Senin, 30 Oktober 2017

AWAS...! Pengunaan Kosmetik Bisa Memicu Keriput Di Wajah


Salah seorang pakar kesehatan kulit Dr. Retno Iswari Tranggono, SpKK menyebutkan bahwa, Pemakaian krim atau kosmetik wajah yang mengandung merkuri dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan terjadinya peradangan kulit di wajah. Peradangan kulit di wajah ini dapat menimbulkan masalah-masalah kesehatan kulit seperti : kulit kering, kulit kusam, dan kulit keriput.

Bahkan EPA dan WHO sama-sama pernah menyatakan bahwa, Hampir seluruh produk kosmetik kecantikan yang tersebar di berbagai tempat saat ini memiliki kandungan Mercury di dalamnya, meskipun dalam kadar yang sangat sedikit. Namun tetap saja, Merkuri atau Hg merupakan salah satu zat beracun yang bersifat zat karsinogenik (pemicu kanker).


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Manfaat PARE menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat MASKER TOMAT Bagi Kulit Wajah
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh

Kamis, 26 Oktober 2017

8 Kebiasaan MERUSAK MATA menurut para pakar Optometrist

Menjaga kesehatan mata adalah salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan supaya indera penglihatan mata dapat bekerja secara optimal. Namun tidak banyak orang yang peduli bahkan terkesan acuh dengan beberapa kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya dapat mempengaruhi daya penglihatan mata. Padahal, mata merupakan satu-satunya media Visual manusia yang memiliki tingkat reaktivitas yang cukup tinggi. Para pakar fisioterapist sendiri telah menemukan dan menganalisa beberapa kebiasaan penyebab yang bisa merusak kesehatan mata.


Seorang peneliti dan seorang ahli bidang kesehatan yang saat ini bekerja di NestlĂ© Research Centre of Switzerland Dr. Julie Hudry berpendapat bahwa, Penanganan dalam menjaga kesehatan mata terbilang mutlak sangat penting, karena memang kesehatan dan keaktifan mata diperlukan seseorang sebagai satu-satunya media Visualisasi. Salah satu poin paling vital dalam menjaga kesehatan mata adalah dengan pemenuhan gizi dan nutrisi, dia berujar : 

“Jadi, yang paling tepat (dalam menjaga kesehatan pandangan mata) adalah dengan tetap memberikan makanan beragam dan seimbang, yakni 5 jenis makanan keluarga dan susu (4 sehat, 5 sempurna) yang terdiri makanan pokok, lauk-pauk, susu, sayuran dan bebuahan,”.

Ada beberapa zat gizi yang spesifik berfungsi dalam menjaga kesehatan pandangan mata, yakni antara lain Vitamin A. Selain Vitamin A, diperlukan juga Protein dan Zat besi yang berfungsi dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sel-sel mata yaitu Asam Lemak Docosahexaenoic Acid (DHA).

Sedangkan menurut penelitian yang dihasilkan oleh American Academy of Ophtalmology (AAO), mereka mengemukakan bahwasanya, Anak-anak memiliki daya kemampuan mata yang lebih baik ketimbang orang dewasa, oleh karena itu anak-anak beresiko lebih rendah mengalami kelelahan pada mata dibandingkan orang dewasa. Sehingga, tidak jarang anak-anak lebih sering menonton TV dengan jarak yang dekat atau membaca buku yang terlalu dekat mata. 

Salah seorang doktor dan ahli Onkologis yang juga merupakan lulusan Fakultas kedokteran Stanford University Dr. James Tsai ,MD beranggapan bahwa, Banyak sekali kebiasaan-kebiasaan seseorang yang bisa menimbulkan kerusakan mata. Parahnya, sedikit dari mereka yang mengetahui atau menyadari kebiasaan-kebiasaan keseharian yang ternyata bisa menimbulkan kerusakan dan masalah kesehatan bagi mata. Ia berujar :

"Sebenarnya ada banyak hal yang sering dilakukan orang sehari-hari, yang bisa meningkatkan risiko penyakit mata (kelainan mata)," ujarnya. 

Ada beberapa penyakit atau kelainan mata yang bisa dijangkiti seseorang jika kita tidak peduli dalam menjaga kesehatan mata kita, antara lain seperti : Katarak, Rabun jauh, Rabun dekat, Mata Juling (Strabismus), Presbiopi, bahkan hingga Iridosiklitis tingkat akut. Penyakit-penyakit tersebut bisa muncul justru dari berbagai kebiasaan-kebiasaan seharian yang dianggap sepele.

--- BACA JUGA : ---

Berikut beberapa penyebab dan kebiasaan yang bisa merusak kesehatan mata menurut penelitian para pakar fisoterapist dan onkologist :

8 Penyebab dan Kebiasaan Merusak Mata

1.  Mengucek Mata
Menurut Prof. Charles McMonnies, dari UNSW (University of New South Wales) School of Optometry and Vision Science mengemukakan bahwa, Mengucek-ngucek mata terbukti secara langsung dapat melukai mata bagian Kornea. Karena pada saat kita mengucek mata, tekanan yang dihasilkan 10 kali lebih besar daripada tekanan mata pada saat normal. Dan pada akhirnya beberapa masalah kesehatan mata pun akan muncul antara lain : Glaukoma (rusaknya saraf optik mata), Iritasi Mata, Pendarahan di bagian Mata, Infeksi Mata, dan masih banyak lagi.

