Senin, 31 Desember 2018

10 Cara Memutihkan Wajah dengan SUSU (Susu Bubuk)

Seorang konsultan Dermatology dari St. Thomas Hospital, London, Inggris Prof. Dr. David Fenton MND, FACS, berpendapat bahwa, Ada banyak faktor yang menyebabkan kulit seseorang menjadi kusam, gelap dan kehitam-hitaman. Salah satunya adalah faktor kurangnya konsumsi Vitamin A dan B bagi kulit wajah, yang pada hakikatnya hal tersebut bisa dengan mudah dipenuhi dengan memanfaatkan susu sebagai salah satu treatment perawatan wajah. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.


Perlu dipahami bahwa, Kulit wajah merupakan organ tubuh terluar manusia yang terdiri dari lapisan dermis, epidermis dan hipodermis. Pada dasarnya, kulit wajah setiap manusia memiliki karakteristik, warna dan wujud yang berbeda-beda. Karakterisitik dan wujud kulit wajah seseorang kebanyakan sangat dipengaruhi oleh campuran gen dari keturunannya. Selain itu, faktor kebiasaan gaya hidup (lifestyle), faktor lingkungan, faktor kebersihan dan faktor penggunaan kosmetik juga sangat mempengaruhi kulit wajah seseorang.

Di samping itu para pakar dermatologist sendiri telah memaparkan beberapa penerapan atau cara memutihkan wajah menurut penelitian-penelitian dari berbagai hasil riset. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.

Sama hal nya dengan organ tubuh lain, kulit wajah juga membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang diperlukan untuk mengoptimalkan, me-refitalisasi sekaligus meregenerasi sel-sel jaringan dari kulit wajah itu sendiri. Bahkan para pakar dermatologist menyebutkan bahwa sel-sel jaringan kulit wajah manusia memiliki struktur yang lebih rumit dan lebih komplek dibandingkan sel-sel jaringan kulit di bagian lainnya (seperti perut, punggung, tangan, kaki, telapak tangan, dll).

Dalam ilmu medis dan dermatologist sendiri dijelaskan bahwa kulit merupakan organ yang sangat sensitif terhadap radiasi dan paparan radikal bebas. Kebanyakan dari para pakar medis dan dermatologist tersebut berpendapat bahwa, Faktor genetik merupakan pengaruh paling menentukan dalam pembentukan warna, wujud hingga karakteristik kulit wajah, meskipun memang sangat terbuka kemungkinan bahwa seseorang bisa mencerahkan dan memutihkan kulit wajah dengan beberapa penerapan-penerapan yang tepat menurut ilmu dermatologist.

Menurut salah seorang ahli kesehatan bio-dermatology dermatologist dan cosmetologist dari Max Hospitals, Malviya, New Delhie Dr. Rahul Nagar MD menemukan dalam penelitiannya bahwa, Mencuci muka merupakan faktor terpenting dalam menjaga kesehatan dan kecantikan luar wajah. Sangat dianjurkan untuk mencuci dan melembabkan wajah sebelum tidur menggunakan air bersih supaya wajah tidak mengalami dehidrasi di malam harinya. Selain itu, mencuci wajah juga merupakan salah satu cara paling efektif dalam menghilangkan bekas luka di wajah akibat jerawat maupun komedo. Adapun untuk mengotimalkannnya gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.

Sedangkan seorang pakar Aesthetic Medical Doctor dan Consultant Doctor di Puspita Martha International Beauty Dr. Astrid Fabiola, Msi, berpendapat bahwa, Kulit kusam merupakan masalah yang sangat berpengaruh terhadap potensi kulit putih bersinar secara maksimal. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar. Ia berujar :

“Dari ketiga permasalahan tersebut (jerawat, pigmentasi, dan kulit kusam), masalah kulit kusam itu paling banyak. Dan pasien di Indonesia banyaknya ingin treatment atau perawatan pencerahan kulit wajah. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.” ujarnya.

Dalam sebuah hasil riset dari Journal of Fruit and Ornamental Plant Research (tahun 2015), telah dinyatakan bahwa, Susu adalah salah satu bahan whitening pemutih yang memang memiliki kemampuan khusus dalam memperbaiki serta meregenerasi sel-sel kulit mati wajah sehingga akan menimbulkan efek yang lebih segar, cerah, dan putih bersinar. Gunakanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.

Seorang pakar spesialis kesehatan kulit dari DC Beauty Clinic di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Dr. Kardiana Purnama Dewi, SpKK juga berpendapat bahwa, Perawatan kebersihan kulit wajah sangat diperlukan jika wajah ingin tampak lebih putih cerah bersinar. Di samping itu, ada baiknya menerapkan metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar. Ia berujar :

“Sebenarnya kulit yang bersih, bercahaya, cerah bersinar, tidak kusam, tidak kering, serta lembap adalah ciri-ciri jenis kulit yang sehat. Kalau kulit tampak sehat dan terawat, terlepas dari warna apapun akan tampak lebih cantik dan enak dilihat," ujarnya.

"Perlu diiangat bahwa, kulit yang sehat tidak ditentukan dengan warna! Meskipun begitu, warna kulit gelap tapi tampak lembab itu justru lebih sehat, dibandingkan warna putih tapi kering dan tidak bersih. Terapkanlah metode cara memutihkan wajah dengan susu (milk whitening face treatment) yang telah teruji khasiatnya di beberapa hasil riset ilmiah untuk memberikan efek kulit wajah cerah dan putih bersinar.” tutupnya.

