan Karang Gigi dengan WIJEN (Biji Wijen)

Salah seorang profesor spesialis kesehatan gigi dari UCLA (University of California Los Angeles) School of Dentistry, Prof. Edmond R. Hewlett, DDS  mengemukakan bahwa, Menggosok gigi memang merupakan cara terampuh dan terpraktis dalam merawat kesehatan serta keindahan fisik gigi, termasuk mengatasi masalah plak atau karang gigi. Tapi dalam beberapa kasus karang gigi yang membandel diperlukan upaya yang lebih konklusif dalam penangannnya, dan metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen (teeth whitening treatment) merupakan salah satu solusi paling efektif dan efisien.


Perlu dipahami bahwa, Gigi adalah organ tubuh terkeras manusia yang memiliki kegunaan dalam merobek dan mengunyah makanan sebelum dicerna oleh saluran pencernaan. Pada dasarnya gigi memiliki wujud yang bersih dan putih-mengkilap, namun seiring berjalannya waktu gigi mengalami perubahan wujud bentuk dan juga warna, salah satunya seperti kasus kerak atau karang gigi. Selain dapat mengurangi tingkat keindahan pada gigi, karang gigi juga bisa mengakibatkan munculnya berbagai penyakit-penyakit gigi akibat bakteri, virus dan mikroba jahat lainnya. Disinilah peran rangsangan zat-zat aktif dari wijen dalam memecah bakteri dan mikroba jahat yang mengerak tersebut.

Salah seorang pakar dentist terkenal dari American Dental Association (ADA) Dr. Ruchi Sahota DDS, memiliki beberapa pendapat bahwa, Masalah gigi kuning dan karang gigi timbul karena adanya perkembang biakan bakteri, kuman maupun virus yang hinggap dilapisan gigi bagian luar. Karang gigi (kalkulus gigi) biasanya berwujud kerak keras yang menempel dan menyelimuti beberapa area pada lapisan gigi luar. Dimana karang gigi ini terbentuk dari proses tekanan CO dalam rongga mulut dengan tekanan CO dari duktus saliva, yang kemudian menyebabkan pH saliva meningkat sehingga larutan menjadi jenuh, keras dan mengerak. Namun masalah ini sejatinya bisa diatas dengan menggunakan bahan-bahan rumahan, salah satunya yaitu wijen. Terapkanlah metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen ini sekurang-kurangnya 1x setiap hari supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan permanen. Ia berujar :

"Seiring berjalannya waktu, jika seseorang tidak benar-benar membersihkan gigi mereka, maka hasilnya akan terjadi kemungkinan masalah-masalah kesehatan gigi seperti : kerusakan lapisan enamel gigi, timbulnya plak atau karang pada gigi, penyakit gusi dan bahkan juga kemungkinan kehilangan gigi (gigi ompong)," ujarnya.

"Plak atau karang gigi adalah suatu gejala dari masalah kebersihan gigi yang terjadi karena menempelnya bakteri, kuman, virus dan mikroba-mikroba jahat lainnya pada lapisan gigi serta gusi. Ketika bakteri, kuman atau virus bersentuhan dengan gula pada pati di dalam mulut, mereka akan menghasilkan asam yang menyerang gigi selama 20 menit atau lebih. Serangan asam ini terjadi secara berulang-ulang yang kemudian menyebabkan kerusakan enamel gigi dan akhirnya mengakibatkan menimbulkan gumpalan plak atau karang gigi keras," lanjutnya.

"Dalam beberapa kasus karang gigi yang membandel (kronis) diperlukan upaya yang lebih konklusif dalam penangannnya, dan metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen (teeth whitening treatment) merupakan salah satu solusi paling efektif dan efisien," pungkasnya.

Dalam Journal of Dental Hygiene disebutkan bahwa, Kalkulus atau karang gigi merupakan masalah umum yang biasanya berada di daerah-daerah bersuhu panas-kering, ini dikarenakan saliva (air liur) tidak bisa bekerja sempurna dalam menetralisir bakteri pada gigi akibat dari lingkungan yang kering, panas dan tandus. Terapkanlah metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen (teeth whitening treatment) yang merupakan salah satu solusi paling efektif dan efisien berdasarkan beberapa temuan hasil riset uji laboratorium.

