Senin, 30 April 2018

AWAS...!!! Makanan dan Minuman Ber-Gula bisa sebabkan JERAWAT BATU


Salah seorang ahli Dermatology asal New York, Amerika Serikat Dr. Francesca J. Fusco M.D, berpendapat bahwa, Makanan atau Minuman dengan indeks Glikemik (Gula) yang tinggi dapat memperburuk kondisi kulit wajah. Dan kebanyakan kasus yang terjadi adalah masalah berlebihnya produksi minyak di wajah, yang juga tentunya berdampak pada timbulnya Jerawat batu dan Komedo.

Sedangkan salah seorang pakar Dermatology dari Departement Derm. Mount Sinai Hospital di New York Dr. Joshua Zeichner, M.D berpendapat bahwa, Kulit manusia hakikatnya berfungsi seperti Billboard yang bisa menunjukkan apa yang terjadi dalam tubuh. Kehadiran jerawat di permukaan kulit wajah bisa mengindikasikan tingkat kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bahkan dengan keberadaan Jerawat di letak-letak tertentu bisa mengidentifikasian penyakit atau masalah kesehatan yang sedang di alami si penderita. Misalnya : Jerawat yang ada di area hidung menandakan bahwa adanya masalah pada kesehatan jantung dan paru-paru.

Seperti yang kita ketahui bahwa Jerawat merupakan masalah yang dianggap umum di kalangan msayarakat luas. Namun meskipun begitu, dengan adanya masalah Jerawat diwajah tentu akan menurunkan tingkat penampilan dan kepercayaan diri seseorang. Oleh karena itu, ada baiknya bagi kita untuk menghindarkan atau mencegah segala macam kebiasaan-kebiasaan yang bisa memicu timbulnya masalah Jerawat di wajah.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Manfaat PARE menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat MASKER TOMAT Bagi Kulit Wajah
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

14 Manfaat BUAH KEDONDONG menurut pakar Nutrisionist

Buah kedondong adalah buah berjenis Anacardiaceae (mangga-manggaan) yang berasal dari negara kawasan-kawasan asia tenggara seperti Fillipina, Thailand, Indonesia, Malaysia dan sekitarnya. Bentuk fisik dari buah kedondong agak oval sekitar 6,25-9 cm di meter, memiliki warna hijau di bagian luar, dan memiliki warna putih solid di bagian dalamnya (dagingnya). Umumnya buah kedondong mempunyai berat lebih dari 0,45 kg. Para pakar nutrisionist sendiri telah menganalisa mengenai beberapa khasiat dan manfaat buah kedondong melalui beberapa penelitian dan hasil riset ilmiah.  


Umumnya, buah kedondong ini bisa dimakan langsung atau juga bisa dolah menjadi makanan manisan, rujak, atau salad. Daging dari buah kedondong memiliki rasa asem(asam)-segar dan memiliki tekstur yang padat-keras. Sama seperti buah-buahan pada umumnya, buah kedondong juga memiliki segudang kandungan gizi dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat pada buah kedondong antara lain : Protein, Serat, Zat besi, Potassium, Magnesium, Kalsium, Vitamin A, Vitamin C, Niasin, Thiamin dan Riboflavin. 

Menurut salah seorang pakar kesehatan medis, klinis dan nutrisionist berpengalaman dari Institute of Natural Hekath Center, Illionis, Chicago, Amerika Serikat Prof. Dr. Joseph Mercola D.O. Ph.d, di dalam penelitiannya menunjukkan bahwa, Asupan Vitamin C dari buah kedondong dapat menurunkan resiko penyakit katarak. Selain itu, gabungan antara Vitamin A, Vitamin C, Fosfor dan Riboflavin pada buah kedondong juga sangat penting dalam mencegah terjadinya Degenerasi Makula yang berkaitan dengan usia dan penurunan fungsi kognitif mata. Karena memang faktanya, orang-orang dengan asupan Vitamin C dan Vitamin A yang rendah akan memiliki risiko katarak 20% lebih besar daripada mereka yang rutin mengonsumsi buah-buahan sumber Vitamin C seperti buah jeruk, buah kedondong, buah delima, dan lain sejenisnya. 

Bahkan kandungan zat-zat alami pada buah kedondong juga sangat berguna dalam melawan Stress Oksidatif dengan mencegah radikal bebas yang menyebabkan kerusakan molekuler pada jaringan lensa di mata dan sekaligus memperpanjang fungsi sel retina mata.

Sedangkan salah seorang pakar kesehatan pangan dan nutrisi dari Texas A&M AgriLife Research Dr. Susanne Talcott B.S M.s, mengemukakan bahwa, Buah kedondong merupakan salah satu buah tradisional bagi masyarakat-masyarakat di kawasan asia tenggara yang dimana memiliki banyak sekali kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya. Sehingga dengan begitu maka buah kedondong bisa dimanfaatkan dalam mencegah dan juga mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi, iritasi, dan inflamasi (peradangan). Ia berujar : 

"Kanker kolorektal dapat berkembang dari lesi prekursor yang dapat disebabkan oleh penyakit usus inflamasi selama periode 10-15 tahun, yang memberikan waktu yang diperpanjang untuk tindakan pencegahan. Dan dalam waktu jeda pencegahan tersebut tubuh diharuskan banyak-banyak mengonsumsi makan-makanan sumber Vitamin C yang memang memiliki kemampuand dalam mengentaskan masalah-masalah inflamasi (peradangan). Saran saya untuk memiliki buah jeruk, buah pisang, buah mangga atau buah kedondong," jelasnya.

Adapun berikut beberapa khasiat dan manfaat buah kedondong berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar nutrisionist. 

14 Manfaat BUAH KEDONDONG

1.  Mencegah Resiko Kanker
Salah seorang pakar kesehatan pangan dan nutrisi dari Texas A&M AgriLife Research Dr. Susanne Talcott B.S M.s, mengemukakan bahwa, Buah kedondong merupakan salah satu buah tradisional bagi masyarakat-masyarakat di kawasan asia tenggara yang dimana memiliki banyak sekali kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya. Sehingga dengan begitu maka buah kedondong bisa dimanfaatkan dalam mencegah dan juga mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi, iritasi, dan inflamasi (peradangan). Ia berujar : 

"Kanker kolorektal dapat berkembang dari lesi prekursor yang dapat disebabkan oleh penyakit usus inflamasi selama periode 10-15 tahun, yang memberikan waktu yang diperpanjang untuk tindakan pencegahan. Dan dalam waktu jeda pencegahan tersebut tubuh diharuskan banyak-banyak mengonsumsi makan-makanan sumber Vitamin C yang memang memiliki kemampuand dalam mengentaskan masalah-masalah inflamasi (peradangan). Saran saya untuk memiliki buah jeruk, buah pisang, buah mangga atau buah kedondong," jelasnya.

