Kamis, 21 September 2017

11 Cara Mengatasi Kebiasaan Ngiler (Mengiler) Saat Tidur

Kebiasaan mengiler saat tidur sebenarnya bukan merupakan hal yang perlu kamu takutkan karena memang faktanya hal itu sama sekali tidak akan mempengaruhi kesehatan tubuh kamu. Jadi kamu tidak perlu khawatir atau risau saat kamu memiliki kebiasaan saat tidur seperti ini. Meskipun begitu, ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan mengiler saat tidur ini merasa terganggu dan malu jika terlihat atau terpegoki oleh orang lain, apalagi jika dia tertidur dan tidak sengaja mengiler di tempat umum. Para pakar fisioterapist sendiri telah menemukan beberapa penerapan atau cara mengatasi kebiasaan ngiler atau mengiler saat tidur dengan menggunakan bahan-bahan alami, yang tentunya penerapan-penerapan tersebut tidak memiliki efek samping.


Perlu kamu pahami dulu bahwanya mengiler merupakan kejadian normal yang bisa terjadi oleh siapa saja yang dimana merupakan Reaksi Hiperaktivitas kelenjar ludah yang menyebabkan keluarnya kelebihan produksi air liur keluar mulut. Mengiler umumnya terjadi saat kita masih kanak-kanak namun juga bisa terjadi oleh orang dewasa, meskipun Volumenya tidak sebanyak pada masa usia kanak-kanak.

Salah seorang Dokter gigi (Drg) yang juga merupakan ahli Konservasi FKG-UI (Universitas Indonesia) Drg. Retno Medyawati SpKG, K meng-iyakan bahwa Keluarnya Air liur pada saat tidur merupakan kejadian alami yang memang bisa terjadi oleh siapa saja. Tidak hanya itu, air liur juga ternyata memiliki beberapa manfaat bagi kesehetan gigi, gusi, mulut dan anggota tubuh lainnya.

“Jangan buang air liur sembarangan karena berguna untuk gigi,” ujarnya.

“Saliva (Air liur) sangat bermanfaat kalau kualitasnya bagus. Sebaliknya, kalau Saliva (Air liur) bermasalah akan berisiko besar terkena Karies gigi. Tandanya, kalau diperiksa dalam lima menit, jumlah Saliva sebanyak 5 ml dan pH harus enam,” lanjutnya. 

Pada umumnya, keluarnya air liur saat tidur diperkirakan 0.3 hingga 1 mL/1.7 m2/min, dan penyebab-penyebab keluar air liur saat kita tidur juga bisa dikarenakan oleh banyak hal, antara lain adalah sebagai berikut:

Penyebab Kebiasaan Mengiler saat tidur 

-  Posisi Tidur seperti tengkurap, terlentang 
-  Kecapean atau kelelahan
-  Alergi
-  Sedang Sakit (Sakit Flu, Demam, Pusing, dll )
-  Tonsilitis atau peradangan tenggorokan (Amandel)
-  Kurangnya jam tidur
-  Makan makanan pedas dan asam

Seperti yang dikemukakan oleh kebanyakan para pakar fisioterapist, penyebab-penyebab keluarnya air liur saat tidur bisa dikarenakan oleh beberapa faktor. Adapun berikut beberapa penerapan dan cara mengatasi ngiler (mengiler) saat tidur berdasarkan penelitian-penelitian dari pakar medis dan fisioterapist.

11 Cara Menghilangkan Kebiasaan NGILER (MENGILER) Saat Tidur  

1.  Jangan Tidur Dengan Posisi Tengkurap
Tidur dengan posisi badan tengkurap adalah penyebab yang paling logis dimana air liur bisa dipastikan akan keluar dari mulut kamu saat tidur, karena memang postur-posisi badan yang menghadap ke bawah kasur akan secara ototmatis merangsang terproduksinya saliva (air liur) secara berlebihan. Posisikanlah tubuh dengan postur senyaman dan sesenggang mungkin namun tidak dengan postur tengkurap. 

2.  Minum Air Menjelang Tidur
Dengan mengonsumsi air sebelum tidur, hal itu dapat secara efektif melembabkan rongga mulut dan sekitaran lidah tidak memproduksi air liur yang berlebihan. Mulut yang kering dan kurang kelembabannya menjadi salah satu alasan utama terjadinya produksi air liur (mengiler) secara berlebihan di saat tidur. 

3.  Hindari Makanan Pedas Saat Hendak Tidur
Tidak dipungkiri lagi bahwa makanan yang pedas akan membuat kelenjar ludah menjadi lebih Hiperaktiv. Kelenjar ludah akan bereaksi secara alami memproduksi air liur dengan jumlah yang lebih banyak daripada biasanya jika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang pedas. Para pakar fisioterapist sangat menyarankan untuk menghindari makanan-makanan pedas dan juga asam. 

4.  Hirup dan Gunakan Minyak Kayu Putih (Aroma terapi) sebelum tidur
Dengan menghirup Minyak kayu putih atau bisa juga Aroma terapi, hal itu bisa mengakibatkan hidung kita merasa lega dimana tentunya mulut tidak akan terbuka lebar-lebar karena pernapasan kita yang menjadi lebih teratur melalui hidung. 

Halaman berikutnya...
1 2 FULL

0 comments

Posting Komentar