2.  Penggunaan Kontak Lensa
Sejatinya, penggunaan kontak lensa masih diperbolehkan jika penggunaannya menurut anjuran dokter atau ahli bedah mata yang sudah memiliki sertifikat resmi. Namun memang kebanyakan kontak lensa yang tersebar saat ini masih banyak yang belum memenuhi standart pakai dan juga tanpa sertifikasi lengkap. Menurut studi dari American Academy of Ophthalmology (AAO), Amerika Serikat telah ditemukan bahwa pengguna kontak lensa di malam hari memiliki risiko terjadinya kelainan Ulkus Kornea 10 sampai 15 kali lebih tinggi  daripada orang yang menggunakan lensa kontak hanya pada siang hari. Jadi sangat disarankan bagi kalian pengguna kontak lensa untuk melepasnya di malam hari menjelang tidur karena hanya akan menyebabkan infeksi dan mendorong pertumbuhan bakteri pada mata itu sendiri.

3.  Terlalu lama menonton Layar TV, Komputer, Laptop, Smartphone, dll
Temuan lain yang dihasilkan oleh American Academy of Ophtalmology (AAO) membuktikan bahwa Over-Activity pada saat menonton suatu layar sepert TV, LCD, Smartphone, dll. hal itu memiliki resiko besar dalam munculnya gangguan mata seperti Hyperopia (Rabun Dekat).

4.  Kebiasaan Membaca dengan Posisi yang salah
Salah seorang ahli kesehatan yang saat ini bekerja di NestlĂ© Research Centre of Switzerland Dr. Jile Hudry berpendapat bahwa, “BENAR” Posisi membaca memang sangat erat kaitannya dengan masalah kesehatan pandangan mata. Apabila kita terbiasa melihat dari jarak dekat (kurang dari 30 cm) secara terus menerus, maka otot dan saraf mata akan terus berkontraksi dan Hyperaktiv (bekerja lebih dari biasanya). Dengan demikian maka akan menyebabkan lensa mata kita semakin cembung, dan pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya Myopia (Rabun jauh), atau mata tidak bisa lagi melihat objek yang jauh. Beberapa posisi membaca yang tidak dianjurkan oleh para ahli kesehatan antara lain : jarak membaca yang terlalu dekat dan juga posisi membaca sambil tidur-tiduran. 

Halaman berikutnya...

Rabu, 25 Oktober 2017

Ceker Ayam Berbahaya Menurut Pakar Nutrisionist

Ceker Ayam merupakan bagian kaki ayam yang sebenarnya “agak” tidak lazim untuk dikonsumsi, meskipun memang bagian ceker ayam ini sangat memungkinkan untuk diolah untuk dijadikan berbagai jenis masakan. Belakangan ini, masakan atau kuliner berbahan dasar ceker ayam terbilang cukup “nge-hits” dan cukup populer, beberapa macam jenis masakan atau kuliner yang bisa diolah dengan menggunakan bahan dasar ceker ayam antara lain : Ceker balado, Soto Ceker, Gudeg Ceker, Ceker kuah, Ceker goreng, Ceker Pedas, atau bahkan Seblak Ceker. Namun, Seiring berkembang pesatnya beberapa usaha dengan olahan Ceker Ayam ini, maka muncul opini-opini dan pertanyaan mengenai Ceker Ayam dari sudut pandang kesehatan gizi dan nutrisi-nya.


Tidak jarang juga munculnya pertanyaan-pertanyaan dibeberapa forum kesehatan mengenai gizi nutrisi yang terkandung di dalamnya (Ceker Ayam), dan apakah ceker ayam memiliki khasiat manfaat atau malah berbahaya bagi kesehatan. Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini dari beberapa para ahli Kesehatan, Gizi, dan Nutrisi : 

CEKER AYAM, Berbahaya atau Bermanfaat bagi tubuh kita...?

Seorang pakar gizi nutrisi yang sangat terkenal dan juga seorang Guru besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS berujar :

“Kandungan Kolagen dalam Ceker (ceker ayam) ini pada dasarnya dapat digunakan untuk memperlancarkan area persendian yang ngilu,” ujarnya.

“Apabila Ceker (ceker ayam) direbus maka akan mengeluarkan kaldu, kaldu tersebut mendatangkan atau menjadi sumber Kalsium baik yang berasal dari tulang kaki ayam,” lanjutnya.

Sedangkan sebuah penelitian lain yang dilakukan oleh American Cancer Society tahun 2006 telah dinyatakan bahwa, Manfaat dan khasiat dari ceker ayam setara dengan sirip Ikan hiu sebagai obat alternatif alami penangkal Kanker (Carsinogen) dan masalah tulang rawan.

Temuan ini juga membuktikan bahwa sama halnya Sirip Ikan Hiu, Ceker Ayam juga kaya akan kandungan Glukosamin dan Kondroitin,dimana 2 senyawa tersebut sudah lama dijadikan sebagai bahan alami Antiradang. 

Tidak hanya itu, mereka mengemukakan bahwa kelebihan lain dari Ceker Ayam yang tidak dimiliki Sirip Ikan Hiu adalah kandungan Kolagen yang sangat tinggi. Kolagen merupakan sejenis protein yang sangat terkenal penggunaannya dalam pengadaan bahan produk-produk kosmetik, kecantikan dan kulit.