2.  Menyehatkan Mata
Menurut salah seorang pakar kesehatan medis, klinis dan nutrisionist berpengalaman dari Institute of Natural Hekath Center, Illionis, Chicago, Amerika Serikat Prof. Dr. Joseph Mercola D.O. Ph.d, dalam penelitiannya menunjukkan bahwa, Asupan Vitamin C dari buah kedondong dapat menurunkan resiko penyakit katarak. Selain itu, gabungan antara Vitamin A, Vitamin C, Fosfor dan Riboflavin pada buah kedondong juga sangat penting dalam mencegah terjadinya Degenerasi Makula yang berkaitan dengan usia dan penurunan fungsi kognitif mata. Karena mamang faktanya, orang-orang dengan asupan Vitamin C dan Vitamin A yang rendah akan memiliki risiko katarak 20% lebih besar daripada mereka yang rutin mengonsumsi buah-buahan sumber Vitamin C seperti buah jeruk, buah kedondong, buah delima, dan lain sejenisnya. 

3.  Memperlancar Sistem Metabolisme
Sebuah studi ilmiah manyebutkan bahwa, Kombinasi antara kandungan Protein, Vitamin C dan Zat besi pada buah kedondong akan berdampak langsung terhadap kelancaran porses metabolisme tubuh. Dengan lancarnya sistem metabolisme dalam tubuh secara baik, maka fungsi otot dan sel-sel saraf jaringan tubuh akan bekerja secara optimal.   

4.  Mensterilkan Gigi dan Rongga Mulut
Buah kedondong memiliki beberapa kandungan senyawa yang bersifat asam di dalamnya seperti Vitamin C, Riboflavin, Niasin, dan Thiamin. Dimana dengan tersedianya kandungan-kandungan tersebut maka akan sangat bermanfaat dalam menjaga dan mensterilkan bakteri, virus dan kuman yang ada di sekitar sela-sela permukaan gigi dan rongga mulut. 

Halaman berikutnya...

Kandungan Gizi dan Nutrisi IKAN LELE

Ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang umumnya berhabitat di air tawar seperti rawa-rawa, telaga, waduk, persawahan, dan semacamnya. Spesies ikan lele sendiri termasuk dalam marga Clarias yang dikenali memiliki tubuh agak licin, memanjang, dan tak bersisik. Selain itu, bagian kepalanya sangat keras menulang di bagian atas, dengan mata yang kecil hitam dan mulut lebar yang terletak di ujung moncongnya. Moncong dari ikan lele dilengkapi dengan empat pasang sungut peraba (barbels) yang amat berguna untuk bergerak di air yang gelap. Lele juga memiliki alat pernapasan tambahan berupa modifikasi dari busur insangnya. Terdapat sepasang patil, yakni duri tulang yang tajam, pada sirip-sirip dadanya.


Di samping bentuk tubuhnya yang unik, lele juga memiliki segudang kandungan gizi dan nutrisi bermanfaat, terkhusus pada bagian dagingnya. Berikut beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat di dalam ikan lele :

Kandungan Gizi dan Nutrisi IKAN LELE (per fillet/159 gram)


KALORI
Jenis Jumlah (per kJ) %Daily Values
Protein 111 (465 kJ)
Lemak 40,4 (169 kJ)



MINERAL
Jenis Jumlah %Daily Values
Kalsium 22,3 mg 2%
Zat besi 0,5 mg 3%
Magnesium 36,6 mg 9%
Fosfor 332 mg 33%
Potassium 569 mg 16%
Sodium 68,4 mg 3%
Zink 0,8 mg 5%
Tembaga 0,1 mg 3%
Zat mangan (Manganese) 0,1 mg 3%
Selenium 20 mcg 29%



VITAMIN
Jenis Jumlah %Daily Values
Vitamin A 79,5 IU 2%
Vitamin C 1,1 mg 2%
Vitamin D 795 IU 199%
Thiamin 0,3 mg 22%
Riboflavin 569 mg 16%
Niasin 3,1 mg 15%
Vitamin B6 0,2 mg 9%
Asam folate 15,9 mcg 4%
Vitamin B12 3,5 mcg 59%
Asam Pantotenat 1,2 mg 12%



Halaman berikutnya...

9 Cara Menghilangkan Bau Badan dengan Jeruk Nipis

Dalam hasil riset ilmiah bertajuk American Journal of Preventive Medicine, tahun 2016 disebutkan bahwa, Orang yang terlalu banyak berkeringat, seperti contoh mereka yang mengalami Hiperhidrosis, sangat rentan terhadap bau badan. Namun dari beberapa sampel uji laboratorium ada hasil yang mengejutkan dari pengetasan applied lime. Dimana dalam penelitian tersebut menunjukan bahwa, Jeruk Nipis merupakan salah satu bahan alami yang mengandung Senyawa Asetat dan Ion Flouride dalam jumlah sangat tinggi. Dimana dengan tersedianya kedua kandungan tersebut diyakini sangat ampuh dalam penerapan atau cara menghilangkan bau badan badan (Body Odour Treatment).



Perlu dipahami bahwa, Terbentuknya bau badan tak sedap disebabkan oleh bakteri yang menghancurkan keringat dan sebagian besar terkait dengan kelenjar apokrin. Sebagian besar kelenjar apokrin di kulit terletak di selangkangan, ketiak, dan di sekitar puting. Di kulit, mereka biasanya memiliki bau. Mereka adalah kelenjar yang harum. Kelenjar apokrin terutama bertanggung jawab untuk bau badan karena keringat yang mereka hasilkan tinggi protein, yang bakteri dapat memecah dengan mudah.

Ketika tubuh mengeluarkan aroma yang lain mungkin menemukan tidak menyenangkan, itu dikenal sebagai bau badan. Bau badan biasanya menjadi jelas jika tindakan tidak diambil ketika manusia mencapai pubertas. Orang yang mengalami obesitas, mereka yang secara teratur makan makanan pedas, serta individu dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, lebih rentan terhadap bau badan.