Adapun berikut beberapa langkah-langkah mentode cara memutihkan wajah dengan susu berdasarkan hasil riset dari para pakar dermatologist terkemuka.

10 Cara Memutihkan Wajah dengan SUSU (Susu Bubuk)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 2-3 sdm (sendok makan) susu bubuk putih.

2.  Tambahkan air hangat sebanyak 80-90 ml.

3.  Lalu adukkan hingga menyerupai krim.

4.  Oleskan krim susu ke bagian kulit wajah.

5.  Ratakan olesan krim susu tersebut menggunakan jari-jari tangan.

6.  Berikan pijatan-pijatan kecil ke bagian kulit wajah secara menyeluruh.

7.  Diamkan selama 25-40 menit hingga krim susu terasa meresap.

8.  Jika sudah cucilah wajah menggunakan air bersih.

9.  Lalu keringkanlah menggunakan handuk bersih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode cara memutihkan wajah dengan susu ini 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan permanen.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat CHIA SEED menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Minggu, 30 Desember 2018

11 Efek Samping Daun AFRIKA menurut pakar Nutrisionist

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Pada dasarnya khasiat daun afrika sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah jantung yaitu arteri dan vena. Namun jika pengonsumiannya terlalu berlebihan dan tanpa disertakan asumsi yang tepat dari para ahli medis-pengobatan maka hal tersebut malah bisa menimbulkan efek samping kerusakan di bagian organ-organ dalam tubuh. Bahkan efek samping daun afrika yang dikonsumsi secara berlebihan bisa memicu penyakit jantung berbahaya, salah satunya penyakit liver dan serangan jantung.


Selain sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat-obatan herbal atau kimia, daun afrika juga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan-kuliner rumahan, seperti sup, sayur, tumis, bubur, lalapan, oseng, dan masih banyak lagi. Meskipun tidak memiliki rasa selezat daun bayam, daun kelor, daun seledri, kangkung, daun kenikir, dll. namun efek samping daun afrika yang dikonsumsi secara berlebihan juga bisa menimbulkan masalah-masalah kesehatan yang membahayakan bagi tubuh. Oleh karenanya, para pakar medis-nutrisionist menghimbau untuk jeli dan pintar menerapkan metode daun afrika ini sebagai obat-obatan herbal alami pada beberapa kasus penyakit tertentu.

Seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Khasiat daun afrika dari sari pati serapannya terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf otak. Namun jangan salah, jika pengonsumsiannya terlalu berlebihan maka hal tersebut malah bisa menyebabkan efek samping gejala kesehatan yang serius. Salah satu gejala-penyakit dan efek samping daun afrika yang paling sering ditemukan dalam beberapa kasus overdosis penggunaannya yaitu penyakit Alzheimer (kemunduran otak). Dimana memang daun afrika memiliki kandungan Asam Askorbat, Zat Pati, dan Betaine yang jika asupannya terlalu banyak maka dapat menimbulkan gejala pikun atau hilang ingatan sesaat, terkhusus bagi para lansia. Ia berujar :

“Khasiat daun afrika terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf otak selama pengonsumsiannya dalam jumlah kadar yang wajar. Namun memang pengonsumian dari  dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun afrika ini,” ujarnya.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun afrika yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jumlahnya terbilang terlalu tinggi dalam jumlah per cup/100 gr. Maka dari itu pengonsumian dari daun afrika ini perlu dibatasi supaya tidak malah menimbulkan masalah-masalah kesehatan berbahaya. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun afrika ini tidak diragukan lagi memiliki khasiat yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami pereda demam, panas dalam, batuk, dan juga flu. Meskipun begitu, pengonsumiannya juga perlu dibatasi dan diawasi supaya tidak malah menimbulkan masalah-masalah kesehatan lainnya. Karena memang beberapa efek samping daun afrika yang dikonsumsi secara berlebihan bisa secara langsung merusak sistem produktifitas jaringan liver dan empedu,” ujarnya.

Salah seorang pakar kesehatan nutrisi dari Biochemistry NUS Medicine, Singapura Prof. Dr. Christiani Jeyakumar Ph.d, M.D, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Efek samping daun afrika jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Hal ini didasari karena daun afrika memiliki kandungan Asam Askorbat yang kadar jumlahnya sangat tinggi, sehingga jika asupannya terlalu berlebihan maka bisa merusak sel-sel dinding lambung yang berujung pada penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Setidak-tidaknya konsumsilah daun afrika ini tidak lebih dari 100 gr/ per hari-nya supaya menghindari efek samping yang membahayakan tersebut. Ia berujar :

“Metode pengobatan dengan daun afrika ini sejatinya memiliki khasiat yang luarbiasa bagus dalam kasus penyakit-penyakit tertentu. Meskipun begitu, pengonsumsiannya juga tidak boleh terlalu berlebihan karena memang efek samping daun afrika ini bisa mengakibatkan penyakit maag dan asam lambung apabila asupannya terlalu berlebihan. Setidaknya berikan batas per harinya 80-100 gr saja,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di International Journal of Food Sciences and Nutrition tahun 2013, telah dinyatakan bahwa, Bebarapa kasus overdosis dalam penggunaan obat-obatan herbal berbahan dasar daun afrika ini sebagian besar berujung pada masalah kesehatan tulang yaitu Osteoporosis (tulang keropos). Perlu dipahami bahwa daun afrika merupakan salah satu jenis daun-dedaunan yang memiliki kandungan Betain dan Asam Pantotenat yang cukup tinggi. Sehingga jika pengonsumsiannya terlalu berlebihan dapat merusak sel-sel jaringan tulang secara keseluruhan yang mana dengan demikian maka tulang akan bisa sangat mudah mengeropos.