Sedangkan salah seorang Dokter dan ahli Ginekolog asal Tiongkok Dr. Lily Huang M.D berpendapat bahwa, Ceker Ayam pada dasarnya memiliki banyak sekali kandungan gizi dan nutrisi bermanfaat di dalamnya, Namun faktor perawatan, penggunaan obat-obatan, lingkungan sekitar dan kebersihan sekitar sangat-sangat bisa mempengaruhinya. 

"Ayam-ayam yang dijual di pasaran dan dikonsumsi orang banyak sekarang adalah ayam-ayam peternakan modern. Bukan lagi ayam yang hidup di alam bebas atau diternak dengan cara tradisioal (ayam kampung). Ayam peternakan tumbuh dengan bantuan zat-zat kimia," ujarnya.

Dan buruknya Zat-zat kimia ini selalu disuntikkan pada bagian kaki dan sayap ayam, dan "Ekstraknya" akan berceceran tersebar di kandang-kandang penempatan ayam tersebut yang dimana dijadikan pijakan bagi ayam-ayam lainnya, karena sebab inilah para ahli mendeskritkan bahwa kaki ayam yang tidak terawat memiliki berbagai jenis bakteri, kuman dan virus yang amat berbahaya. 

Maka semakin sering kamu mengkonsumsi ceker, maka hal itu hanya akan mempermudah zat-zat tersebut masuk ke tubuh. Bagi perempuan, zat-zat kimia yang dicampuri dengan bakteri, kuman dan virus tersebut bisa menyebabkan efek Over-Reaktiv karena akan menambah sekresi hormon, yang kemudian akan terakumulasi menjadi racun, yakni dalam bentuk Karsinogen. Tidak hanya masalah infeksi atau luka dalam biasa, penyakit lain yang sangat berpotensi menjangkiti antara lain : Kista Coklat, Kanker Rahim, Kanker Serviks, hingga Kanker Payudara.

Halaman berikutnya...

Senin, 23 Oktober 2017

11 Cara Menjaga Kesehatan Telinga menurut pakar THT

Memiliki pendengaran telinga yang bagus, tajam dan jernih tentu merupakan dambaan setiap orang, karena memang telinga-lah satu-satunya panca indera yang berfungsi utama sebagai media audio atau pendengaran bagi seorang manusia. Para pakar fisioterapist sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara mengatasi dan menjaga kesehatan telinga dengan menggunakan bahan-bahan alami, yang tentunya penerapan-penerapan tersebut tidak memiliki efek samping.


Namun dengan munculnya macam gangguan dan faktor-faktor tertentu pendengaran telinga manusia bisa mengalami penurunan dan bahkan hingga kehilangan fungsi indera tersebut, kejadian seperti ini biasa disebut Tuli atau Ketulian. Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi penurunan fungsi indera pendengaran telinga antara lain : Usia, Penyakit (seperti Diabetes, Hiertensi, dll), iritasi bagian dalam telinga, pemakaian obat-obat tertentu hingga kebiasaan atau gaya hidup seseorang.

Menurut organisasi kesehatan dunia WHO (World Health Organization) hingga tahun 2015, sekitar 360 juta orang di seluruh dunia sudah menderita gangguan pendengaran telinga. Sementara, ada sekitar 1,1 miliar orang lainnya di dunia berisiko menderita gangguan pendengaran akibat beberepa kebiasaan buruk, salah satunya penggunaan alat pemutar musik erphone, headset, dll yang secara nyata dapat membahayakan pendengaran.

Sedangkan Menurut American Hearing Research Foundation, ada dua jenis gangguan pendengaran yang berkaitan dengan Ototoksisitas. Gangguan pertama adalah gangguan Sensorineural. Gangguan Sensorineural mengacu pada kerusakan yang terjadi pada telinga bagian dalam, yang disebabkan oleh obat-obatan, atau kemoterapi. Gangguan ini sering menjadi gangguan yang permanen.

Kemudian, gangguan kedua yang sering muncul adalah gangguan pendengaran konduktif yang menyerang telinga luar atau tengah dan sering dikaitkan dengan pelaksanaan Radiasi seperti kebiasaan mendengarkan musik menggunakan earphone, sering mendengar suara-suara yang terlalu keras, atau Radiasi dari gelombang-gelombang elektromagnetik. Kebanyakan gangguan-gangguan sejenis ini bersifat sementara.

Pada jangka pendek, masalah gangguan pendengaran telinga ini memang tidak begitu nampak efek akibatnya, namun akan baru terlihat pada jangka panjang, dimana jika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan pendengaran telinga Kronis (parah) maka pengobatan dan pemulihannya akan membutuhkan waktu dan biaya yang sangat mahal. Lalu bagaimana cara mengatasi dan mencegah supaya kesehatan pendengar telinga kita tetap terjaga...?.