Orang yang terlalu banyak berkeringat, seperti mereka yang mengalami hiperhidrosis, juga rentan terhadap bau badan. Namun, seringkali kadar jeruk nipis dari keringat mereka terlalu tinggi sehingga bakteri dapat rusak. Itu tergantung di mana keringat berlebih terjadi dan jenis kelenjar keringat mana yang terlibat.

Keringat itu sendiri pada dasarnya hampir tidak terlalu berbau bagi tubuh manusia. Yang menyebabkan bau tak sedap adalah produktifitas bakteri dan kuman yang dicampurkan dengan keringat, hingga kombinasi campuran keringat dan bakter-kuman tersebut terpecah menjadi asam yang akhirnya menyebabkan bau tidak enak.

Salah seorang pakar spesialis fisioterpist dari Department of Biology di University York, New York, Amerika Serikat Dr. Dan Bawdon MND, mengemukakan melalui penelitiannya bahwa, Bau badan terbentuk dari produksi kelenjar keringat ketiak yang terkontaminan dengan bakteri, kuman, virus, dan mikroba-mikroba jahat sejenisnya. Adapun salah satu solusi dalam menanganinya yaitu bisa dengan menggunakan jeruk nipis. Karena memang pada dasarnya jeruk nipis mampu menyediakan kandungan Vitamin C, Vitamin E, Vitamin D, Senyawa Asam Asetat dan Ion Flouride yang dimana sangat berguna dalam upaya mensterilkan kontaminan bakteri, kuman, dan virus pemicu bau badan tersebut. Ia berujar : 

"Penelitian ini secara signifikan meningkatkan pemahaman kami mengenai proses Bio-kimia spesifik yang terjadi dalam produksi bau tak sedap di badan. Mengejutkan, bahwa bau badan tertentu diproduksi oleh sejumlah kecil spesies bakteri yang menetap di ketiak," ujarnya.

"Percaya atau tidak, para ahli sudah dari dulu menyarankan penggunaan buah Lemon dan Jeruk Nipis ini sebagai “bahan Deodorant alami” yang bisa sangat efektif menghilangkan bau badan karena beberapa kandungan Zat Anti-Oksidan dan Zat Anti-Bakteri yang terdapat didalamnya," pungkasnya.

Bau badan memang sangat mengganggu kenyamanan kita dalam menjalankan aktivitas keseharian. Selain itu bau badan juga sangat dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri kita terhadap orang-orang di sekitar, tentu kita akan merasa kuarang percaya diri ketika badan kita terasa bau tidak enak. Sudah banyak produksi obat-obatan, ramuan dan Deodorant-Deodorant dari berbagai merk yang dapat menghilangkan bau tak sedap di badan kita, tapi memang sebagian besarnya hanya bekerja sementara, tidak secara permanen.

Sebenarnya, ada berbagai macam cara dan anjuran menganai penanganan bau badan tak sedap, namun beberapa ahli dan penelitian ilmiah sepakat bahwa penggunaan bahan kimia semacam Deodorant, Bedak, dll terbukti hanya "sementara" menghambat keringat keluar dan tidak bisa menahan terlalu lama keluarnya keringat berbau tak sedap yang dihasilkan dari pengaruh bakteri, kuman dan kotoran yang menempel di kulit ketiak.

Dalam suatu hasil uji laboratorium yang dipresentasikan dalam Perkumpulan Tahunan Lembaga General Microbiology, Birmingham, dinyatakan bahwa, Pada hakikatnya ada kelompok bakteri sebanyak 150 isolat bakteri dari sampel kulit ketiak untuk menghasilkan malodoran. Yang dimana gen penyandi protein sangat bertanggung jawab untuk memproduksi thioalchohols, yang tajam dalam jumlah kecil - sedikitnya 1 bagian per triliun. Satu gen tertentu yang ditemukan di S. hominis juga ditemukan pada dua spesies lain dari Staphylococcus, yang juga terbukti sebagai produsen thioalcohol yang kuat. Sehingga dengan demikian terbentuklah keringat yang berbau tak sedap ini.

Adapun penelitian yang dilakukan oleh para ahli ini juga mengemukakan bahwasanya, Bau badan bermunculan karena adanya reaksi dari suatu perkembangan bakteri yang ada pada tubuh seseorang. DNA di bakteri Staphylococcus hominis (penghasil protein yang bisa memecah molekul keringat) akan bereaksi dengan sendirinya, yang dimana hal itu bisa menimbulkan bau badan tak sedap. Para pakar Fisioterapist sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara menghilangkan bau badan tak sedap dengan menggunakan bahan-bahan alami, yang tentunya penerapan-penerapan tersebut tidak memiliki efek samping, salah satunya dengan menggunakan Jeruk nipis.

Berikut beberapa penerapan atau cara menghilangkan bau badan dengan menggunakan jeruk nipis berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar dermatologist serta fisioterapist.

9 Cara Menghilangkan Bau badan Tak sedap dengan Jeruk Nipis (Lime) 

Langkah-langkah Penerapan :

1.  Cucilah ketiak terlebih dahulu menggunakan air bersih.

2.  Siapkan 2-3 buah jeruk nipis, atau setara 10 gram.

3.  Kupas kulit jeruk nipis terlebih dahulu.

4.  Cucilah jeruk nipis yang sudah dikupas tersebut.

Halaman berikutnya...

Minggu, 29 April 2018

11 Cara Menghilangkan JERAWAT BATU menurut pakar Dermatologist

Jerawat batu (Cystic Acne) adalah jenis jerawat besaran yang timbul karena efek peradangan hebat pada lapisan Epidermis kulit wajah yang dimana membentuk benjolan bernanah. Proses terbentuknya jerawat batu di dasari oleh meningkatnya produksi kelenjar minyak di wajah secara tidak wajah dan bercampurnya sumbatan bakteri-virus di pori-pori kulit wajah. Para pakar dermatologist sendiri telah menganalisa mengenai beberapa penerapan atau cara menghilangkan jerawat batu berdasarkan penelitian-penelitian ilmiah.


Perlu dipahami bahwa, Kondisi wajah tidak steril adalah faktor utama dari timbulnya masalah Cystic Acne (jerawat batu) ini. Meskpun faktor gaya hidup, penggunaan kosmetik, kebersihan lingkungan, suhu-cuaca, dan pengonsumsian makanan-makanan tertentu bisa juga memicu timbulnya permasalahan jerawat batu ini.