Sedangkan menurut seorang pakar nutrisionist dari The Sackler Institute for Nutrition Science, New York Prof. Dr. Barbara Burlingame Ph.D, M.D, menyebutkan berdasarkan hasil risetnya bahwa, Salah satu efek samping daun afrika yang sering timbul pada banyak kasus adalah munculnya resiko pendarahan di otak (penyakit stroke). Bahkan dampak stroke dari pengonsumsian daun temuyung ini bisa sangat mudah muncul bersaaman dengan kepala yang berasa berat dan pusing. Jika sudah demikian maka tindakan pertolongan medis tidak bisa terhindarkan. Ia berujar :

“Daun afrika sejatinya memiliki khasiat yang cukup ampuh sebagai penentas penyakit-penyakit tertentu. Namun sayangnya, jika pengonsumsiannya terlalu banyak dan terlalu sering maka hal tersebut malah dapat memicu rangsangan reaksi sel-sel darah merah akan penyakit stroke dan vertigo, yang mana titik terberatnya adalah pada organ otak,” ujarnya.

Salah seorang pakar spesilais kedokteran organ dalam dari Dietetics, Human Nutrition and Health - University of Plymouth Prof. Dr. Marry Hickson Ph.d, mengemukakan bahwa, Bisa dikatakan daun afrika memiliki kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan yang cukup bagus namun juga memiliki senyawa asam (zat asam) yang cukup tinggi pula. Sehingga dengan begitu maka dapat memicu resiko gejala asam urat yang berlebihan, maka dari itu pengonsumsiannya perlu dibatasi dan dihitung secara baik. Ia berujar :

“Pastikan pada saat mengonsumsi daun afrika entah sebagai makanan atau obat herbal jumlahnya tidak terlalu berlebihan. Karena ditakutkan senyawa-senyawa yang terdapat pada daun afrika tersebut bisa memicu masalah kesehatan akut, salah satunya masalah kesehatan kronis asam urat,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset ilmiah yang telah dipublish di Journal of Adolescence Research tahun 2017, telah dinyatakan bahwa, Daun afrika adalah salah satu jenis daun-daunan yang kandungan Flavonoid-nya terbilang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan jenis daun-daunan lainnya seperti daun bayam atau daun pepaya. Namun di samping itu, daun afrika juga terbukti dapat memicu rangsangan pertumbuhan kanker, yang mana kebanyakan kasus efek samping daun afrika ini berakibat secara tidak langsung pada pertumbuhan-penguatan sel kanker prostat.

Sedangkan menurut salah seorang ilmuwan dari Department of Food Safety & Food Quality Prof. Dr. Patrick Kolsteren Ph.d, FACS, menyebutkan berdasarkan penelitiannya bahwa, Kandungan zat-zat aktif yang terdapat pada daun afrika seperti Asam Panstotenat, Fosfor, Magnesium, Zat besi, Thiamin dan Riboflavin bisa menjadi berkhasiat bagi tubuh namun juga bisa memicu timbulnya masalah-masalah kesehatan berbahaya. Khususnya pada kandungan Asam Pantotenat di dalamnya yang mana jika dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menyebabkan berbagai masalah-masalah  kesehatan organ lambung dan usus, salah satunya yaitu masalah diare (mencret). ia berujar :

“Diare (mencret) merupakan masalah kesehatan yang paling mudah terlihat dampak akibatnya ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi daun afrika, entah sebagai makanan atau sebagai obat herbal untuk penyakit tertentu," ujarnya.

"Bahkan efek samping daun afrika pada kasus diare ini bisa berujung pada perubahan bentuk feses yang berdarah karena kandungan zat asam-nya yang terlalu berlebihan. Maka dari itu dianjurkan untuk tidak melebihi pengonsumsian daun afrika dalam kisaran 80-100 gr per harinya,” pungkasnya.

Adapun berikut beberapa gejala efek samping daun afrika menurut penelitian-penelitian dari para pakar medis dan nutrisionist.

11 Efek Samping Daun AFRIKA menurut pakar Nutrisionist

1.  Memicu Pernyakit Maag
Salah seorang pakar kesehatan nutrisi dari Biochemistry NUS Medicine, Singapura Prof. Dr. Christiani Jeyakumar Ph.d, M.D, mengemukakan menurut penelitiannya bahwa, Efek samping daun afrika jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Hal ini didasari karena daun afrika memiliki kandungan Asam Askorbat yang kadar jumlahnya sangat tinggi, sehingga jika asupannya terlalu berlebihan maka bisa merusak sel-sel dinding lambung yang berujung pada penyakit maag dan asam lambung (gastritis). Setidak-tidaknya konsumsilah daun afrika ini tidak lebih dari 100 gr/ per hari-nya supaya menghindari efek samping yang membahayakan tersebut.

2.  Menyebabkan Diare (Mencret)
Sedangkan menurut salah seorang ilmuwan dari Department of Food Safety & Food Quality Prof. Dr. Patrick Kolsteren Ph.d, FACS, menyebutkan berdasarkan penelitiannya bahwa, Diare (mencret) merupakan masalah kesehatan yang paling mudah terlihat dampak akibatnya ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi daun afrika, entah sebagai makanan atau sebagai obat herbal untuk penyakit tertentu. Bahkan efek samping daun afrika pada kasus diare ini bisa berujung pada perubahan bentuk feses yang berdarah karena kandungan zat asam-nya yang terlalu berlebihan.