Berikut beberapa ulasan mengenai cara mengatasi dan menjaga kesehatan telinga menurut penelitian-penelitian para pakar fisioterapi : 

11 Cara Mengatasi dan Menjaga Kesehatan Pendengaran Telinga 

1.  Penuhi kebutuhan Magnesium dan Kalium
Memenuhi kebutuhan Magnesium dan Kalium merupakan kunci dalam mengatasi dan menjaga kesehatan pendengaran telinga. Mineral-mineral tersebut bekerja secara nyata dalam meningkatkan dan menjaga kadar cairan dalam darah di area telinga dan beberapa jaringan telinga, sehingga kinerja pendengaran telinga akan selalu berfungsi secara optimal dan maksimal.

Beberapa makanan dan minuman yang kaya akan kandungan Magnesium antara lain : Susu, Daging-dagingan, ikan, dan Sayuran hijau. Sedangkan Kalium bisa kamu dapatkan dari beberapa makanan seperti : Kentang, Jeruk, Tomat, Kismis, Pisang, Bayam, Melon dan Yogurt.

2.  Penuhi kebutuhan Vitamin B1 dan Vitamin A
Pemenuhan Vitamin B1 atau Cobalamine di dalam tubuh bertujuan untuk membantu meningkatkan daya pendengaran dengan mengatur pembentukan sel darah merah di sekitar area telinga, membantu dalam proses metabolisme Homosistein, dan juga mencegah timbulnya masalah Tinnitus (penyakit berdengung kuping).

Sedangkan Vitamin A juga dibutuhkan dalam menjaga radikal bebas yang terbentuk akibat dari kebisingan, dimana memang kebisingan ini dapat mengurangi sirkulasi darah ke telinga bagian dalam, sehingga akan menurunkan daya indera pendengaran telinga.

3.  Penuhi Kebutuhan Seng dan Asam folat
Manfaat kandungan Seng dan Asam Folat tidak hanya dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, tapi juga sangat baik dalam menjaga kesehatan pendengaran telinga agar tetap jernih dan tajam. Oleh karena itu para ahli sangat menyarankan untuk memenuhi sumber makanan yang banyak mengandung seng dan asam folat seperti sayur-sayuran hijau, ikan-ikanan dan buah-buahan. 

4.  Penuhi kebutuhan Vitamin D
Makanan yang tinggi akan kandungan Vitamin D dapat secara efektif mencegah pengapuran dalam telinga, seperti yang kita ketahui masalah pengapuran dalam telinga ini memang masalah kompleks yang dapat menurunkan fungsi pendengaran hingga merusak saraf-saraf telinga. Beberapa makanan yang kaya akan Vitamin D antara lain : Minyak ikan (Omega-3), ikan salmon, Tuna, Makarel, Hati sapi, dan Kuning Telur.

Halaman berikutnya...

Kamis, 19 Oktober 2017

8 Cara Menghilangkan Rasa NGANTUK (KANTUK)

Mengantuk sebenarnya merupakan kejadian umum yang bisa dialami siapa saja yang menandakan tubuh diharuskan untuk tidur atau ber-istirahat, Namun memang ketika sedang bekerja atau belajar, timbulnya rasa kantuk atau mengantuk ini secara langsung dapat mengurangi tingkat produktivitas kerja dan juga mengurangi tingkat fokus konsentrasi seseorang. Para pakar medis-fisioterapis sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara menghilangkan ngantuk (rasa kantuk) menurut beberapa hasil riset dan penelitian ilmiah..


Salah satu faktor yang mendasari seseorang mengalami Kantuk atau Mengantuk menurut para ilmuwan adalah karena terjadinya proses Reduksi O2 (Oksigen) yang diserap tubuh, sehingga otot dan saraf Otak akan bereaksi menjadi melemah sehingga mengakibatkan kantuk, lelah, letih dan lesu. Penurunan kadar Oksigen di dalam otak-lah yang paling berdampak terhadap timbulnya rasa Kantuk ini, meskipun pola makan, pola hidup dan hiperaktivitas juga dapat mempengaruhi.

Adapun seorang professor ahli gizi, nutrisi dan psikologi di Universitas Cornell, New York, Amerika serikat Prof. David Levitsky berpendapat bahwa penyebab makan atau makanan dengan porsi yang banyak juga dapat berdampak terhadap seseorang menjadi merasakan kantuk (mengantuk). Saat makanan mencapai perut (usus, lambung dan sebagainya) secara otomatis aliran darah juga bergeser dari otot dan otak menuju ke perut (usus, lambung dan sebagainya). Dan saat darah turun dari otak ke perut itu-lah yang menyebabkan mengapa orang menjadi lelah,letih, kantuk, bahkan hingga pusing. Dia berujar :

"Saat seseorang makan, sistem saraf parasimpatis akan terangsang teraktivasi. Namun, sejauh mana hal itu bisa sebabkan kantuk (mengantuk) tergantung pada seberapa banyak makanan yang ia makan," ujarnya.

Sebuah penelitian lain yang dilakukan oleh beberapa para ahli di Harvard University, Amerika Serikat mengemukakan bahwa, kebiasaan tidur siang antara 1 hingga 1,5 jam di waktu penghujung siang terbukti dapat membuat pikiran seseorang merasa menjadi lebih jernih dan lebih Fit setiap harinya. Beda halnya pada mereka yang tidak meluangkan sedikit waktu siangnya untuk tidur, mereka akan lebih merasa kantuk dan lelah yang mengakibatkan menurunnya produktivitas kerja mereka.

