Selasa, 07 Agustus 2018

14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist

Biji mahoni (bahasa latin : Swietenia macrophylla) adalah salah satu jenis biji-bijian yang budidayanya berasal dari Hindia barat. Fisik dari biji mahoni ini terbilang sangat unik tidak seperti jenis biji-bijian pada umumnya, dimana bentuknya yang agak gepeng dengan disertai warnanya yang coklat pekat. Meskipun memiliki bentuk yang sedikit agak aneh dan tidak biasa, namun manfaat biji mahoni ini terbilang snagat bagus bagi kesehatan tubuh.


Pada umumnya, Pemanfaatn biji mahoni ini sering dijadikan sebagai obat-obatan atau suplemen-suplemen multivitamin. Hal ini dikarenakan biji mahoni memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang sangat bermacam, sebut saja seperti : Protein, Karbohidrat, Vitamin C, Vitamin E, Vitamin A, Zat besi, Fosfor, Magnesium, Kalsium, Selenium, Asam askorbat, Asam folat, Thiamin, Riboflavin, Flavonoid, dan masih banyak lagi. Tak ayal dengan begitu banyaknya macam kandungan gizi dan nutrisi banyak dari para pakar nutrisionist yang menyebutkan bahwa manfaat biji mahoni adalah salah satu yang terbaik diantara jenis biji-bijian nabati lainnya.

Salah seorang pakar spesialis kesehatan pangan dari Human Nutrition Obstetrics & Gynaecology of Deakin University, Australia Prof. Dr. Melinda Coughlan Ph.d, B.Sc, mengemukakan berdasarkan hasil risetnya bahwa, Manfaat biji mahoni sebagai salah satu jenis biji-bijian nabati terbukti sangat ampuh mengatasi berbagai penyakit-penyakit berbahaya, salah satunya penyakit Kardiovaskular (penyakit jantung). Hal ini dikarenakan tersedianya kandungan senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang sangat tinggi pada biji mahoni, bahkan paling tinggi kadar jumlahnya diantara jenis biji-bijian lainnya. Ia berujar :

“Kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan pada biji mahoni adalah salah satu yang terbaik diantara sumber makanan-makanan nabati lainnya, khususnya biji-bijian. Dengan tersedianya kedua kandungan tersebut maka tidakperlu diragukan lagi kemampuannya dalam mengatasi penyakit-penyakit kronis yang berkenaan dengan organ dalam, salah satunya penyakit Kardiovaskular (penyakit jantung),” ujarnya.

Pada sebuah hasil riset yang dipublish di International Journal Of Nuts And Related Sciences (IJNRS) tahun 2011, telah dinyatakan bahwa, Biji mahoni memiliki kandungan Vitamin C, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menjaga dan mengoptimalkan kinerja organ ginjal. Bahkan beberapa produk-produk suplemen dan obat-obatan herbal untuk penyakit ginjal banyak yang menggunakan ekstrak dari biji mahoni ini sebagai bahan dasar pembuatannya.

Sedangkan menurut seorang pakar nutrisionist dari The Physicians Committee of Responsible Medicine, Washington D.C Prof. Dr. Susan Levin M.S., R.D., C.S.S.D., menyebutkan menurut penelitiannya bahwa, Khasiat dan manfaat biji mahoni sejatinya terletak pada kandungan Magnesisum, Zink, Thiamin, Riboflavin, dan Niasin di dalamnya. Dimana memang kandungan-kandungan tersebut bisa sangat ampuh mencegah serta mengobati penyakit mematikan Diabetes Mellitus dengan cara mensatilkan kadar gula insulin di dalam darah. Ia berujar :

“Bagi para penderita Diabetes Mellitus, diharapkan untuk memperbanyak mengosumsi biji-bijian yang kaya akan kandungan Magnesium, Zink, Thiamin, Riboflavin, dan Niasin di dalamnya. Adapun biji-bijian yang paling layak dan paling ampuh untuk dijadikan sebagai penentas penyakit Diabetes Mellitus adalah biji mahoni,“ ujarnya.

14 Manfaat BIJI MAHONI menurut pakar Nutrisionist

1.  Menstabilkan Kadar Kolesterol
Dalam sebuah hasil riset ilmiah dinyatakan bahwa, Kandungan Riboflavin, Thiamin, Saponin, dan Flavonoid pada biji mahoni terbukti sangat bemanfaat dalam mengoptimalkan sistem produktifitas sel-sel pembuluh darah Arteri-Vena. Sehingga dengan optimalnya kinerja pembuluh darah arteri dan vena maka tingkat kadar kolesterol dalam tubuh akan menjadi lebih stabil.

2.  Meningkatkan Sistem Imun Tubuh
Biji mahoni adalah salah satu sumber makanan biji-bijan yang memiliki kandungan senyawa Anti-Oksidan sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan jenis biji-bijian lainnya. Dengan tingginya kandungan senyawa Anti-Oksidan pada biji mahoni maka bisa dipastikan hal tersebut akan sangat berguna dalam meningkatkan sistem imun tubuh (sistem kekebalan tubuh).

3.  Mengatasi Arthritis (nyeri sendi)
Tingginya kandungan Zat besi, Fosfor, dan Magnesium pada biji mahoni dipercaya memiliki manfaat khusus dalam mengatasi penyakit Arthritis (nyeri sendi). Dimana memang ketiga kandungan yang terdapat pada biji mahoni bekerja secara sistematis dalam merangsang reaksi hormon androgen dalam tubuh yang kemudian meredakan sekaligus menentaskan sakit-nyeri pada persendian tulang.

4.  Menyehatkan Organ Ginjal
Pada sebuah hasil riset yang dipublish di International Journal Of Nuts And Related Sciences (IJNRS) tahun 2011, telah dinyatakan bahwa, Biji mahoni memiliki kandungan Vitamin C, Riboflavin, dan Flavonoid yang berkemampuan khusus dalam menjaga dan mengoptimalkan kinerja organ ginjal. Bahkan beberapa produk-produk suplemen dan obat-obatan herbal untuk penyakit ginjal banyak yang menggunakan ekstrak dari biji mahoni ini sebagai bahan dasar pembuatannya.

5.  Menutrisi Kulit
Manfaat biji mahoni dari kandungan Vitamin E dan Riboflavin di dalamnya terbukti memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menutrisi sel-sel kulit secara menyeluruh. Dengan ternutrisinya sel-sel kulit dengan baik maka segala masalah-masalah kesehatan dan resiko gejala penyakit yang berkaitan dengan kulit akan dapat terhindarkan.

Halaman berikutnya...
1 2 FULL

0 comments

Posting Komentar