Sedangkan seorang pakar kosmetik gigi yang saat ini juga beroperasi di London Centre for Cosmetic Dentistry, London, Inggris Dr. Mervyn Druian ikut mengomentari mengenai masalah karang gigi bahwasanya, Pada kebanyakan kasus memang kebiasaan atau gaya hidup seseorang merupakan faktor yang sangat bisa mempengaruhi terhadap kesehatan dan kecantikan gigi itu sendiri, salah satunya kebiasaan mengonsumi kopi atau teh yang berlebihan.

Baik Teh dan Kopi, keduanya sama-sama memiliki kandungan zat tannin yang di sisi lain dapat menyehatkan otak serta fungsi saraf, dan di sisi lain juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan gigi seperti karang gigi. Dalam sebuah survey Dr. Mervyn Druian didapatoi bahwa, Gigi bisa dengan mudahnya bernoda dan meningggalkan plak-plak bakteri, bila kamu terus meminum teh atau kopi lima sampai enam cangkir sehari. Tapi dalam beberapa kasus karang gigi yang membandel diperlukan upaya yang lebih konklusif dalam penangannnya, dan metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen (teeth whitening treatment) merupakan salah satu solusi paling efektif dan efisien.

"Pada kasus masalah kalkulus (karang gigi) yang membandel diperlukan upaya yang lebih konklusif dalam penangannnya, dan metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen (teeth whitening treatment) yang memang merupakan salah satu solusi paling efektif dan efisien dibandingkan terapan-tereapan lainnya," ujarnya.

Adapun berikut beberapa langkah-langkah penerapan dari metode cara menghilangkan karang gigi dengan wijen menurut hasil riset dari para pakar dentist.

10 Cara Menghilangkan Karang Gigi dengan WIJEN (Biji Wijen)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Pertama-tama berkumurlah terlebih dahulu

2.  Sediakanlah sikat gigi bersih.

3.  Ambil 1-2 sdm (sendok makan) biji wijen.

4.  Lalu oleskan biji wijen ke area gigi.

Halaman berikutnya...

Minggu, 27 Januari 2019

10 Metode Daun Ungu untuk ASAM LAMBUNG (Gastritis)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun ungu sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas asam lambung. Bagi para pasien penderita penyakit asam lambung (gastritis), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun ungu untuk asam lambung ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun ungu secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit asam lambung dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun ungu ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun ungu ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita gastritis (asam lambung) yang sedang dalam masa penyembuhan.

Dilanjutkan bahwa, metode daun temupuyung untuk asam lambung memiliki dampak penyembuhan yang cukup efektif dan efisien sebagai solusi asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu") jika dikonsumsi secara rutin. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun ungu dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit asam lambung yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun ungu adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun ungu memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit asam lambung sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun ungu untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun ungu memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan asam lambung ini (gastritis)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun ungu dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan asam lambung. Karena memang pada hakikatnya daun ungu mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit asam lambung, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita asam lambung, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun ungu untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun ungu untuk asam lambung memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan asam lambung yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun ungu untuk asam lambung, termasuk juga dalam kasus penyakit asam lambung dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun ungu terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam lambung bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun ungu ungu memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala asam lambung (gastritis) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun ungu dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit asam lambung. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun ungu ini. Terapkanlah metode penggunaan daun ungu untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun ungu sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun ungu juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun ungu yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun ungu ini dapat mengobati penyakit asam lambung. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun ungu untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita asam lambung tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun ungu ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit asam lambung. Bahkan dalam kondisi asam lambung yang kronis sekalipun metode daun ungu untuk asam lambung adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah asam lambung (semuan jenis) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun ungu untuk asam lambung sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Ungu untuk ASAM LAMBUNG (Gastritis)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun ungu.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun ungu hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-350 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun ungu ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun ungu tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun ungu untuk asam lambung sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Sabtu, 26 Januari 2019

10 Cara Memutihkan Wajah dengan GARAM (Larutan Garam)

Seorang konsultan Dermatology dari St. Thomas Hospital, London, Inggris Prof. Dr. David Fenton MND, FACS, berpendapat bahwa, Ada banyak faktor yang menyebabkan kulit seseorang menjadi kusam, gelap dan kehitam-hitaman. Salah satunya adalah faktor kurangnya konsumsi Vitamin A dan B bagi kulit wajah, yang pada hakikatnya hal tersebut bisa dengan mudah dipenuhi dengan memanfaatkan garam sebagai salah satu treatment perawatan wajah. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.