Lalu bagaimana cara konkrit dalam mengatasi kantuk saat kita sedang bekerja atau belajar...? Berikut ulasan lengkap mengenai beberapa penerapan atau cara menghilangkan rasa mengantuk (rasa kantuk) menurut penelitian dan hasil riset dari pakar fisioterapi : 

8 Cara Jitu Menghilangkan Rasa Kantuk (Mengantuk) 

1.  Perbaiki Pola Tidur
Kunci utama dalam menangani masalah mengantuk di saat bekerja atau belajar adalah menjaga atau memperbaiki pola tidur, khususnya waktu tidur malam. Para ahli sepakat bahwa durasi seseorang untuk tidur malam idealnya adalah 8-9 jam untuk orang dewasa. Sedangkan untuk remaja, 9 jam adalah waktu yang tak bisa ditawar-tawar. Aktivitas Begadang malam juga merupakan hal yang “wajib” dihindarkan jika kamu tidak ingin mengantuk di siang harinya.

2.  Jangan lewatkan Sarapan pagi
Sarapan pagi memgang peranan penting dalam memberi asupan tenaga dan energi bagi tubuh agar tetap fit dan segar. Salah seorang dewan guru besar dari IPB Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS berujar “Tubuh membutuhkan asupan makanan agar dapat melakukan aktivitas dengan baik. Pada pagi hari, tubuh membutuhkan asupan energi yang cukup karena pada pagi hari seseorang melakukan banyak aktivitas. Oleh karena itu, setiap orang sangat disarankan untuk sarapan pagi agar dapat melakukan aktivitas tanpa merasa kelelahan (letih, lesu, kantuk dan semacamnya),”.

3.  Cuci Muka
Cuci muka merupakan cara paling instan namun efeknya paling nyata dan paling cepat. Ini dikarenakan efek Relaksasi yang dirasakan kulit sehingga otot dan saraf tubuh mengalami efek “kejut” yang mengakibatkan tubuh menjadi kembali segar dan Fit dalam sekejap.

4.  Minum Kopi
Kafein yang terkandung di dalam kopi memang sudah sejak lama terbukti dapat mengatasi rasa kantuk (mengantuk) seseorang secara signifikan. Meski memang pada penderita kelainan Kantuk Kronis (kantuk berat), penggunaan kopi atau juga teh ini tidak begitu berhasil.

Halaman berikutnya...

Rabu, 18 Oktober 2017

Inilah alasan mengapa DILARANG menggunakan Handphone saat berada di Pesawat

Bagi kalian yang memiliki pengalaman bepergian dengan menggunakan pesawat tentu pernah menjumpai larangan menggunakan Ponsel saat sedang pesawat terbang. Perlu kamu ketahui, bahwa penggunaan ponsel saat pesawat sedang terbang sangat dilarang, hal ini sangat dilarang dikarenakan penggunaan ponsel dengan memanfaatkan sinyal akan sangat menganggu gelombang radio (radiasi) yang sangat diperlukan oleh pilot saat sedang menjalin komunikasi dengan pihak ATC (Air Traffic Control) yang sedang bertugas atau juga untuk menge-check informasi perangkat pesawat. 


Larangan Keras Penggunaan PONSEL saat sedang berada di Pesawat 

Larangan tersebut memang termasuk dalam Larangan keras tingkat tinggi, sampai-sampai setiap peraturan pesawat yang ada di wilayah indonesia diberlakukan aturan sebagai berikut : "Setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan: Pengoperasian peralatan elektronika yang mengganggu navigasi penerbangan" Demikian bunyi pasal 54 butir (f) dalam Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Itulah kenapa di setiap ponsel pasti memiliki penggunaan mode Flight (penerbangan). Flight mode merujuk pada kondisi dimana perangkat ponsel (atau gadget lainnya) dimatikan bagian pemancarnya saja, biasa disebut transmitter disable. Yang artinya, bagian-bagian di dalam perangkat yang dapat memancarkan gelombang radio gelombang elektromagnetiknya seperti Bluetooth, NFC, GPS, LAN, Wi-Fi, GSM/CDMA, dll secara otomatis di set-up untuk NON-AKTIF dalam kata lain, segala gelombang sinyal yang ada ponsel dalam keadaan dimatikan. 

Memang tanpa disadari, dimana saat kita duduk di pesawat, di bawahnya terdapat rangkaian transmitter dan kabel yang memiliki peran penting dalam kelancaran penerbangan pesawat. Seperti saat kita meletakkan Ponsel di dekat perangkat televisi atau radio, pasti akan terdengar getaran suara tambahan yang mengindikasikan bahwa Ponsel sedang mencari sinyal tambahan, atau menginformasikan bahwa akan ada pesan / telepon masuk. Pesawat pun demikian, Pilot yang bertugas akan mengandalkan radio pemancar sinyal yang akan membantunya berkomunikasi dengan ATC (Air Traffic Control) terdekat dan mendapatkan panduan tepat. Jika terdapat sebuah sinyal tambahan dari dalam pesawat yang juga sedang mencari sinyal, maka sinyal-sinyal tersebut akan “berebut” dan akhirnya menghasilkan getaran suara yang hampir sama dengan sinyal yang kita dengar saat mendekati perangkat televisi atau radio. Kesalahan teknis pun bisa terjadi setelahnya karena tidak dapat mendengarkan instruksi dari ATC dengan jelas.

Halaman berikutnya...