3.  Menyebabkan Anemia
Dalam sebuah hasil riset ilmiah dinyatakan bahwa, Efek samping daun afrika karena terlalu tingginya kandungan Betaine dan Asam Askorbat di dalamnya bisa memicu penurunan produktifitas sel-sel darah yang berujung pada tidak stabilnya tingkat kadar jumlah darah di dalam tubuh, sehingga demikian maka resiko penyakit anemia tidak dapat terhindarkan.

4.  Memicu Penyakit Arthritis (Radang Sendi)
Pada hakikatnya, tingginya kandungan senyawa-senyawa yang bersifat asam pada daun afrika dapat sangat berkhasiat bagi sistem imun tapi dapat sangat berbahaya bagi kesehatan struktur persendian tulang secara keseluruhan. Meskipun memang dampak dari hal tersebut tergantung pada jumlah pengonsumsiannya saja, oleh karenanya dianjurkan untuk tidak mengonsumsi daun afrika lebih dari 80-100 gr per harinya. 

Halaman berikutnya...

Sabtu, 29 Desember 2018

10 Metode Daun Beluntas untuk ASAM LAMBUNG (Gastritis)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun beluntas sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas asam lambung. Bagi para pasien penderita penyakit asam lambung (gastritis), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun beluntas untuk asam lambung ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun beluntas secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit asam lambung dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun beluntas ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun beluntas ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita gastritis (asam lambung) yang sedang dalam masa penyembuhan.

Dilanjutkan bahwa, metode daun temupuyung untuk asam lambung memiliki dampak penyembuhan yang cukup efektif dan efisien sebagai solusi asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu") jika dikonsumsi secara rutin. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun beluntas dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit asam lambung yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun beluntas adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun beluntas memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit asam lambung sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun beluntas untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun beluntas memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan asam lambung ini (gastritis)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun beluntas dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan asam lambung. Karena memang pada hakikatnya daun beluntas mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit asam lambung, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita asam lambung, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun beluntas untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun beluntas untuk asam lambung memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan asam lambung yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun beluntas untuk asam lambung, termasuk juga dalam kasus penyakit asam lambung dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun beluntas terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah asam lambung bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun beluntas memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala asam lambung (gastritis) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun beluntas dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit asam lambung. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun beluntas ini. Terapkanlah metode penggunaan daun beluntas untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun beluntas sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun beluntas juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun beluntas yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun beluntas ini dapat mengobati penyakit asam lambung. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun beluntas untuk asam lambung sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita asam lambung tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun beluntas ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit asam lambung. Bahkan dalam kondisi asam lambung yang kronis sekalipun metode daun beluntas untuk asam lambung adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah asam lambung (semuan jenis) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun beluntas untuk asam lambung sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Beluntas untuk ASAM LAMBUNG (Gastritis)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun beluntas.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun beluntas hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-350 ml.

Halaman berikutnya...

Jumat, 28 Desember 2018

10 Metode Daun Nangka untuk KANKER (Semua Jenis Kanker)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun nangka sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas kanker. Bagi para pasien penderita penyakit kanker (semua jenis kanker), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun nangka untuk kanker ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun nangka secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit kanker dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun nangka ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun nangka ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita kanker yang sedang dalam masa penyembuhan. Beberapa jenis-jenis penyakit kanker yang bisa diatasi dengan mengonsumsi daun nangka ini yaitu :

- Kanker Sel Basal
- Kanker Serviks
- Kanker Prostat
- Kanker Melanoma
- Kanker Melanoma
- Leukemia (Kanker Darah)
- Lhympoma (Sistem Limfatik)

Dilanjutkan bahwa, jenis-jenis kanker tersebut bisa secara efektif dan efisien dengan menggunakan daun nangka sebagai asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu"). Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun nangka dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit kanker yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun nangka adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun nangka memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit kanker sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun nangka untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun nangka  memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan kanker ini (semua jenis kanker)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun nangka dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan kanker. Karena memang pada hakikatnya daun nangka mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit kanker, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita kanker, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun nangka untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun nangka untuk kanker memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan kanker yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun nangka untuk kanker, termasuk juga dalam kasus penyakit kanker dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun nangka terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah kanker bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun nangka memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala kanker (semua jenis kanker) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun nangka dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit kanker. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun nangka ini. Terapkanlah metode penggunaan daun nangka untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun nangka sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun nangka juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun nangka yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun nangka ini dapat mengobati penyakit kanker. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun nangka untuk kanker sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita kanker tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun nangka ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit kanker. Bahkan dalam kondisi kanker yang kronis sekalipun metode daun nangka untuk kanker adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah kanker (semuan jenis) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun nangka untuk kanker sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Nangka untuk KANKER (Semua Jenis Kanker)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun nangka.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun nangka hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

Halaman berikutnya...