Salah seorang pakar Dermatologist asal Bogor Dr. Maria Dwikarya, Sp.KK, berpendapat bahwa, Permasalahan jerawat, khususnya jerawat batu sejatinya berasal dari reaksi produkstifitas sel-sel jaringan kulit yang sedang dalam kondisi abnormal. Dimana pemicu dari terjadinya kondisi abnormal pada kulit wajah bisa dikarenakan oleh pengaruh lingkungan, cuaca, kebersihan, gaya hidup, bahkan genetik (keturunan). Ia berujar :  

“Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (Sebaceous Gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran Folikel rambut dan pori-pori kulit. Yang dimana daerah yang paling mudah terkena jerawat ialah muka-wajah, dada, punggung dan lengan,” jelasnya.

Salah seorang pakar dermatologist dan cosmetologist dari Max Hospitals, Malviya, New Delhie Dr. Rahul Nagar MBBS, DDV, DNB, mengemukakan bahwa, Kulit wajah yang sedang terjangkit jerawat batu bisa dengan mudah teratasi dan dicegah jika seseorang rajin mencuci muka setiap hari setidaknya 2 kali. Karena memang mencuci muka merupakan kebiasaan yang sangat berkhasiat dalam menjaga kesterilan kulit wajah dalam mengsusir bakteri, kuman, dan virus penyebab jerawat batu. 

Dalam sebuah Journal Science of Medicine & Immunology yang didapat dari hasil penelitian Dr. Richard Gallo, University of California, San Diego menemukan bahwa, Jerawat ialah soal bakteri, minyak, asam lemak, hormon, dan gen. Selain itu, pemicu pertama jerawat adalah lingkungan mikro yang kedap udara di permukaan kulit. Lingkungan kedap udara akan membuat Propionibacterium acnes, bakteri yang secara alami terdapat pada kulit, mengubah minyak menjadi asam lemak yang memicu peradangan.

Adapun berikut beberapa cara ampuh menghilangkan jerawat batu berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar dermatologist. 

11 Cara Menghilangkan JERAWAT BATU

1.  Gunakan Sari Lemon atau Jeruk Nipis
Menurut seorang pakar kesehatan kulit yang saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Dermatologie Kosmetik Cempaka Rumah Sakit Cipto Mengunkusumo Dr. Irma Bernadette Simbolon M.D, berpendapat bahwa, Lemon dan Jeruk Nipis merupakan buah-buahan yang memiliki banyak sekali kandungan zat-zat alami di dalamnya. Dimana kandungan-kandungan alami yang terdapat pada buah lemon atau jeruk nipis ini sangat bermanfaat dalam merawat, menjaga dan mentralisir kulit wajah dari bakteri-virus pemicu jerawat batu. Selain itu, dengan tersedianya kandungan Vitamin C, Vitamin E, Fosfor, Niasin dan Riboflavin yang terdapat pada sari buah lemon dan jeruk nipis juga bermanfaat dalam menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan masalah iritasi, infeksi dan inflamasi (peradangan) kulit wajah. 

Cara Menggunakannya : 
> Siapkan 1-2 buah lemon atau jeruk nipis.
> Kemudian belah menjadi dua bagian menggunakan pisau. 
> Ambil sarinya terlebih dahulu atau bisa langsung kamu gosokan sari buah lemon atau jeruk nipis tersebut di wajah secara merata.
> Biarkan selama 25-40 menit hingga sari buah mengering. 
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih. 
>Terapkan cara ini 2x sehari untuk menghilangkan jerawat batu di wajah secara permanen.

2.  Gunakan Air Seduhan Daun Sirih
Daun sirih terbukti sangat ampuh dalam mengatasi masalah jerawat meskipun jerawat batu (Cystic Acne) sekalipun. Hal ini dikarenakan Daun sirih memiliki kandungan Eugenol, Eustragol, Kavikol, dan Betlefenol, Polifenol, Flavonoid hingga Vitamin C yang dimana kandungan-kandungan tersebut merupakan zat anti-bakteri, anti-jamur dan anti-oksidan yang dapat membasmi pemicu-pemicu timbulnya Jerawat batu.

Cara Menggunakannya : 
> Siapkan 5-6 helai daun sirih.
> Kemudian rebus dengan disertai air bersih. 
> Basuhkan air rebusan atau seduhan daun sirih tersebut ke kulit wajah secara merata. 
> Biarkan selama 30-40 menit hingga nampak mengering.
> Kemudian bilaslah wajah menggunakan air bersih. 
> Terapkan cara ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3.  Gunakan Buah Bengkoang
Pemanfaatan buah Bengkoang bagi kesehatan kulit wajah sudah bukan hal yang baru lagi, banyak dari produk kosmetik yang menggunakan Bengkoang sebagai bahan dasar pembuatannya. Ini dikarenakan Bengkoang memiliki kandungan Vitamin C dan B1 yang sangat efektif dalam dalam mencerahkan kulit, menghilangkan flek hitam, menghilangkan Cystic Acnee (jerawat batu) dan menghindarkan kulit wajah dari noda kusam.

Cara Menggunakannya : 
> Siapkan ½ atau sekitar 50 gr buah bengkoang. 
> Kemudian kupas bagian kulit luarnya terlebih dahulu. 
> Kemudian haluskan bengkoang dengan menggunakan blender atau dengan cara ditumbuk hingga halus menyerupai krim.
> Oleskan krim bengkoang tersebut di wajah secara merata.
> Biarkan selama 30-45 menit hingga krim bengkoang mengering.
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih. 
> Terapkan cara ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

4.  Gunakan Mentimun
Mentimun memiliki kandungan-kandungan Vitamin E, Vitamin C, dan Mineral yang sangat tinggi. Dimana penggunaan mentimun sudah lama terbukti sebagai andalan untuk perawatan wajah, salah satunya mengontrol keluaran minyak berlebih di wajah yang dapat memicu timbulnya jerawat batu. Banyaknya kandungan Vitamin dan Mineral pada mentimun menjadikannya salah satu bahan alami yang dipercaya sangat ampuh dalam penerapan atau cara menghilangkan minyak di wajah yang terproduksi secara berlebihan pemicu timbulnya komedo dan jerawat batu. 