11 Cara Simpel Mengatasi Tumit Kaki Pecah-Pecah

Tumit merupakan organ tubuh paling vital dalam menyangga tubuh seseorang saat sedang berdiri, jalan ataupun berlari. Dengan beban yang seluruhnya di topang oleh tumit kaki ini yang sangat sering menyebabkan tumit kaki menjadi pecah-pecah, meskipun faktor usia, suhu cuaca dan gaya hidup juga sangat mempengaruhinya. Para pakar dermatologist sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara mengatasi tumit kaki pecah-pecah dengan menggunakan bahan-bahan alami, yang tentunya penerapan-penerapan tersebut tidak memiliki efek samping.


Salah seorang anggota APMA (American Podiatric Medical Association), yang juga seorang seorang ahli Patology kaki Dr. Jacqueline Sutera berpendapat bahwa, Jika seseorang memiliki terlalu banyak gesekan pada kulit (telapak kaki) yang cukup tebal, maka lapisan kulitnya bisa terbelah (pecah-pecah). Selain itu, menggunakan sepatu dengan bagian belakang yang terbuka dan tidak mendukung tekanan tumit juga bisa menimbulkan kulit tumit menjadi kering, yang dimana akan sangat rentan terjadinya pecah-pecah di bagian kulit kaki tersebut.

Salah seorang pakar kesehatan yang juga seorang staff fakultas kedokteran UI (Universitas Indonesia) Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp. KK (K) ikut mengomentari perihal tumit kaki pecah-pecah ini seperti sebagai berikut :

“Kulit (talapak tumit kaki) kalau bergesekan dengan keramik bisa menyebabkan panas, sehingga kulit kaki menjadi pecah-pecah,” ujarnya.

Pada umumnya, kulit kaki yang terlihat pecah-pecah memang sebagian besar kasus kejadian tidak berdampak pada kesehatan. Namun tentunya keberadaan pecah-pecah pada kulit tumit kaki ini agak mengganggu seseorang karena memang dapat menurunkan kualitas penampilan keindahan kulit kaki kita. 

Berikut beberapa ulasan mengenai penerapan atau cara mengatasi tumit kaki pecah-pecah menurut pendapat dari pakar dermatology :

11 Cara Mengatasi Tumit Kaki Pecah-Pecah

1.  Lemon dan Garam
Perasan air lemon yang dilarutkan dengan garam akan menghasilkan suatu cairan yang sangat efektif dalam mengatasi tumit kaki pecah-pecah.  Komposisi yang dihasilkan dari keduanya seperti Vitamin C, Magensium dan Asam Asetat yang bekerja aktif dalam melembabkan kulit, mengatasi peradangan kulit, mengatasi infeksi kulit, dan melepaskan sel-sel kulit mati yang terdapata di tumit kaki. Peraslah sari (air) lemon kemudian campurkan dengan garam, kemudian gunakan sebagai bahan olesan untuk tumit kaki. Untuk hasil yang maksimal gunakan 1x dalam sehari selama 1-2 bulan.

2.  Minyak Zaitun
Minyak zaitun merupakan bahan alami yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan kulit, tidak terkecuali kulit bagian telapak dan tumit. Pada kasus tumit pecah-pecah, Minyak Zaitun berperan sangat aktif dalam menjaga kelembaban dan kondisi kesehatan tumit kaki secara keseluruhan. Ini dikarenakan kandungan dari Minyak Zaitun seperti : Vitamin E yang sangat tinggi, Vitamin D, Zat Anti-inflamasi dan semacam Zat Dimethicone. Gunakanlah Minyak Zaitun sebagai bahan oles pada bagian pecah-pecah di tumit kaki tersebut, lakukan rutin setidaknya 2x dalam sehari selama 1-2 bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3.  Gliserin
Gliserin merupakan salah satu “solusi terbaik” dalam mengatasi tumit kaki pecah-pecah. Tidak hanya itu, penggunaan cairan ini juga tidak membutuhkan waktu lama jika dilihat dari hasilnya. Selain paling efektif dan efisien, Gliserin bisa dibilang sebagai bahan yang sangat mudah diaplikasikan dan diterapkan pada segala jenis kerusakan tumit pecah-pecah, baik dari tingkat pecah-pecah yang masih belum parah hingga tingkatan yang sudah termasuk terlalu parah.  

4.  Lidah Buaya
Gel dari Lidah Buaya merupakan salah satu Gel terbaik yang bisa kamu terapkan pada kulit tumit yang pecah-pecah atau kering. Ini dikarenakan Lidah Buaya memiliki sifat penyembuhan yang dapat merawat dan me-regenerasi kulit luar yang dihasilkan dari kandungan-kandungan seperti : Vitamin C, Anti-Bacterial, Emolient, dll. Gunakanlah Gel (lendir) lidah buaya yang terdapat di daging lidah buaya tersebut, kemudian oleskan pada bagian tumit kaki tersebut, lakukan rutin setidaknya 2x dalam sehari selama 1-2 bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Halaman berikutnya...