Kamis, 27 Desember 2018

10 Metode Daun Katuk untuk DIABETES (Diabetes Mellitus)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun katuk sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas diabetes. Bagi para pasien penderita penyakit diabetes, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun katuk untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun katuk secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit diabetes dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun katuk ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun katuk ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun katuk adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun katuk memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun katuk untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun katuk memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan diabetes ini (diabetes mellitus)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun katuk dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan diabetes. Karena memang pada hakikatnya daun katuk mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan diabetes, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita diabetes, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun katuk untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun katuk untuk diabetes memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan diabetes yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun katuk untuk diabetes, termasuk juga dalam kasus penyakit diabetes dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun katuk terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah diabetes bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun katuk memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala diabetes dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun katuk dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit diabetes. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun katuk ini. Terapkanlah metode penggunaan daun katuk untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun katuk sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun katuk juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun katuk yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun katuk ini dapat mengobati penyakit diabetes. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun katuk untuk diabetes sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita diabetes tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun katuk ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit diabetes. Bahkan dalam kondisi diabetes yang kronis sekalipun metode daun katuk untuk diabetes adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah diabetes dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun katuk untuk diabetes sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Katuk untuk DIABETES (Diabetes Mellitus)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 1-2 mangkuk penuh daun katuk.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun katuk hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun katuk ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun katuk tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun katuk untuk diabetes sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Rabu, 26 Desember 2018

10 Metode Daun Ceri untuk KOLESTEROL (Menurunkan Kolesterol)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun ceri sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas kolesterol. Bagi para pasien penderita penyakit kolesterol (kolesterol tinggi / HDL), sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun ceri untuk kolesterol ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun ceri secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit kolesterol dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun ceri ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun ceri ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun ceri adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun ceri memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit kolesterol sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun ceri untuk kolesterol sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun ceri memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan kolesterol ini (kolesterol tinggi / HDL)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun ceri dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan kolesterol. Karena memang pada hakikatnya daun ceri mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan kolesterol, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita kolesterol, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun ceri untuk kolesterol sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun ceriuntuk kolesterol memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan kolesterol yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun ceri untuk kolesterol, termasuk juga dalam kasus penyakit kolesterol dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun ceri terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah kolesterol bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun ceri memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala kolesterol (kolesterol tinggi / HDL) dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun ceri dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit kolesterol. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun ceri ini. Terapkanlah metode penggunaan daun ceri untuk kolesterol sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun ceri sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun ceri juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun ceri yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun ceri ini dapat mengobati penyakit kolesterol. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun ceri untuk kolesterol sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita kolesterol tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun ceri ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit kolesterol. Bahkan dalam kondisi kolesterol yang kronis sekalipun metode daun ceri untuk kolesterol adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah kolesterol (kolesterol tinggi / HDL) dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun ceri untuk kolesterol sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Ceri untuk KOLESTEROL (Kolesterol Tinggi / HDL)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun ceri.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun ceri hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun ceri ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun ceri tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun ceri untuk kolesterol sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA

Selasa, 25 Desember 2018

10 Cara Menghilangkan Ketombe dengan DAUN RAMBUTAN (Creambath)

Menurut hasil riset ilmiah dari The National Institute of Health (NIH) di tahun 2013, telah dinyatakan bahwa, Masalah rambut berketombe atau berparasit merupakan gejala masalah abnormal sel-sel folikel akar rambut yang pada beberapa saat bisa mengancam kesehatan kulit kepala itu sendiri. Terapkanlah metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan yang manfaat dan khasiatnya memang telah terbukti secara klinis.


Perlu dipahami bahwa, Efek gejala dari masalah rambut berketombe pada dasarnya merupakan kejadian alamiah yang bisa terjadi sewaktu-waktu ketika dimana rambut kita mengalami produktifitas minyak kelenjar kepala yang berlebihan. Sebagian besar kerusakan rambut dari masalah kesehatan ketombe diakibatkan oleh reaksi kelebihan hormon androgen yang terproduksi terlalu berlebihan, sehingga kontur rambut menjadi lepek, menggumpal, dan berketombe.

Salah seorang ahli parasitologi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Medical Entomology Centre di Cambridge, Inggris Dr. lan F Burgess M.D menganggap bahwa, Setiap sel-sel folikel rambut pada kulit kepala mempunyai peran yang sangat vital dalam menjaga kesehatan kulit kepala dari ketombe dan parasit-parasit. Dimana memang asupan zat-zat untuk kepala dan rambut bisa sangat menentukan sehat tidaknya rambut. Adapun salah satu solusi dalam menangani masalah ketombe ini bisa memanfaatkan daun rambutan sebagai opsi bahan penentasnya. Gunakanlah metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan yang telah terbukti secara ilmiah bisa dijadikan solusi pemulihan. Ia berujar :

"Sama halnya dengan sel-sel saraf lainnya, Sel-sel folikel rambut yang sehat dan steril membutuhkan asupan zat-zat yang bermanfaat pula. Dan salah satunya bisa didapatkan dari daun rambutan yang memang telah terbukti secara ilmiah dapat menentaskan segala masalah-masalah kesehatan rambut. Terapkanlah metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan yang manfaat dan khasiatnya memang telah terbukti secara klinis," ujarnya.

Di dalam Journal of American Academy of Dermatology tahun 2006 disebutkan bahwa, Kekurangan produktifitas sel-sel kulit kepala bisa menjadi faktor penyebab utama dari terjadinya rambut lepek berketombe. Meskipun begitu metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan bisa dijadikan sebagai salah satu opsi terapan alaminya. Karena memang pada dasarnya daun rambutan mampu merangsang produktifitas sel-sel kulit kepala yang kemudian dapat menentaskan dan membasmi parasit-parasit yang berada di setiap helai rambut.