Perlu dipahami bahwa, Kulit wajah merupakan organ tubuh terluar manusia yang terdiri dari lapisan dermis, epidermis dan hipodermis. Pada dasarnya, kulit wajah setiap manusia memiliki karakteristik, warna dan wujud yang berbeda-beda. Karakterisitik dan wujud kulit wajah seseorang kebanyakan sangat dipengaruhi oleh campuran gen dari keturunannya. Selain itu, faktor kebiasaan gaya hidup (lifestyle), faktor lingkungan, faktor kebersihan dan faktor penggunaan kosmetik juga sangat mempengaruhi kulit wajah seseorang.

Di samping itu para pakar dermatologist sendiri telah memaparkan beberapa penerapan atau cara memutihkan wajah menurut penelitian-penelitian dari berbagai hasil riset. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.

Sama hal nya dengan organ tubuh lain, kulit wajah juga membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang diperlukan untuk mengoptimalkan, me-refitalisasi sekaligus meregenerasi sel-sel jaringan dari kulit wajah itu sendiri. Bahkan para pakar dermatologist menyebutkan bahwa sel-sel jaringan kulit wajah manusia memiliki struktur yang lebih rumit dan lebih komplek dibandingkan sel-sel jaringan kulit di bagian lainnya (seperti perut, punggung, tangan, kaki, telapak tangan, dll).

Dalam ilmu medis dan dermatologist sendiri dijelaskan bahwa kulit merupakan organ yang sangat sensitif terhadap radiasi dan paparan radikal bebas. Kebanyakan dari para pakar medis dan dermatologist tersebut berpendapat bahwa, Faktor genetik merupakan pengaruh paling menentukan dalam pembentukan warna, wujud hingga karakteristik kulit wajah, meskipun memang sangat terbuka kemungkinan bahwa seseorang bisa mencerahkan dan memutihkan kulit wajah dengan beberapa penerapan-penerapan yang tepat menurut ilmu dermatologist.

Menurut salah seorang ahli kesehatan bio-dermatology dermatologist dan cosmetologist dari Max Hospitals, Malviya, New Delhie Dr. Rahul Nagar MD menemukan dalam penelitiannya bahwa, Mencuci muka merupakan faktor terpenting dalam menjaga kesehatan dan kecantikan luar wajah. Sangat dianjurkan untuk mencuci dan melembabkan wajah sebelum tidur menggunakan air bersih supaya wajah tidak mengalami dehidrasi di malam harinya. Selain itu, mencuci wajah juga merupakan salah satu cara paling efektif dalam menghilangkan bekas luka di wajah akibat jerawat maupun komedo. Adapun untuk mengoptimalkannnya gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.

Sedangkan seorang pakar Aesthetic Medical Doctor dan Consultant Doctor di Puspita Martha International Beauty Dr. Astrid Fabiola, Msi, berpendapat bahwa, Kulit kusam merupakan masalah yang sangat berpengaruh terhadap potensi kulit putih bersinar secara maksimal. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar. Ia berujar :

“Dari ketiga permasalahan tersebut (jerawat, pigmentasi, dan kulit kusam), masalah kulit kusam itu paling banyak. Dan pasien di Indonesia banyaknya ingin treatment atau perawatan pencerahan kulit wajah. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.” ujarnya.

Dalam sebuah hasil riset dari Journal of Fruit and Ornamental Plant Research (tahun 2015), telah dinyatakan bahwa, Garam adalah salah satu bahan whitening pemutih yang memang memiliki kemampuan khusus dalam memperbaiki serta meregenerasi sel-sel kulit mati wajah sehingga akan menimbulkan efek yang lebih segar, cerah, dan putih bersinar. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.

Seorang pakar spesialis kesehatan kulit dari DC Beauty Clinic di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Dr. Kardiana Purnama Dewi, SpKK juga berpendapat bahwa, Perawatan kebersihan kulit wajah sangat diperlukan jika wajah ingin tampak lebih putih cerah bersinar. Di samping itu, ada baiknya menerapkan metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar. Ia berujar :

“Sebenarnya kulit yang bersih, bercahaya, cerah bersinar, tidak kusam, tidak kering, serta lembap adalah ciri-ciri jenis kulit yang sehat. Kalau kulit tampak sehat dan terawat, terlepas dari warna apapun akan tampak lebih cantik dan enak dilihat," ujarnya.

