Selasa, 11 April 2017

TOP 10 Permainan Tradisional Indonesia yang Hilang ditelan Zaman

Bagi kalian yang lahir pada tahun 90-an mungkin masih “sempat” merasakan bagaimana asyiknya bermain permainan lawas seperti petak umpet, engklek, congklak, bola bekel, benteng-bentengan, dll.


Di zaman yang serba modern seperti sekarang, permainan-permainan tradisional tersebut sudah hilang tanpa jejak bak ditelan bumi. Anak-anak di zaman sekarang lebih menyukai permainan-permainan yang mengandalkan Gadget dan perangkat-perangkat game lainnya seperti PS, XBOX, Komputer, dll. Peran orangtua disini sebenarnya sangat penting, karena memang orangtua-lah yang memiliki sebagian besar wewenang atas apa yang dilakukan anak mereka, termasuk dalam hal bermain.

Padahal permainan-permainan tradisional zaman dahulu tak kalah asyiknya jika dibandingkan permainan-permainan modern saat ini, Bahkan mungkin dari kalian ada yang merasakan bahwa mainan tradisional dahulu dirasa lebih asyik ketimbang permainan-permainan modern sekarang. Bersyukur kalian yang sempat merasakan begitu askyiknya bermain permainan-permain tradisional tersebut hehehe...

Terkesan ber-Nostalgia ke masa waktu kita kecil, Pada kali ini Bang Isman ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman “tak terlupakan” mengenai beberapa permainan tradisional di insonesia. Berikut ulasan dan penjelasan lengkapnya :

10 Permainan Tradisional Indonesia yang sudah "punah"

1.  Petak Umpet
Anak jaman 90-an tentu sudah sangat mengenal dengan permainan yang satu ini, YA “Petak Umpet”. Petak Umpet merupakan permainan paling favorit di jaman dahulu yang hampir sudah dimainkan oleh seluruh anak-anak di berbagai daerah di indonesia.

Alur Permainan :
Pertama para pemain akan melakukan hompipa untuk menentukan siapa yang akan menjadi penjaga-nya, seorang penjaga diharuskan untuk menjaga base / tempat berjaga (tempat berjaga biasanya berupa pohon, tembok, tiang, dll) dari para pengumpat yang ada disekitarnya, penjaga tersebut diharuskan menemukan para pengumpat, jika para pengumpat ditemukan maka penjaga dianggap “menang”, namun jika para pengumpat tersebut berhasil memegang base  (tempat berjaga) lebih dahulu maka penjaga tersebut dianggap “kalah” dan harus kembali berjaga lagi.

Sebenranya banyak versi berbeda menganai alur permainan Petak umpet ini, namun apapun itu versinya Bagi saya permainan ini begitu sangat seru dan mengasyikan.    

2.  Kelereng (neker-nekeran)
Umumnya, permainan “Kelereng” ini lebih banyak dimainkan oleh anak laki-laki, namun tidak juga harus laki-laki yang bermain karena anak-anak perempuan juga banyak yang ahli memainkan permainan ini. Ditempat saya permainan ini dinamakan NEKER-NEKERAN mungkin ditempat lain berbeda juga nama-namanya.

Alur Permainan :
Permainan ini sepenuhnya mengandalkan kelereng sebagai objek bermain, kita diharuskan mengenai kelereng lawan agar dinyatakan kalah, selain itu ada juga model permainan lain dimana kita diharuskan mengenai kelereng yang sudah disediakan dan harus mengenainy agar mendapatkan kelereng yang dikenainya tersebut.

Permainan kelereng ini sangat mengandalkan ketepatan bidikan dan kekuatan tangan karena harus mengenai sasaran tembak yang pas. (salah satu permainan tradisional favorit saya)

3.  Engklak / Engklek
“Engklak” merupakan permainan dimana kita harus lompat-lompat / engklak menyusuri kotak-kotak yang disediakan dengan menggunakan SATU KAKI. Permainan tradisional yang satu ini begitu mengasyikan, selain itu engklak ini juga bermanfaat bagi kesehatan fisik karena mengharuskan tubuh kita bergerak aktif.

Alur Permainan :
Sebenarnya ada berbagai variasi macam alur permainan dari engklak ini. Namun pada umumnya, pertama-tama seorang pemain engklak harus menntukan kotak yang sudah disediakan dengan menggunakan lempengan genteng, sandal atau bata, selanjutnya pemain tersebut harus menyusuri kotak-kotak yang sudah ditentukan tersebut dengan engklak / lompat menggunakan SATU KAKI melewati kotak-kotak lainnya sesuai urutan, jika pemain berhasil menyusuri kotak-kotak tersebut dengan benar dan tepat hingga kembali maka pemain tersebut dinyatakan Berhasil / Menang.

4.  Lompat Tali
Permainan tradisional yang satu ini lebih menguras tenaga dan energi daripada permainan tradisional jenis lainnya, namun permainan ini juga sangat mengasyikan sehingga kita akan lupa kalau tubuh kita sedang lelah. Ya, permainan tradisional itu adalah “Lompat Tali”

Alur Permainan :
Permainan tradisioanl ini menggunakan karet yang dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi tali yang panjang. Pemain Lompat tali diharuskan melewati tali tersebut, jika berhasil melewati maka dinyatakan berhasil, dan jika gagal melewatinya maka dinyatakan gagal.

Halaman berikutnya...
1 2 FULL

0 comments

Posting Komentar