Kamis, 01 Juni 2023

Usia diatas 20 tahun, Masih bisakah Menambah Tinggi Badan?

Bagi sebagian orang, tinggi badan adalah hal penting dalam menunjang penampilan fisik, selain penampilan wajah. Sebuah survei di Indonesia menyimpulkan bahwa rata-rata orang indonesia menginginkan memiliki tinggi badan 170-175 sebagai hitung tinggi badan yang ideal menurut mereka. Namun faktanya, rata-rata tinggi badan orang indonesia adalah 160cm, tentu hal yang sangat kecil jika dibandingkan orang Amerika dan Eropa yang memiliki rata-rata tinggi badan penduduknya 175 cm. Di samping itu, banyak dari orang awam yang mempertanyakan tentang usia diatas 20 tahun masih bisakah menambah tinggi badan...? dan bagaimana pendapat para pakar medis, klinis dan fioterapist mengenai anggapan-anggapan semacam ini.


Bagi seseorang yang masih dalam masa pertumbuhan yaitu sebelum umur 21 tahun, tentu masih sangat bisa mengoptimalkan potensi menambah tinggi badan, namun jika seseorang sudah menginjak usia 20 atau 21 tahun maka peluang penambahan tinggi badan tidak akan berpengaruh signifikan. 

Usia diatas 20 tahun, Masih bisakah Menambah Tinggi Badan?

Seorang pakar bedah tulang dari RS Bintaro Dr. Andito Wibisono, Sp, Ot. meng-iyakan bahwa maksimal usia pertumbuhan manusia berhenti saat usia 20 atau 21 tahun. 

“Maksimal usia 20-21 tahun. Jika lempeng ini (lempeng Epiphyseal) sudah menutup, pertumbuhan turut berhenti,” ujarnya. 

“Kalau orang memiliki Gen tinggi yang bagus, pasti akan tinggi. Gen ini didapat dari keturunan, contohnya orang Afrika umumnya kurus tinggi karena bangsa mereka memiliki gen tinggi yang bagus,” lanjutnya.

Lapisan Epiphyseal sendiri merupakan salah satu struktur dari tulang yang berada didekat ujung tulang panjang. Setiap tulang panjang sedikitnya memiliki 2 lapisan ini, yang berada dikedua ujungya masing-masing. Lapisan Epiphyseal inilah yang menentukan kapan berhentinya pertumbuhan tulang seseorang, dalam hal ini menambah tinggi badan. 

Pada saat Lapisan Epiphyseal ini sudah tertutup maka tulang tidak dapat bertambah tinggi lagi. Meskipun segala upaya dan latihan sudah dilakukan, tetap saja tidak akan banyak membantu dalam menambah tinggi badan seseorang, meskipun kepastian mengenai sudah atau belum tertutupnya Lapisan Epiphyseal ini masih “mungkin” bisa terlihat saat dilakukan RontGen (foto RontGen).

Dr. Odih Fachruzy seorang ahli kesehatan berpendapat “Rata-rata batas maksimal pertumbuhan tulang itu usia 17-20 tahun,” ujarnya.

“Pada Usia muda, lempeng ini (Lempeng Epiphyseal) akan terlihat renggang pada foto Roentgen. Jika sudah menutup, maka pertumbuhan tulang pun sudah maksimal,” lanjutnya.

Adapun jika kamu ingin memaksimalkan peluang menambah tinggi badan meski pengaruhnya tidak terlalu tinggi, kamu bisa melakukan beberapa hal antara lain :

-  Banyak Konsumsi Protein hewani (daging, ikan, ayam, telur, dll)
-  Minum susu tinggi Kalsium
-  Olahraga Lari
-  Renang
-  Skipping
-  Bersepeda
-  Waktu Tidur yang cukup (7-8 jam)

Namun seperti yang diujarkan oleh pakar kesehatan tulang tadi bahwa jika seseorang sudah menginjak usia 20 atau 21 tahun peluang penambahan tinggi badan tidak akan berpengaruh signifikan, jadi kamu jangan terlalu berharap terlalu muluk-muluk.


ARTIKEL TERKAIT :
-> 11 Manfaat PARE menurut pakar Nutrisionist
-> 14 Manfaat BIJI SELASIH menurut pakar Nutrisionist
-> 11 Manfaat MASKER TOMAT Bagi Kulit Wajah
-> 11 Manfaat BUAH SALAK Bagi Kesehatan Tubuh


Demikian info lengkap mengenai Usia diatas 20 tahun, Masih bisakah Menambah Tinggi Badan? dari Bang isman, semoga yang sedikit ini ada manfaatnya bagi kalian pemirsa.

0 comments

Posting Komentar