"Perlu diiangat bahwa, kulit yang sehat tidak ditentukan dengan warna! Meskipun begitu, warna kulit gelap tapi tampak lembab itu justru lebih sehat, dibandingkan warna putih tapi kering dan tidak bersih. Terapkanlah metode cara memutihkan wajah dengan garam (salt whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.” tutupnya.

Adapun berikut beberapa langkah-langkah mentode cara memutihkan wajah dengan garam berdasarkan hasil riset dari para pakar dermatologist terkemuka.

10 Cara Memutihkan Wajah dengan GARAM (Larutan Garam)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 2-4 sdm (sendok makan) garam.

2.  Tambahkan air hangat sebanyak 250-350 ml.

3.  Adukkan hingga garam larut sepenuhnya.

4.  Basuhkan larutan garam ke bagian kulit wajah.

5.  Ratakan larutan garam tersebut ke seluruh permukaan wajah.

6.  Berikan pijatan-pijatan kecil ke bagian kulit wajah.

7.  Diamkan selama 25-40 menit hingga larutan garam terasa meresap.

8.  Jika sudah cucilah wajah menggunakan air bersih.

9.  Lalu keringkanlah menggunakan handuk bersih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode cara memutihkan wajah dengan garam ini 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan permanen.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat CHIA SEED menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Jumat, 25 Januari 2019

10 Cara Memutihkan Ketiak dengan TAWAS (Larutan Tawas)

Pada sebuah hasil riset dari The American Osteopathic College of Dermatology (AOCD) tahun 2014, telah dinyatakan bahwa, Hiperpigmentasi merupakan salah satu faktor penyebab kulit menjadi gelap (kehitam-hitaman) di sekitar ketiak. Dimana pada umumnya hal tersebut akan berdampak langsung pada proses produksi Melanin yang terlalu berlebihan sehingga dapat merusak jaringan kesehatan kontur kulit. Oleh karenanya keberadaan masalah ketiak hitam ini tidak boleh dianggap remeh karena memang dampak warna ketiak gelap menghitam-nya bisa menjadi permanen. Terapkanlah metode cara memutihkan ketiak dengan tawas (black armpit treatment) yang memang telah terbukti khasiat dan manfaatnya tanpa disertakan efek samping.


Ketiak hitam ("Black Armpit") pada umumnya terjadi karena adanya suatu infeksi-iritasi pada permukaan kulit ketiak yang dimana mengakibatkan kulit ketiak berubah warna menjadi lebih gelap atau kehitam-hitaman. Meskipun ketiak hitam bukan merupakan suatu penyakit, tetapi pada kasus tertentu ketiak yang berubah warna menjadi kehitam-hitaman bisa mengindikasikan telah terjangkitnya seseorang oleh beberapa penyakit, antara lain seperti : Diabetes, Obesitas, dan juga Hiperpigmentasi. Para pakar dermatologist sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara memutihkan ketiak hitam dengan menggunakan bahan-bahan rumahan, yang tentunya penerapan-penerapan tersebut tidak memiliki efek samping. Salah satunya yaitu metode cara memutihkan ketiak dengan tawas (black armpit treatment) yang beberapa belakangan ini sangat digemari oleh banyak kalangan para dokter spesialis bedah kulit

Seorang ahli Dermatology terkenal Dr. Kardiana Purnama Dewi, SpKK, ia menjelaskan bahwa, Seseorang yang mengalami kegemukan atau Obesitas umumnya mengalami penumpukan lemak belebih di beberapa area tubuh, terutama pada bagian paha, perut dan sela-sela lengan tangan (ketiak). Pada kasus ketiak hitam atau black armpit ini, terjadi karena Lemak tidak memiliki celah atau jarak antara kedua lengan, sehingga sering terjadi gesekan antara kulit di kedua bagian tersebut. Adapun solusinya adalah dengan menerapkan metode cara memutihkan ketiak dengan tawas (black armpit treatment) yang telah terbukti khasiat dan manfaatnya secara klinis. Ia berujar :

"Dengan terjadinya gesekan-gesekan inilah munculnya masalah Abrasi atau pengikisan kulit yang menyebabkan kekeringan. Saat kulit kering, maka akan lebih rentan terjadi iritasi kulit dan terjadilah perubahan warna pada kulit ketiak menjadi gelap (kehitam-hitaman) dikarenakan oleh Hiperpigmentasi." ujarnya

"Terapkanlah metode cara memutihkan ketiak dengan tawas (black armpit treatment) yang memang telah terbukti khasiat dan manfaatnya tanpa disertakan efek samping. Dimana memang metode dengan menggunakan tawas tersebut dapat memberikan hasil kulit ketiak yang putih, bersih, dan cerah bersinar secara permanen," lanjutnya.