Cara Menggunakannya :
> Siapkan 1 buah mentimun dengan panjang sekitar 4-5 cm. 
> Kemudian haluskan mentimun dengan menggunakan blender atau dengan cara ditumbuk hingga menyerupai krim.
> Oleskan krim mentimun tersebut di wajah secara merata. 
> Biarkan selama 20-30 menit hingga krim mentimun mengering. 
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih.
> Terapkan cara ini 2x sehari untuk menghilangkan jerawat batu secara permanen.

Halaman berikutnya...

Sabtu, 28 April 2018

7 Buah Yang Menyehatkan KULIT WAJAH (Skin Food)

Para pakar Dermotologist menyebutkan bahwa, Menjaga kesehatan kulit wajah sejatinya bisa dilakukan dengan cara penerapan dari luar (eksternal) dan juga bisa dengan cara penanganan dari dalam (internal). Cara penerapan dari luar bisa menggunakan bahan-bahan kosmetik atau herbal yang langsung dikontaminasikan ke kulit wajah, sedangkan cara penanganan dari dalam bisa dihasilkan dari asupan makanan-makanan yang dikonsumsi. Meskipun begitu menyehatkan kulit wajah dengan cara penerapan dari dalam (internal) adalah cara yang paling aman dan paling kecil resiko efek sampingnya. 


Perlu dipahami bahwa, Asupan yang dikonsumsi seseorang bisa sangat mempengaruhi kesehatan kulit wajahnya. Untuk menyehatkan kulit wajah, diperlukan makanan atau minuman yang mengandung zat-zat yang bisa menutrisi sel-sel kulit wajah. Dan sumber makanan terbaik dalam menyehatkan kulit wajah bisa didaptkan dari buah-buahan tertntu. Beberapa ahli kesehatan kulit pun telah menentukan beberapa kriteria-kriteria buah yang menyehatkan kulit wajah, setidaknya buah tersebut harus mengandung Protein, Vitamin C, Vitamin E, Fosfor,Potassium, Magnesium dan Zat besi. 

Seorang pakar Dermatologist terkenal yang saat ini menjabat sebagai pimpinan The American Society of Cosmetic Dermatology and Aesthetic Surgery Dr. Hirsch Ranella J M.D, mengemukakan bahwa, Gaya hidup memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan dan ketahanan produktifitas sel-sel kulit. Dan kebiasaan mengonsumsi makan-makanan tertentu bisa menjadi penentu apakah kulit akan ternutrisi dengan baik atau tidak. 

Untuk menjaga dan menutrisi kulit wajah sangat dibutuhkan makanan-makanan yang memiliki sumber vitamin dan mineral yang cukup memadai. Pilihlah makanan dari jenis buah-buahan yang banyak mengandung banyak Vitamin C dan Vitamin E  di dalamnya. 

Sedangkan menurut temuan ilmiah yang dilansir dalam Journal Clinical Dermatology dan European Journal Of Cancer Prevention disebutkan bahwa, Asupan gizi dan nutrisi dari internal body (dalam tubuh) memiliki dampak yang sangat berpengaruh terhadap sehat atau tidaknya kulit wajah. Dimana jika asupan gizi dan nutrisi tubuh terpenuhi secara baik maka sel-sel kulit juga akan ikut ternutrisi dengan baik pula. Meskipun juga terdapat pengaruh external body (luar tubuh) yang juga memiliki andil dalam kondisi kesehatan kulit wajah. Kulit wajah yang sehat tentu akan berefek pada kulit yang bertekstur halus, kenyal, merata, dan cerah bersinar.

Adapun berikut beberapa macam buah-buahan yang bisa menjaga, menutrisi dan menyehatkan kulit wajah berdasarkan penelitian dari para pakar nutrisionist-dermatologist.

7 Buah Yang Menyehatkan Kulit

1.  Buah Delima
Menurut pakar perawatan kulit wajah dari Mohs Skin Cancer Surgery, New York, Amerika Serikat Dr. Ellen Marmur M.D, ia mengemukakan bahwa, Buah pommengranate (Delima) memiliki zat-zat aktif yang dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit wajah, sakah satunya masalah jerawat. Jerawat yang terbentuk ketika bakteri menginfeksi kelenjar minyak kulit bisa diatasi dengan menutrisi kulit wajah melalui pengonsumsian buah delima. Ketika itu, tubuh mengirim sel darah putih yang disebut neutrofil ke situs jerawat, dimana ketika neutrofil ini mencerna bakteri yang kemudian mereka mati bercampur dengan bakteri dan kotoran lain di dalam jerawat. Seluruh proses metabolisme ini juga akan mencegah dampak peradangan, yang bertanggung jawab untuk penampilan merah (eksim), komedo, dan bengkak jerawat. 

"Kandungan Anti-Oksidan yang terdapat di dalam buah delima ini akan membantu mengurangi permasalahan inflamasi (peradangan). Pengonsumsian buah delima bahkan dapat menutrisi pori-pori kulit wajah dari dalam yang akan memberi dampak efek kenyal dan halus," jelasnya.

2.  Buah Jeruk
Seorang pakar Dermatologist dari McLean Dermatology & Skincare Dr. Lily Talakoub M.D, FAAD, berpendapat bahwa, Buah-buahan yang umumnya mengandung banyak Vitamin C memiliki kemampuan utama dalam mencegah terjadinya masalah iritasi-infeksi akibat kerusakan sel-sel kulit wajah. Dan buah yang paling bagus untuk dikonsumsi dalam mengatasi masalah kesehatan kulit wajah yaitu buah jeruk. 

"Dengan kerusakan akibat sinar matahari yang luas, kolagen dan elastin di kulit rusak. Seiring waktu, ini membuat kulit terlihat seperti memiliki lubang yang tepat dari kolagen yang habis dan menimbulkan efek kulit kusam, kering dan keriput. Buah orange (jeruk) bisa dijadikan salah satu asupan tubuh yang ditujukan untuk merawat dan mencegah permasalahan kulit tersebut," ujarnya

3.  Buah Alpukat
Buah alpukat sangat kaya akan kandungan zat-zat alami yang dapat bermanfaat untuk menutrisi, menjaga dan merawat kesehatan kulit wajah. Kandungan-kandungan pada buah alpukat yang memiliki kemampuan dalam menutrisi kulit wajah yaitu Vitamin E, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Vitamin B6, Niasin, Riboflavin, Asam folat, dan Asam pantotenat. Dengan tersedianya kandungan-kandungan tersebut maka kulit wajah akan terhindar dari resiko terjadinya eksim, kulit wajah kusam, jerawat, kulit wajah keriput, kulit wajah berminyak, dll.