Salah seorang praktisi kedokteran terkenal dari Royal Free Hospital, London, Inggris Dr. Hilary Robert Jones M.D percaya bahwa, Solusi dari masalah rambut berketombe agar menjadi bersih tanpa lepek adalah dengan memanfaatkan daun rambutan sebagai bahan efektif penanganannya. Dimana efek kesehatan yang ditimbulkan dari daun rambutan ini dipercaya dapat menentaskan terjangkitnya rambut akan parasit-parasit kecil atau ketombe. Terapkanlah metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan yang telah terbukti secara ilmiah bisa dijadikan solusi pemulihan. Ia berujar :

"Sejatinya, solusi treatment-treament penanganan rambut dalam kasus masalah rambut berketombe ini dapat diaplikasikan dengan hanya memanfaatkan bahan-bahan yang simpel, salah satunya seperti daun rambutan ini. Metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan merupakan salah satu anjuran perawatan rambut yang memang telah terbukti secara klinis manfaat dan khasiatnya." ujarnya

"Bahkan penerapan dari metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan ini sudah banyak sekali digunakan oleh beberapa tempat pusat treatment-treatment perawatan kesehatan rambut terkemuka di dunia," pungkasnya demikian.

Adapun berikut beberapa langkah-langkah metode cara menghilangkan ketombe dengan daun rambutan berdasarkan hasil riset ilmiah dari para pakar fisioterapist.

10 Cara Menghilangkan Ketombe dengan DAUN RAMBUTAN (Creambath)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 6-7 helai daun rambutan.

2.  Cucilah terlebih dahulu menggunakan air bersih.

3.  Lalu haluskan daun rambutan (ditumbuk atau diblender).

4.  Oleskan daun rambutan halus tersebut sebagai creambath rambut.

Halaman berikutnya...

Senin, 24 Desember 2018

10 Cara Menghilangkan Bau Badan dengan TOMAT (Krim Tomat)

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di Journal of Physical Therapy Science (tahun 2011), telah dinyatakan bahwa, Satu-satunya cara paling efektif dan efisien dalam menangani timbulnya bau tak sedap di badan kita yaitu dengan menggunakan tomat. Dimana memang kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi pada tomat ini memiliki kemampuan khusus dalam mengontrol tingkat produktifitas kelenjar keringat sehingga masalah bau badan tak sedap dapat teratasi. Gunakanlah metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat ini sebagai salah satu solusi-nya (bed-smell solution) yang memang telah teruji secara klinis.


Bau badan memang sangat mengganggu kenyamanan kita dalam menjalankan aktivitas keseharian. Selain itu bau badan juga sangat dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri kita terhadap orang-orang di sekitar, tentu kita akan merasa kurang percaya diri ketika badan kita terasa bau tidak enak. Sudah banyak produksi obat-obatan, ramuan dan deodorant-deodorant dari berbagai merk yang dapat menghilangkan bau tak sedap di badan kita, tapi memang sebagian besarnya hanya bekerja sementara, tidak secara permanen.

Adapun beberapa dari hasil riset dan penelitian-penelitian ilmiah banyak yang menyarankan untuk menggunakan metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat ini sebagai salah satu solusi-nya (bed-smell solution) karena memang telah teruji manfaat dan khasiatnya secara klinis. Bahkan beberapa produk-produk deodorant banyak yang memanfaatkan tomat sebagai bahan dasar pembuatannya karena memang kandungan zat-zat aktif di dalamnya.

Salah seorang pakar medis-dermatologist dan cosmetologist dari daerah Bandra barat, Mumbai, India Prof. Dr. Jashree Sharaad MND, BS.c, mengemukakan bahwa, Tomat bisa dimanfaatkan sebagai penentas masalah bau badan tak sedap, termasuk juga untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan Hiperpegmentasi di bagian ketiak. Gunakanlah metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat ini sebagai salah satu solusi-nya (bed-smell solution) yang memang telah teruji secara klinis. Ia berujar :

"Tomat bisa dijadikan sebagai salah satu solusi penanganan masalah bau badan tak sedap yang sangat mengganggu. Setidaknya terapkanlah metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat ini 2x sehari supaya hasilnya lebih maksimal dan berefek permanen dalam jangka waktu yang lama," ujarnya.

Sebenarnya, ada berbagai macam cara dan anjuran menangani penanganan bau badan tak sedap, namun beberapa ahli dan penelitian ilmiah sepakat bahwa penggunaan bahan kimia semacam Deodorant, Bedak, dll terbukti hanya "sementara" menghambat keringat keluar dan tidak bisa menahan terlalu lama keluarnya keringat berbau tak sedap yang dihasilkan dari pengaruh bakteri, kuman, dan kotoran yang menempel di kulit ketiak. Gunakanlah metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat ini sebagai salah satu solusi-nya (bed-smell solution) yang memang telah teruji secara klinis sangat aman dan tidak memiliki efek samping berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dalam beberapa hasil riset disebutkan bahwa, Penggunaannya (tomat) sebagai scrubbing ketiak bertujuan untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan mengurangi produksi kelenjar keringat yang merupakan faktor pemicu utama masalah bau badan tak sedap.

Berikut beberapa langkah-langkah penerapan dari metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat berdasarkan penelitian-penelitian para pakar fisioterapist.

10 Cara Menghilangkan Bau Badan dengan TOMAT (Krim Tomat)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 2-3 buah tomat.