Temuan dari The North Carolina Research Campus (tahun 2011) sendiri telah mendapati fakta bahwa, Pemanfaatan tawas ini dipercaya sebagai pemutih dan penentas masalah ketiak hitam yang manfaatnya bisa bertahan lama secara permenen. Tidak heran jika metode cara memutihkan ketiak dengan tawas (black armpit treatment) ini sangat digemari oleh banyak kalangan para dokter spesialis bedah kulit, khususnya pada kasus-kasus yang berkenaan dengan masalah Hiperpigmentasi.

Salah seorang pakar dermatologist dan cosmetologist dari daerah Bandra barat, Mumbai, India Dr. Jashree Sharaad mengemukakan bahwa, Tawas memiliki khasiat ajaib yang sangat berguna dalam pemulihan kulit yang gelap menghitam supaya menjadi putih kembali, khususnya untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan Hiperpegmentasi seperti : masalah ketiak hitam, siku hitam, lutut hitam, dan lain sejenisnya. Bahkan metode cara memutihkan ketiak dengan tawas (black armpit treatment) ini telah diadopsi di banyak tempat-tempat treatment perawatan kulit terkemuka. Ia berujar :

"Kemampuan dari tawas dalam memutihkan ataupun memulihkan kulit ketiak yang gelap menghitam tidak perlu diragukan lagi. Bahkan beberapa pusat kesehatan dan perawatan kulit banyak yang mengandalkan metode cara memutihkan ketiak dengan tawas sebagai salah satu menu treatment andalan-nya," ujarnya.

Berikut beberapa langkah-langkah dari metode cara memutihkan ketiak dengan tawas menurut hasil riset para pakar dermatologist.

10 Cara Memutihkan Ketiak dengan TAWAS (Larutan Tawas)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 2-3 sdm (sendok makan) tawas.

2.  Tuangkan air putih sebanyak 150-200 ml.

3.  Lalu aduk-aduklah hingga tawas larut sepenuhnya.

4.  Basuhkan larutan tawas tersebut ke bagian kulit ketiak.

5.  Ratakan basuhan tawas tersebut menggunakan jari-jari tangan.

6.  Berikan pijatan-pijatan kecil ke bagian ketiak.

7.  Diamkan selama 25-40 menit.

8.  Jika sudah cucilah ketiak menggunakan air bersih.

9.  Lalu keringkan menggunakan handuk bersih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkanlah metode cara memutihkan ketiak dengan tawas ini 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang lebih maksimal dan permanen.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat CHIA SEED menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Kamis, 24 Januari 2019

10 Metode Daun Nangka untuk DIABETES (Diabetes Mellitus)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun nangka sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas diabetes. Bagi para pasien penderita penyakit diabetes, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun nangka untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun nangka secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit diabetes dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun nangka ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun nangka ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun nangka adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun nangka memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun nangka untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun nangka memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan diabetes ini (diabetes mellitus)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun nangka dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan diabetes. Karena memang pada hakikatnya daun nangka mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan diabetes, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita diabetes, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun nangka untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun nangka untuk diabetes memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan diabetes yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun nangka untuk diabetes, termasuk juga dalam kasus penyakit diabetes dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun nangka terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah diabetes bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun nangka memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala diabetes dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun nangka dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit diabetes. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun nangka ini. Terapkanlah metode penggunaan daun nangka untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun nangka sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun nangka juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun nangka yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun nangka ini dapat mengobati penyakit diabetes. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun nangka untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita diabetes tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun nangka ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit diabetes. Bahkan dalam kondisi diabetes yang kronis sekalipun metode daun nangka untuk diabetes adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah diabetes dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun nangka untuk diabetes sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Nangka untuk DIABETES (Diabetes Mellitus)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun nangka.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun nangka hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun nangka ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun nangka tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun nangka untuk diabetes sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Rabu, 23 Januari 2019