4.  Buah Pisang
Salah seorang ahli kesehatan medis dan dermatologist dari Family Medicine Center di Maryland’s Lutherville, Amerika Serikat Dr. Kathryn A Boling, M.D, memiliki pendapat bahwa, Buah pisang merupakan buah yang dapat berkontribusi sangat besar dalam menjaga dan merawat kesehatan kulit wajah dari ancaman-ancaman radikal bebas yang membahayakan. Ini dikarenakan sangat kaya-nya kandungan senyawa-senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi yang terdapat pada buah pisang saat dikonsumsi seseorang.

“Pisang mengandung banyak sekali Vitamin dan Mineral yang bermanfaat bagi kulit wajah, antara lain seperti : Zat mangan (Manganese), Vitamin C, Kalium, Biotin, dan Tembaga. Beberapa kandungan ini telah terbukti dalam beberapa hasil riset sangat bermanfaat bagi penutrisian kulit wajah secara menyeluruh,” jelasnya

Halaman berikutnya...

Jumat, 27 April 2018

10 Manfaat Daging Burung Merpati (DARA) menurut pakar Nutrisionist

Burung merpati atau dara adalah spesies burung berjenis Columbidae yang memiliki bentuk fisik gempal dengan leher pendek dan paruh ramping-pendek dengan cere berair. Biasanya burung merpati atau dara ini sering dijadikan sebagai hewan peliharaan, namun daging dari burung merpati ini juga bisa dijadikan sebagai bahan makanan. Para pakar nutrisionist sendiri telah menemukan dan menganalisa beberapa khasiat dan manfaat burung merpati (dara) bagi kesehatan tubuh berdasarkan penelitian-penelitian dan hasil riset. 


Daging dari buru merpati atau dara ini sering diolah menjadi beberapa macam masakan, seperti : burung dara bakar, burung dara goreng, rica-rica burung dara, dara merah sambal balado, dan masih banyak lagi. Rasa dari daging burung merpati juga sangat khas lebih gurih dan agak manis, berbeda dari daging ayam, angsa, dan bebek. Tidak hanya itu, selain memiliki rasa yang lezat dan gurih, daging burung dara juga memiliki segudang kandungan gizi dan nutrisi, antara lain : Protein, Zat besi, Omega-3, Omega-6, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin B6, Vitamin B12, Riboflavin, Niasin, Asam folate, Kalsium, Magnesium, Potassium, Selenium, dan Fosfor.

Sebuah hasil riset yang telah dilansir di dalam International Journal of Agricultural Sciences and Natural Resources dinyatakan bahwa, Jumlah kandungan Vitamin, Protein dan Mineral pada daging burung merpati mengalahkan jumlah kandungan dari Daging Sapi dan Daging Kambing. Meskipun memang, satu-satunya kekurangan pada burung merpati yaitu kandungan Kolesterolnya yang sangat tinggi. Dimana kandungan Kolesterol burung merpati atau dara tidak kurang dari 121,1 mg dalam tiap 110 gram. Oleh karena itu disarankan untuk tidak sering-sering mengonsumsi daging burung merpati, konsumsilah sebagai selingan untuk beberapa kali dalam seminggu saja. 

Salah seorang profesor pakar sians-scientist dari Chinese Academy of Sciences, Beijing, China Prof. Yang Huanming B. Sc Ph.d, mengemukakan dalam penelitiannya bahwa, Senyawa-senyawa aktif yang terdapat pada daging dari burung merpati memiliki khasiat yang sangat luar biasa khususnya bagi kesehatan saraf mata dan sistem imun (kekebalan tubuh.).    

Temuan ilmiah dari The Skinny of Calorie Lab. menemukan bahwa, Kelengkapan nutrisi dari daging burung merpati merupakan salah satu yang terbaik. Makanan ini rendah akan kandungan Sodium di dalamnya namun merupakan salah satu sumber protein yang paling tinggi ketimbang daging hewan unggas lainnya. Selain itu, burung merpati atau dara memiliki kandungan Vitamin B3 (niacin), Fosfor dan Tembaga, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Zat besi, Zink dan Selenium, sehingga kemampuan dalam memenuhi kebutuhan gizi seseorang tidak perlu dipertanyakan lagi. Namun sayangnya, kandungan Kolesterol pada daging burung merpati ini terbilang sangat tinggi, bahkan bisa dibilang paling tinggi dibandingkan hewan-hewan unggas lainnya.

Adapun berikut beberapa khasiat dan manfaat daging burung merpati (dara) bagi kesehatan tubuh berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar nutrisionist. 

10 Manfat DAGING BURUNG MERPATI-DARA

1.  Sumber Protein Terbesar
Temuan ilmiah dari The Skinny of Calorie Lab. mendapati fakta bahwa, Kelengkapan nutrisi dari daging burung merpati merupakan salah satu yang terbaik. Makanan ini rendah akan kandungan Sodium di dalamnya namun merupakan salah satu sumber Protein yang paling tinggi ketimbang daging hewan unggas lainnya. Kandungan Protein pada  daging burung merpati tidak kurang dari 54,6 gr / 110% daily values.

2.  Mencerdaskan Otak
Menurut data dari USDA (United States Department of Agriculture), Daging burung merpati atau dara memiliki kandungan Omega-3 250 mg dan Omega-6 6400 mg dalam tiap 110 gr. Sangat tingginya jumlah kandungan Omega-3 dan Omega-6 pada daging burung merpati tersebut dipercaya dapat merangsang sel-sel tubuh dalam membangktikan fungsi kognitif otak sekaligus meningkatkan kemampuan otak dalam berfikir dan mengingat (memory ability).    

3.  Memperkuat Imunitas Tubuh
Daging dari burung merpati atau burung dara merupakan satu-satunya yang memiliki bermacam-macam vitamin di dalamnya, sebut saja Vitamin C, Vitamin A, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12, dll. Dengan tersedianya bermacam vitamin pada daging burung dara tersebut maka para pakar nutrisionist meyakini manfaat dari dagimg burung dara ini sangat bagus dalam menjaga dan memperkuat imuniatas tubuh (sistem kekebalan tubuh)    

4.  Menyehatkan Mata
Salah seorang profesor pakar sians-scientist dari Chinese Academy of Sciences, Beijing, China Prof. Yang Huanming B. Sc Ph.d, mengemukakan dalam penelitiannya bahwa, Senyawa-senyawa aktif yang terdapat pada daging dari burung merpati memiliki khasiat yang sangat luar biasa khususnya bagi kesehatan saraf mata dan sistem imun (kekebalan tubuh).   