Sabtu, 14 Oktober 2017

6 Bahaya Menahan-Nahan Kencing menurut Para Ahli

Kebutuhan BAK (Buang Air Kencing) sendiri merupakan kejadian umum yang pastinya di alami oleh siapa saja dan bisa terjadi kapan saja. BAK (Buang Air Kencing) merupakan proses dimana kandung kemih telah melebihi kapasitas oleh adanya air kencing atau Urine. Kemudian air kencing atau Urine dibawa melalui Ureter menuju kandung kemih, dan akhirnya dibuang keluar melalui Uretra / saluran kencing jika kapasitas air kencing di kandung kemih sudah melebihi kapasitas. Kandung kemih rata-rata memiliki kapasitas menampung urine sekitar 0,4 liter. Para pakar medis juga sangat menekankan mengenai bahaya menahan-nahan kencing ini karena menurut hasil penelitian dampaknya akan sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh.


Normalnya, orang dewasa bisa kencing 7 kali dalam sehari, namun tahukah kamu beberapa survey menyebutkan bahwa kebanyakan para pekerja kantoran “khususnya wanita” sering sekali menahan kebutuhan kencing selama berjam-jam, bahkan rata-rata wanita bisa menahan kebutuhan kencing hingga 7 jam lamanya. Padahal jika dikaji menurut segi kesehatan hal itu sangat membahayakan bagi tubuh.

Salah seorang pakar kesehatan dan profesor Neurology yang juga menjabat sebagai Vice President of Research at Rhode Island Hospital Dr. Peter Snyder, berujar :

“Kebiasaan menahan kencing pada orang dewasa akan membawa masalah besar. Tidak pandang ia berjenis kelamin lelaki maupun perempuan, ia (menahan kencing) bisa menyebabkan infeksi pada saluran kencing (Uretra),” . 

“Dalam kasus yang lebih buruk, ia akan mengakibatkan masalah ketidak mampuan mengontrol buang air kecil (Inkontinensia Urine),” lanjutnya.

Pendapat lain yang dikemukakan oleh salah seorang dokter spesialis anak Dr. Sudung O. Pardede, Sp.A, ia menyatakan bahwa "Sekali dua kali menahan (BAK / Buang Air Kecil) masih bisa ditoleransi. Tapi, kalau ditahan secara terus menerus, air yang seharusnya keluar melalui uretra akan naik ke atas kembali menuju ginjal. Ini berbahaya karena urin mengandung Bakteri,”

Seperti yang kita ketahui bahwa kebutuhan akan BAK (Buang Air Kencing) merupakan kebutuhan alami yang bisa dialami kapan saja dan dimana saja. Para ahli mengumpamakan menahan-nahan kebutuhan kencing ini seperti menahan-nahan limbah,kotoran, dan racun yang seharusnya keluar. Jika hal ini dilakukan terus-menerus dan menjadi kebiasaan, maka akan berdampak sangat buruk bagi tubuh kita.

Sedangkan menurut pengertiannya : Air Kencing, Air seni atau Urin merupakan cairan sisa-sisa makanan atau minuman yang terjadi dari akibat dari proses pembuangan metabolisme di dalam Ginjal, atau biasa disebut proses Ekskresi. Air kencing akan di-filter di dalam ginjal, kemudian dibawa melalui Ureter menuju kandung kemih, dan akhirnya dibuang keluar tubuh melalui Uretra (saluran kencing).

Lalu apa saja bahayanya jika seseorang menahan-nahan kencing terlalu lama...?. Berikut ulasan lengkap mengenai bahaya menahan-nahan kencing menurut pakar medis dan urology :

6 Bahaya Menahan-nahan Kencing

1.  Infeksi Kandung Kemih
Risiko Bakteriuria (bakteri dalam urin) akan sangat berdampak terutama pada bagian kandung kemih yang akan berkelanjutan ke saluran kemih. Urin yang sering tertahan terlalu lama dan terlalu sering di kandung kemih hanya akan memperburuk tingkat kesehatan dan Disfungsi pada kandung kemih itu sendiri. Dengan terjadinya infeksi kandung kemih ini maka akan muncul sensasi rasa nyeri, perih hingga terasa seperti terbakar.

2.  Infeksi saluran kemih
Sehubungan dengan kandung kemih, saluran kemih akan juga akan terkena dampak dengan berkembangnya bakteri, virus dan kuman yang hingga terlalu lama di sekitaran saluran kemih, yang dimana hal itu akan berakibat terjadinya infeksi terhadap salauran kemih tersebut. Dalam kasus yang tidak terlalu kompleks, infeksi saluran kemih bisa mudah diobati dengan Anti-Biotik.

3.  Pembengkakan Kandung Kemih
Masalah pembengkakan kandung kemih akan muncul ketika bagian permukaan kandung kemih tertumpuk urine yang menyebabkan berkembangnya Bakteri dan Virus di dalam kandung kemih, dan salah satu akibat buruknya adalah terjadinya pembengkakan pada kandung kemih. 

Halaman berikutnya...

Rabu, 11 Oktober 2017

Fenomena Laptop Meledak

Belakangan ini ada kabar menggemparkan mengenai kejadian Laptop Meledak. Kabar berita mengenai laptop meledak ini sudah sangat santer diberiktakan oleh berbagai Media Berita maupun juga Media Sosial.


Sebenarnya sudah banyak kasus mengenai meledaknya barang elektronik, khususnya HP dan Smartphone. Namun kali ini bukan HP atau Smartphone yang menjadi objek kejadiannya, melainkan sebuah “Laptop”. Kejadian ini terjadi pada tahun 2017, menimpa seorang warga California Amerika Serikat bernama Devon Johnson.