10 Metode Daun Pepaya untuk WASIR (Piles)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun pepaya sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas wasir. Bagi para pasien penderita penyakit wasir, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun pepaya untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun pepaya secara khusus bisa membersihkan dan menentaskan penyakit wasir dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun pepaya ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun pepaya ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun pepaya adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun pepaya memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit wasir sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun pepaya untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun pepaya memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan piles ini (wasir)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun pepaya dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit pencernaan dan wasir. Karena memang pada hakikatnya daun pepaya mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan pencernaan, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita wasir, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun pepaya untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun pepaya untuk wasir memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan wasir yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun pepaya untuk wasir, termasuk juga dalam kasus penyakit wasir dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun pepaya terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah wasir bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun pepaya memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala wasir dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun pepaya dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah wasir terutama dalam kasus penentasan penyakit wasir. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun pepaya ini. Terapkanlah metode penggunaan daun pepaya untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun pepaya sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun pepaya juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun pepaya yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun pepaya ini dapat mengobati penyakit wasir. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun pepaya untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita wasir tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun pepaya ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit wasir. Bahkan dalam kondisi wasir yang kronis sekalipun metode daun pepaya untuk wasir adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah wasir dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun pepaya untuk wasir sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Pepaya untuk WASIR (Piles)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 3-5 helai daun pepaya.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun pepaya hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun pepaya ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun pepaya tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun pepaya untuk wasir sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Selasa, 22 Januari 2019

10 Metode Daun Yakon untuk DIABETES (Diabetes Mellitus)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun yakon sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas diabetes. Bagi para pasien penderita penyakit diabetes, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun yakon untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun yakon secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit diabetes dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun yakon ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun yakon ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun yakon adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun yakon memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun yakon untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun yakon memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan diabetes ini (diabetes mellitus)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun yakon dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan diabetes. Karena memang pada hakikatnya daun yakon mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan diabetes, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita diabetes, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun yakon untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun yakon untuk diabetes memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan diabetes yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun yakon untuk diabetes, termasuk juga dalam kasus penyakit diabetes dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun yakon terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah diabetes bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun yakon memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala diabetes dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun yakon dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit diabetes. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun yakon ini. Terapkanlah metode penggunaan daun yakon untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun yakon sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun yakon juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun yakon yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun yakon ini dapat mengobati penyakit diabetes. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun yakon untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita diabetes tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun yakon ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit diabetes. Bahkan dalam kondisi diabetes yang kronis sekalipun metode daun yakon untuk diabetes adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah diabetes dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun yakon untuk diabetes sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Yakon untuk DIABETES (Diabetes Mellitus)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 3-5 helai daun yakon.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun yakon hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun yakon ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun yakon tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun yakon untuk diabetes sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Senin, 21 Januari 2019

10 Metode Daun Tempuyung untuk ASAM URAT (Gouty Arthritis)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun tempuyung sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas asam urat. Bagi para pasien penderita penyakit asam urat, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun tempuyung untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun tempuyung secara khusus bisa membersihkan dan menentaskan penyakit asam urat dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun tempuyung ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun tempuyung ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun tempuyung adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun tempuyung memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit asam urat sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun tempuyung untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun tempuyung memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan piles ini (asam urat)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun tempuyung dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan asam urat. Karena memang pada hakikatnya daun tempuyung mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan asam urat, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita asam urat, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun tempuyung untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun tempuyung untuk asam urat memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan asam urat yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun tempuyung untuk asam urat, termasuk juga dalam kasus penyakit asam urat dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun tempuyung terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam urat bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun tempuyung memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala asam urat dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun tempuyung dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam urat terutama dalam kasus penentasan penyakit asam urat. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun tempuyung ini. Terapkanlah metode penggunaan daun tempuyung untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun tempuyung sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun tempuyung juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun tempuyung yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun tempuyung ini dapat mengobati penyakit asam urat. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun tempuyung untuk asam urat sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita asam urat tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun tempuyung ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit asam urat. Bahkan dalam kondisi asam urat yang kronis sekalipun metode daun tempuyung untuk asam urat adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah asam urat dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun tempuyung untuk asam urat sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Tempuyung untuk ASAM URAT (Gouty Arthritis)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 3-5 helai daun tempuyung.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun tempuyung hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun tempuyung ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun tempuyung tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun tempuyung untuk asam urat sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA