Sabtu, 07 Maret 2020

10 Metode Daun Meniran untuk TBC (Tuberculosis)

Dalam sebuah hasil riset yang telah dilansir dalam Journal of Bone & Mineral Research (JBMR) tahun 2009 telah dinyatakan bahwa, Kegunaan daun meniran sebagai obat herbal dari kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya memiliki kemampuan yang setara dengan ekstrak kulit manggis dalam hal menangkal rangsangan pemicu pertumbuhan sel-sel radikal bebas tbc. Bagi para pasien penderita penyakit tbc, sangat direkomendasikan menerapkan metode penggunaan daun meniran untuk tbc ini sebagai konsumsi obat herbal-alami. Karena memang kemampuan daun meniran secara khusus bisa mengobati dan menentaskan penyakit tbc dalam tingkat kronis sekalipun.


Menurut penelitian tersebut, Banyak orang yang mengenal tanaman daun meniran ini sebagai tanaman biasa yang lazim ditemukan kebun atau pekarangan rumah namun ternyata kegunaan daun meniran ini terbilang sangat menakjubkan bagi kesehatan tubuh, terkhusus bagi para penderita tbc yang sedang dalam masa penyembuhan. Tidak hanya itu saja, kegunaan dari kandungan senyawa aktif yang terdapat pada daun meniran ini juga bisa mencegah resiko gejala penyakit tbc (tuberculosis) yang memang pada hakikatnya bisa mengancam kesehatan tubuh sewaktu-waktu.

Dilanjutkan bahwa, metode daun temupuyung untuk tbc memiliki dampak penyembuhan yang cukup efektif dan efisien sebagai solusi asupan obat herbal-alami (dalam bahasa indonesia biasa disebut "jamu") jika dikonsumsi secara rutin. Hal ini didasari karena kandungan-kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun meniran dipercaya memiliki kemampuan khusus dalam menentaskan serta menyembuhkan penyakit tbc yang memang sangat berbahaya bagi tubuh, sebut saja seperti : Protein, Zat besi, Fosfor, Vitamin C, Vitamin E, Flavonoid, Riboflavin, Thiamin, dan Niasin.

Salah seorang pakar kesehatan dari Beverly Hills, CA, Amerika Serikat Dr. Jennifer Hermann MD FAAD menyatakan menurut penelitiannya bahwa, Daun meniran adalah salah satu jenis dedaunan yang bisa dikonsumsi sebagai asupan makanan bergizi. Hal ini dikarenakan daun meniran memiliki kandungan-kandungan yang sangat beragam, mulai dari Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Kalsium, Magnesium, dan Zat besi. Dimana memang bagi para penderita penyakit tbc sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai asupan obat herbal-alami. Ia berujar :

"Beberapa penelitian dan hasil riset memang telah menyatakan bahwa metode daun meniran untuk tbc sebagai konsumsi obat herbal-alami tidak bisa diremehkan. Hal ini dikarenakan daun meniran memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin A, Zat besi, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menetralkan serta mengatasi segala penyakit-penyakit yang berkenaan dengan tbc ini," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, seorang pakar kesehatan Dietetics & Clinical Nutrition Dr. Shandya Pandev M.Sc mengemukakan bahwa, Kegunaan daun meniran dipercaya sangat bagus bagi para penderita penyakit saraf dan tbc. Karena memang pada hakikatnya daun meniran mampu menyediakan asupan gizi Vitamin dan Mineral yang sangat dibutuhkan dalam penanganan penyakit tbc, sebut saja seperti Zat besi, Thiamin, Riboflavn, Vitamin C, dan Fosfor. Khususnya bagi para penderita tbc, dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun meniran untuk tbc sebagai konsumsi obat herbal-alami. Ia berujar :

"Metode daun meniran untuk tbc memang telah terbukti memiliki pengaruh proses percepatan penyembuhan tbc yang cukup signifikan. Maka dari itu tidak heran banyak dari para dokter dan pakar medis yang sangat menekankan penggunaan metode daun meniran untuk tbc, termasuk juga dalam kasus penyakit tbc dalam tingkat kronis yang sudah sangat memabahayakan tubuh," ujarnya.

Adapun seorang pakar spesialis kesehatan medis dari dari Texas A&M College of Medicine Dr. David P. Huston M.D, mengemukakan bahwa, Sari pati serapan dari daun meniran terbilang sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah pemicu tbc bagi para orang-orang yang sudah menginjak usia lanjut (lansia). Dimana memang daun meniran memiliki kandungan Vitamin C dan Fosfor yang dimana keduanya mampu meminimalisir gejala tbc dan penyakit-penyakit deskriptif sejenisnya. Ia berujar :

“Daun meniran dipercaya sangat bagus bagi kesehatan sel-sel saraf pembuluh darah terutama dalam kasus penentasan penyakit tbc. Oleh karenanya dihimbau untuk para lansia untuk memperbanyak mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung Vitamin C dan Fosfor seperti daun meniran ini. Terapkanlah metode penggunaan daun meniran untuk tbc sebagai konsumsi obat herbal-alami secara rutin,” ujarnya.

Menurut hasil uji riset dari The Michigan Journal of Medicine (MJM) tahun 2012, telah dinyatakan bahwa, Daun meniran sebagai bahan herbal-alami terbilang sangat bagus bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal upaya menstabilkan optimasi produktifitas dan aktifitas pembuluh darah. Tidak hanya itu, dengan tersedianya kandungan kandungan Zat besi dan Fosfor pada daun meniran juga menjadikan hal tersebut sangat berguna dalam menangkan serangan-serangan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel saraf pembuluh darah, dalam kasus ini sangat berkaitan erat dengan munculnya gejala penyakit tbc.

Salah seorang pakar spesialis fisioterapist dari University of Queensland Prof. Dr. Geoff McColl Ph.d M.sc, mendapati temuan bahwa, Daun meniran yang merupakan jenis dedaunan subtropis memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan jenis daun-dedaunan pada umumnya. Yang dimana kandungan Anti-Oksidan pada daun meniran ini dapat mengobati penyakit tbc. Dianjurkan menerapkan metode penggunaan daun meniran untuk tbc sebagai konsumsi obat herbal-alami, khususnya bagi para penderita tbc tingkat awal untuk mencegah resiko kesehatan yang lebih buruk. Ia berujar :

“Jenis dedaun-daunan semacam daun meniran ini terbukti memiliki kemampuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai obat herbal-alami penentas penyakit tbc. Bahkan dalam kondisi penyakit tbc yang kronis sekalipun metode daun meniran untuk tbc adalah satu-satunya solusi kesehatan herbal yang wajib dipilih jika memang penentasan penyakit tbc dengan obat-obatan kimia tidak bekerja terlalu baik,” ujarnya.

Berikut langkah-langkah terapan metode menggunakan daun meniran untuk tbc sebagai obat herbal-alami menurut hasil riset dari para pakar medis dan fisioterapist.

10 Metode Daun Meniran untuk TBC (Tuberculosis)

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Siapkan 4-6 helai daun meniran.

2.  Cucilah menggunakan air bersih terlebih dahulu.

3.  Lalu tumbuklah daun meniran hingga halus.

4.  Tambahkan air putih sebanyak 300-350 ml.

5.  Lalu rebuslah hingga mendidih.

6.  Saring dan tuangkanlah air rebusan daun meniran ke dalam gelas atau cangkir.

7.  Tambahkan sedikit gula sebagai pemanis rasa pahitnya.

8.  Lalu minumlah larutan daun meniran tersebut.

9.  Jika sudah netralkan rasa pahitnya dengan meminum air putih.

10.  Selesai.

# TIPS PENTING : Terapkan metode daun meniran untuk tbc sebagai obat herbal-alami ini setidaknya 2x sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat menurut pakar Medis
-> 10 Penyebab CEGUKAN menurut pakar Fisioterapist
-> 11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG Menghitam
-> 10 Cara Alami Menebalkan dan Mempercantik ALIS MATA



Demikian Info lengkap mengenai 10 Metode Daun Meniran untuk TBC (Tuberculosis) dari Bang-Isman. Silahkan SHARE (Bagikan) jika dirassa artikel ini bisa berguna bagi orang lain, Terima kasih.

0 comments

Posting Komentar