2.  Cucilah menggunakan air bersih.

3.  Lalu haluskan (ditumbuk atau diblender) hingga menyerupai krim.

4.  Oleskan krim tomat tersebut ke bagian ketiak.

5.  Ratakanlah olesan krim tomat menggunakan jari-jari tangan secara menyeluruh.

6.  Berikan pijatan-pijatan kecil ke seluruh bagian ketiak.

7.  Diamkan selama 25-30 menit.

8.  Jika sudah bilaslah ketiak menggunakan air bersih

9.  Keringkan menggunakan handuk bersih.

10.  Selesai.

TIPS PENTING : Terapkan metode cara menghilangkan bau badan dengan tomat ini 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal dan permanen.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat CHIA SEED menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Jumat, 21 Desember 2018

10 Metode Daun Waru untuk WASIR (Piles)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun waru sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas wasir. Bagi para pasien penderita penyakit wasir, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun waru untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun waru secara khusus bisa membersihkan dan menentaskan penyakit wasir dalam tingkat kronis sekalipun.


Banyak orang yang mengenal tanaman daun waru ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun waru ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi organ-organ dalam manusia. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun waru adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun waru memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit wasir sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun waru untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun waru memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan piles ini (wasir)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun waru dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit pencernaan dan wasir. Karena memang pada hakikatnya daun waru mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan masalah-masalah kesehatan pencernaan, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita wasir, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun waru untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun waru untuk wasir memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepetan penyembuhan wasir yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun waru untuk wasir, termasuk juga dalam kasus penyakit wasir dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun waru terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah wasir bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun waru memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala wasir dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun waru dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah wasir terutama dalam kasus penentasan penyakit wasir. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun waru ini. Terapkanlah metode penggunaan daun waruuntuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun waru sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun waru juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun waru yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun waru ini dapat mengobati penyakit wasir. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun waru untuk wasir sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita wasir tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun waru ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit wasir. Bahkan dalam kondisi wasir yang kronis sekalipun metode daun waru untuk wasir adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan masalah wasir dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun waru untuk wasir sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Waru untuk WASIR (Piles)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 3-5 helai daun waru.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun waru hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-400 ml.

Halaman berikutnya...

Kamis, 20 Desember 2018

11 Efek Samping Masker RORO MENDUT menurut pakar Dermatologist

Masker roro mendut adalah salah satu produk kosmetik kecantikan kulit wajah yang bahan-bahan dasar pembuatannya berasal dari kombinasi zat kimia dan zat alami. Meskipun masker roro mendut ini sejatinya diperuntukkan menyehatkan kulit wajah, namun faktanya tidak sedikit dari para testimoner-testimoner yang mengeluhkan produk masker roro mendut ini. Kebanyakan dari para testimoner-testimoner yang mengemukakan efek samping masker roro mendut palsu sangat membahayakan bagi kesehatan kulit wajah, bahkan dalam beberapa kasus penggunaan masker roro mendut palsu ini bisa sampai menimbulkan peradangan kulit wajah.


Perlu dipahami bahwa, Sejatinya penggunaan produk-produk kosmetik kecantikan wajah sejatinya boleh digunakan, tapi harus disertai dengan catatan dan anjuran dari pakar spesialis kulit wajah. Terkhusus pada kasus masker roro mendut palsu ini, pemasaran dari produknya sama sekali tanpa anjuran para pakar spesialis kulit wajah dan juga tanpa disertakan sertifikasi badan BPOM. Maka dari itu, banyak dari pakar dermatologist yang menyatakan bahwa efek samping masker roro mendut palsu ini bisa menyebabkan masalah-masalah kesehatan bagi kulit wajah dan dianjurkan untuk memberhentikan penggunaannya.

Salah seorang pakar dermatologist dari NYU Langone Health, New York, Amerika Serikat Dr. Elizabeth K. Hale MPH, MND, mengemukakan dalam penelitiannya bahwa, efek samping masker roro mendut palsu yang merupakan produk kosmetik kecantikan wajah sejatinya sangat bergantung pada bahan kimianya. Dimana memang bahan-bahan kimia dari masker roro mendut palsu merupakan zat sulfur yang terlalu tinggi yang tentunya hal tersebut bisa memicu pertumbuhan jerawat batu (cystic acne) di wajah. Ia berujar :

“Komposisi zat sulfur yang sangat tinggi kadarnya malah bisa menyebabkan masalah jerawat batu batu di wajah. Inilah kesalahan yang mendasari mengapa efek samping masker roro mendut palsu ini banyak dialami para testimoner-testimoner mereka,” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish The American Journal of Clinical Dermatology di tahun 2011, telah dinyatakan bahwa, Pertumbuhan sel-sel kanker adalah salah satu efek samping masker roro mendut palsu yang telah terbukti identifikasinya secara ilmiah. Bahkan pertumbuhan sel-sel kanker yang disebabkan oleh pemakaian masker roro mendut palsu ini terbilang sangat fluktuatif dampaknya. Sehingga akan sangat sulit tratasi dalam jangka waktu yang pendek.

Sementara itu, The American Cleaning Institute memberikan data kepada U.S. Food and Drug Adminstration’s (FDA) yang menunjukkan bahwa, Sejatinya masker wajah memiliki fungsi utama dalam mensterilkan kuman, bakteri, jamur, dan mikroba jahat lainnya yang hinggap di kulit seseorang. Namun memang penggunaannya perlu dihitung dan tidak dilebih-lebihkan karena bisa malah menyebabkan efek iritasi pada kulit.