Halaman berikutnya...

5 Cara Menghilangkan Jamur Pada Kucing menurut pakar Petology

Jamur kulit adalah penyakit yang ditimbulkan oleh parasit-parasit yang menyerang dan hinggap di suatu area kulit luar tertentu. Selain itu, jamur juga dapat bertempat tinggal dan berkembang biak diarea kulit tersebut dengan sangat cepat. Bentuk dari jamur kulit biasanya berupa plak putih solid yang melekat di area sekitaran kulit-bulu.


Tentu kita akan merasa risih dan gusar saat kucing kesayangan kita kedapatan memiliki jamur pada kulit atau bulu,jamur merupakan parasit yang berkembang di lingkungan lembab dan tertutup yang disebabkan oleh buruknya kondisi disekitar, jamur dapat berkembang biak dengan spora secara aseksual atau seksual, jika kondisinya memungkinkan jamur bisa berkembang biak secara cepat dan bersifat menyebar, oleh karenanaya jangan menganggap enteng dan mudah dalam penanganannya, perlu langkah dan penanganan yang tepat dan benar. Sobat jangan khawatir, disini akan kami menjabarkan penanganan yang tepat untuk mengatasinya secara terperinci. Berikut cara tepat dan benar menangani jamur pada kucing.

5 Cara Menghilangkan Jamur Pada Kucing menurut pakar Petology

1.  Beri ruang khusus bagi kucing yang terkena jamur (kandang / kamar)
Yang pertama,kita harus memberi tempat/ruang khusus bagi sang kucing. Sebaiknya pisahkan dari lingkungan sekitar anda atau yang terjangkau dengan orang lain. Ini bertujuan agar jamur yang berada pada kulit/badan kucing tidak menyebar ke daerah sekitar rumah/ruangan kita.

2.  Memotong bulu kucing pendek/secukupnya (bagi kucing berbulu panjang: Persia, Anggora, dll)
Dengan memotong bulu kucing secukupnya maka itu bisa mempermudah kita memberi penanganan untuk menghilangkan jamur pada kucing kesayangan. Disamping itu, dengan bulu kucing yang dipotong maka itu bisa memudahkan kita untuk melihat dan lebih tampak daripada jamur tersebut. Potonglah bulu kucing agar kita dapat membersihkan jamur disekitar kulit/badan kucing kesayangan kita. Disamping itu ini juga bermanfaat agar jamur tidak berkembang biak secara drastis, Jangan khawatir BULU YANG LEBAT AKAN TUMBUH KEMBALI JIKA DIPOTONG.

3.  Mandikan kucing dengan ramuan daun sirih + air hangat (2 x seminggu)
Langkah selanjutnya yaitu,mandikan kucing menggunakan daun sirih secara rutin 2 x seminggu. caranya adalah pertama-tama rebuslah air sekitar 500ml lalu masukkan 5-8 helai daun sirih rebuslah hingga mendidih, kemudian tiriskan air rebusan tadi lalu buang daun yang tadi sudah direbus, kemudian siapkan air 4-6 liter diwadah atau ember yang akan dimandikan kucing, kemudian campurkanlah air hasil rebusan daun sirih tadi dengan air yang sudah tersedia diwad atau ember tadi, mandikan kucing, basuhlah tubuh kucing menggunakan air tersebut secara perlahan-lahan hingga kedalam kulit atau akar bulu

4.  Gunakan minyak kelapa (Virgin Coconut Oil)
Cara yang berikutnya, berilah minyak kelapa pada daerah yang terdapat jamur dikulit kucing. Banyak apotik/petshop yang menjualnya,d isini saya merekomendasikan produk VCO (Virgin Coconut Oil) produk dari "VICO Bagoes Extra" atau jika kalian menemukan produk lain juga boleh juga,selama itu mengandung ekstrak minyak kelapa. Minyak kelapa sangat ampuh membasmi jamur pada kulit kucing karena mengandung asam laurat yang sangat efektif membunuh bakteri dan parasit yang menyebabkan timbulnya jamur. Oleskan minyak kelapa pada bagian yang terdapat jamur pada kulit kucing tersebut, dan lakukanlah tahapan ini dengan teratur dan rutin 1-2x sehari. Efek hasilnya akan terlihat skitar 1-2bulan kedepan.

Halaman berikutnya...

Kamis, 26 April 2018

11 Cara Mengatasi RAMBUT RONTOK (Alopesia)

Rambut rontok (Alopesia) adalah kondisi dimana rambut yang berada di kulit kepala mengalami patahan atau pelepasan dari reaksi produksi folikel akar rambut. Kondisi kerontokan rambut masih dianggap wajar apabila rambut lepas 100 helai / per hari, namun jika kerontokan rambut terjadi secara berlebihan maka hal itulah yang menandakan adanya masalah kesehatn di rambut dan kulit kepala. Para pakar spesialis kesehatan rambut dan kulit kepala sendiri telah menemukan beberapa penerapan-penerapan atau cara mengatasi rambut rontok ini melalui penelitian dan hasil riset ilmiah.


Pada umumnya, masalah rambut rontok ini merupakan gejala alami dari sel-sel folikel akar rambut yang bisa dialami semua orang. Namun memang jika kerontokannya terjadi secara tidak wajar, terus menerus dan berlebihan, maka hal itu perlu diwaspadai karena jika dibiarkan akan mengakibatkan kebotakan permanen. Penanganan atau cara mengatasi rambut rontok ini pun bisa menggunakan penerapan-penerapan yang simpel dengan menggunakan bahan-bahan alami atau herbal. Yang dimana bahan-bahan alami tersebut harus mengandung zat-zat yang nantinya diperlukan untuk mengatasi masalah kerontokan rambut ini. Beberapa zat-zat yang diperlukan oleh rambut dalam mengatasi rambut rontok yaitu : Protein, Vitamin A, Vitamin E, Zat besi, Fosfor, Potassium, Magnesium, dan lain sejenisnya. 