Awal mula kejadiannya adalah ketika Devon Johnson mengecas laptop DELL bertype INSPIRON-nya diatas tempat duduk. Kemudian tiba-tiba laptop tersebut pun mengeluarkan suara ledakan disertai dengan percikan api, melihat kejadian itu maka Devon respon untuk mencopot stop kontak dari aliran listrik, pada kali ini laptop masih terlihat baik-baik saja. Namun selang beberapa waktu kemudian ia malah kembali mengecas laptop tersebut, dan tak lama setelah itu laptopnya pun kembali meledak. Namun kali ini laptopnya hancur terbakar, termasuk perangkat-perangkat didalamnya.
Pihak dari DELL sendiri sampai saat ini masih belum mengeluarkan penjelasan mengenai kejadian yang heboh tersebut. Saat ini baik dari pihak Devon Johnson bersama dengan DELL terus melakukan kajian dan penyelidikan lebih dalam.

Dari kejadian ini dapat disimpulkan bahwa kita dihimbau agar melakukan parawatan pada charger dan baterai, hal ini tidak boleh dianggap remeh karena tentu akan mengakibatkan bahaya bagi Laptop dan juga orang-orang yang ada disekitarnya. Pada kali ini saya akan menjelaskan beberapa tips dan ulasan bagaimana merawat dan melakukan Charging (CAS) dengan tepat dan benar agar terhindar dari kejadian LAPTOP MELEDAK.

Tips Mencegah LAPTOP Meledak

1.  Gunakan baterai yang layak dipakai
Baterai memegang peranan penting atas terhubungnya aliran listrik pada segala macam perangkat. Oleh karena itu, salah satu hal utama yang harus diperhatikan adalah BATERAI YANG LAYAK digunakan. Baik baterai Laptop maupun Netbook, keduanya harus menggunakan baterai yang layak untuk dipakai. 
Adapun baterai yang tergolong “Layak digunakan” adalah baterai yang masih sehat secara fisik dan juga performanya (ketahanan). 

2.  Tempatkan laptop dengan benar (baik saat di-cas atau sedang tidak di-cas)
Saya sendiri masih mendapati teman, kerabat, bahkan dosen yang melakukan hal ini. Kebanyakan yang sering saya jumpai, mereka menempatkan Laptop diatas Kulkas, dibelakang TV, disamping Rice cooker, dan masih banyak lagi. Perlu dikeyahui bahwa, tempat-tempat yang cenderung tertutup atau hangat hanya akan meningkatkan suhu laptop, hindarilah hal-hal semacam ini karena akan sangat membahayakan. 
Kita dianjurkan menempatkan laptop pada area terbuka, karena hal itu sangat efektif dalam menurunkan suhu panas dari Laptop itu sendiri.

3.  Pakailah Charge (Cas) yang sehat
Selain Beterai, Charge juga menjadi aspek terpenting atas hubungan aliran listrik kepada suatu Laptop / netbook. Perhatikanlah kondisi Charger sebelum melakukan cas, jangan gunakan kembali charger yang sudah pernah rusak karena hal itu sangat membahayakan.

Halaman berikutnya...

Jumat, 06 Oktober 2017

Bahayakah penggunaan Tisu Basah ...?Berikut Penjelasan dari Para Ahli

Tisu Basah merupakan produk pengembangan dari model tisu biasa (tisu kering) yang biasanya dicampuri oleh cairan-cairan Anti-Bacterial, salah satunya Alkohol. Pada awal kemunculannya, Tisu basah lebih ditujukan kepada seseorang yang ingin mencuci tangannya saat berada di tempat atau situasi yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan dan handuk lap. Di samping itu, banyak dari orang awam yang mempertanyakan tentang bahayakah penggunaan tisu basah? lalu bagaimana pendapat para pakar medis dan klinis mengenai anggapan-anggapan semacam ini.


Pada umumnya, Tisu Basah memiliki kandungan-kandungan seperti Alkohol, senyawa Anti-Bacterial, Anti-Jamur dan Anti-Septic. Sehingga dengan kandungan-kandungan tersebut memang terbukti sangat efektif dalam membersihkan dan membunuh kuman atau bakteri. Namun belakangan ini muncul pertanyaan, Bahayakah penggunaan tisu basah bagi kesehatan seseorang maupun kebersihan lingkungan sekitar...? Berikut ulasan dari para ahli pakar kesehatan dan lingkungan mengenai Penggunaan tisu basah : 

Fakta dan Penjelasan Para Ahli mengenai Bahaya penggunaan Tisu Basah

Bagi Kesehatan
Salah seorang pakar kesehatan ternama yang saat ini berpraktik di RS Hermina Jatinegara Dr. Hebowo Agung Soetomenggolo ,SpA Berujar :

“Yang penting menggunakan tisu basah dapat melembabkan, sehingga bisa mengantisipasi Anti-Iritasi (pada kulit),”.

Selain itu, menurutnya perlunya kejelian dan kebijakan dalam memilih suatu produk tisu basah. Pastikan tisu basah tersebut mengandung sanyawa Anti-Septic dan Anti-Bacterial yang bisa membunuh kuman dan mikroba-mikroba jahat.

Halaman berikutnya...