"Triclosan adalah salah satu bahan yang paling sering diteliti dalam produk perawatan kesehatan," ujar Brian Sansoni, juru bicara The American Cleaning Institute.

“Namun memang penggunaannya perlu dihitung dan tidak dilebih-lebihkan karena bisa malah menyebabkan efek iritasi pada kulit. Gunakanlah produk masker berbahan dasarkan kimia ini dengan jeda waktu 1x sehari, dianjurkan untuk tidak boleh lebih,” lanjutnya.

Meskipun begitu, Hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah triclosan bisa dikatakan cukup aman dan efektif untuk digunakan oleh masyarakat umum, namun FDA masih mengungkapkan kemungkinan munculnya risiko kesehatan yang dibawa oleh jenis-jenis masker tertentu.

Menurut penelitian mereka, Terlalu sering menggunakan zat antibakteri, seperti triclosan, yang ditemukan dalam produk masker-masker tertentu, juga dapat menyebabkan gangguan endokrin. Triclosan dianggap salah satu agen sistetis antibakteri paling umum yang ditemukan dalam produk dan dikaitkan dengan munculnya dampak sistem hormonal pada individu.

The Endocrine Society, sekelompok dokter dan ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam sistem hormon, melabelkan triclosan sebagai bahan yang mengubah kadar hormon tiroid dan hormon reproduksi seperti testosteron dan estrogen, oleh karenanya sangat perlu dibatasi dan dihitung jumlah pemakaiannya, tidak boleh sembarangan.

Sedangkan menurut seorang pakar kesehatan medis-dermatologist dari Vitiligo clinical care and research, Alopecia Areata, India Dr. John E. Harris M.D, menyebutkan dalam penelitiannya bahwa, Penggunaan masker roro mendut palsu pada banyak kasus sering yang mengaluahkan mengenai efek yang menjadikan kulit nampak kering, kusam, kasar, dan bersisik. Padahal seharusnya masker roro mendut palsu ini mampu menghaluskan dan mengenyalkan kulit wajah, sesuai indeks kegunaannnya. Ia berujar :

“Dampak efek samping masker roro mendut palsu yang paling mendasar adalah dari efeknya terhadap kulit menjadi kasar, kering, kusam, dan bersisik. Padahal sesuai indeks kegunaannya produk masker roro mendut palsu ini menawarkan kesehatan kulit halus, mulus, dan kenyal,” ujarnya.

Adapun berikut beberapa dampak efek samping masker roro mendut palsu berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar dermatologist.

11 Efek Samping MASKER RORO MENDUT menurut pakar Dermatologist

1.  Menyebabkan Infeksi Kulit 
Menurut hasil riset dari The U.S Food and Drug Administration (FDA) tahun 2012, masalah infeksi kulit selain bisa disebabkan oleh kurangnya kebersihan kulit tapi juga karena pemakaian kosmetik ber-sulfut tinggi, salah satunya seperti produk masker roro mendut palsu ini yang. Efek samping masker roro mendut palsu ini didasari karena kandungan sodium laureth sulfate yang terlampau tinggi, sehingga jika pemakaiannya sedikit saja berlebihan maka akan menimbulkan efek infeksi yang berlanjut pada peradangan kulit.

2.  Menyebabkan Iritasi Kulit 
Pada dasarnya pemakaian kosmetik wajah apapun tidak mengapa. Namun fakta dilapangan membuktikan bahwa, Kosmetik kecantikan seperti Moisturizing (pelembab), Day masker, Night masker, Foundation, Cleansing masker, dll dapat mengakibatkan penyumbatan pori-pori dan kelenjar minyak kulit yang tentunya akan menimbulkan masalah Jerawat di wajah, tidak terkecuali produk masker roro mendut palsu ini.

3.  Menyebabkan Jerawat Batu (cystic acne)
Salah seorang pakar dermatologist dari NYU Langone Health, New York, Amerika Serikat Dr. Elizabeth K. Hale MPH, MND, mengemukakan dalam penelitiannya bahwa, Efek samping masker roro mendut palsu yang merupakan produk kosmetik kecantikan wajah sejatinya sangat bergantung pada bahan kimianya. Dimana memang bahan-bahan kimia dari masker roro mendut palsu merupakan zat sulfur yang terlalu tinggi yang tentunya hal tersebut bisa memicu pertumbuhan jerawat batu (cystic acne) di wajah. Ia berujar :

“Komposisi zat sulfur yang sangat tinggi kadarnya malah bisa menyebabkan masalah jerawat batu batu di wajah. Inilah kesalahan yang mendasari mengapa efek samping masker roro mendut palsu ini banyak dialami para testimoner-testimoner mereka,” ujarnya.

4.  Menyumbat Pori-pori Kulit Wajah
Proses sekresi kelenjar keringat dan minyak di kulit wajah pada hakikatnya memiliki fungsi untuk menghasilkan zat-zat alami yang dimana dapat memberikan asupan Vitamin E pada pori-pori kulit wajah. Jika kulit wajah terlalu sering mendapatkan zat-zat kimia seperti zat sodium sulfur pada produk masker roro mendut palsu ini maka hal tersebut malah bisa menyumbat pori-pori kulit wajah, sehingga kelenjar keringat-minyak di kulit wajah tidak bisa terproduksi secara baik.

Halaman berikutnya...