Seorang pakar kesehatan kulit kepala dan rambut dari Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Kuningan, Jakarta Selatan Dr. Edwin Tjuanda menyatakan bahwa, Kerontokan rambut merupakan kejadian alamiah dimana memang rambut bisa mengalami patah atau lepas (rontok) setidaknya 100 helai/per hari. Oleh karena itu, sejatinya kondisi kerontokan rambut  merupakan kejadian alami dan aman saja, namun memang jika kerontokan terjadi dalam volume yang cukup banyak dan terjadi secara rutin. Maka dari itu diperlukan adanya penangan yang serius karena jika tidak ditangani sesegera mungkin tidak mustahil rambut di kepala akan mengalami kebotakan (gundul).

Di dalam Journal of American Academy of Dermatology tahun 2006 disebutkan bahwa, Kekurangan zat besi bisa menjadi faktor penyebab utama dari terjadinya rambut rontok secara berlebihan. Karena memang pada dasarnya tubuh memerlukan asupan Zat besi untuk membantu proses regenerasi otot-otot serta sel-sel saraf di seluruh tubuh, tidak terkecuali sel-sel kulit kepala dan juga rambut. Selain itu, Zat besi juga bermanfaat dalam mebantu proses sirkulasi darah menuju bagian atas kepala sehingga rambut akan terjaga kondisi kesehatannya.

Salah seorang praktisi kedokteran terkenal dari Royal Free Hospital, London, Inggris Dr. Hilary Robert Jones M.D percaya bahwa, Solusi dari masalah kerontokan rambut bisa didapatkan dari daging-dagingan yang mengandung banyak Zat besi. Dimana kandungan Zat besi inilah yang dipercaya berdsarkan ilmiah sangat baik dalam membantu pertumbuhan rambut dan regenerasi sel-sel kulit kepala. 

"Pemicunya (rambut rontok) bisa jadi genetik, atau karena kondisi kulit seperti Psoriasis dan Eksim, masalah Tiroid, tapi juga bisa disebabkan karena kekurangan nutrisi. Nah, Kekurangan Zat besi inilah merupakan salah satu faktor penyebab utamanya," ujarnya. 

"Mereka yang menghindari mengonsumsi daging-dagingan (daging sapi, daging kambing daging ayam, dll) mungkin karena pola makan vegan dan vegetarian, bisa saja mereka tidak mendapatkan zat besi untuk rambutnya sehingga timbullah masalah kerontokan rambut ini," lanjutnya. 

Adapun berikut beberapa penanganan dan cara mengatasi rambut rontok berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar kesehatan kulit kepala-rambut.

11 Cara Mengatasi Masalah Rambut Rontok

1.  Oleskan Gel Lidah Buaya
Salah seorang ahli kesehatan rambut dan kulit kepala Dr. Dian Perwita Sari M.D menyatakan bahwa, Penggunaan lidah buaya terbilang sangat efektif dalam membersihkan folikel-folikel akar rambut dari kelebihan produksi minyak maupun sisa-sisa produk perawatan berbahan kimia. Manfaatkanlah lidah buaya dari daging atau gelnya saja untuk dioleskan ke bagian kulit kepala dan rambut.

> Cara menggunakannya : 
Siapkan 1 tangkai lidah buaya sepanjang 5-8 cm --> kemudian belah kulit luar dari lidah buaya tersebut --> ambil gel atau lendirnya terlebih dahulu --> kemudian oleskan ke bagian kulit kepal dan rambut secara merata --> biarkan selama 20-30 menit hingga gel lidah buaya tersebut agak mengering--> kemudian bilaslah menggunakan air bersih. Terapkan cara ini 2x sehari untuk mengatasi masalah rambut rontok secara permanen.

2.  Gunakan Sari Lemon atau Jeruk Nipis
Buah lemon dan jeruk nipis memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin E, Magensium dan Fosfor di dalamnya. Dimana kandungan-kandungan tersebut dipercaya dapat mengatasi rambut rontok secara efektif. Selain itu, buah lemon dan jeruk npis juga mengandung beberapa senyawa-senyawa Anti-Oksidan dan Anti-Inflamasi di dalmnya, sehingga kulit kepala tidak akan mengalami masalah infeksi, iritasi dan inflamasi (peradangan) yang nantinya bisa beresiko menimbulkan Alopesia (kebotakan).

> Cara menggunakannya :
Siapkan 1-2 buah lemon atau jeruk nipis --> kemudian belah menjadi dua bagian menggunakan pisau --> ambil sarinya terlebih dahulu atau bisa langsung kamu gosokan sari buah lemon atau jeruk nipis tersebut ke bagian kulit kepala dan rambut secara merata --> biarkan selama 25-40 menit hingga sarinya nampak mengering --> kemudian bilaslah menggunakan air bersih. Terapkan cara ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3.  Gunakan Ampas Kopi
Menurut hasil penelitian yang dilansir oleh pakar spesialis kesehatan kulit dan rambut dari Wolff Company’s Harstylish Dr. Adolf Klenk, menjelaskan bahwa kafein mudah berpenetrasi ke dalam akar rambut untuk menanamkan kandungan alamiahnya yang bisa menguatkan batang rambu dan meningkatkan pertubumbuhan rambut. Untuk meningkatkan pertumbuhan rambut yang lebih tebal dan banyak rambut membutuhkan sumber Energi dan Zat besi yang besar. Dimana seperti yang diketahui oleh para ilmuwan bahwa kafein salah satu sumber zat alami yang ampuh dalam mendorong dan membangkitkan Energi.

> Cara menggunakannya : 
Siapkan 1 kantung atau 1 sdm teh bekas --> kemudian sapukan ke kulit kepala dan rambut secara merata --> biarkan selama 30-40 menit hingga ampas daun teh bekas tersebut mengering --> kemudian bilaslah wajah menggunakan air bersih. Terapkan cara ini 2x sehari untuk menghilangkan keriput di wajah secara permanen.

4.  Gunakan Ampas Teh
Pada penelitian ilmiah yang dipublikasikan oleh British Journal of Dermatology, Inggris mendapati temuan bahwa, Kandungan kafein pada ampas daun teh bekas bisa sangat efektof digunakan sebagai perawatan pencegahan rambut rontok. 

> Cara menggunakannya : 
Siapkan 1 kantung atau 1 sdm teh bekas --> kemudian tempelkan ke kulit wajah secara merata --> biarkan selama 30-40 menit hingga ampas daun teh bekas tersebut mengering --> kemudian bilaslah wajah menggunakan air bersih. Terapkan cara ini 2x sehari untuk menghilangkan keriput di wajah secara permanen.

Halaman berikutnya...