11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG menurut pakar Dermatologist

Seorang pakar Dermatologist terkenal yang saat ini menjabat sebagai pimpinan The American Society of Cosmetic Dermatology and Aesthetic Surgery Dr. Hirsch Ranella J M.D, mengemukakan bahwa, Bekas cupang (luka bekas ciuman) di kulit menandakan telah terjadinya kerusakan pada jaringan sel-sel kulit yang pada umumnya tidak terlalu membahayakan namun tidak juga bisa dianggap remeh. Karena memang pada hakikatnya kerusakan jaringan sel-sel kulit bisa mempengaruhi terhadap kontur dan tekstur kulit itu sendiri, bahkan bisa menimbulkan gejala-gejala kanker kulit.


Dalam ilmu medis dijelaskan bahwa, bekas cupang terbentuk karena adanya reaksi alami dari lapisan epidermis yang mengalami down productivity kolagen karena kurangnya asupan nutrisi kulit atau juga bisa karena suhu udara yang tidak cocok dengan pH kulit. Dengan begitu maka fungsi melanosit pada kulit juga menjadi menurun. Fungsi dari melanosit ini adalah melindungi kulit dari kerusakan, seperti masalah elastisistas kulit, pengerutan kulit, produksi kelenjar minyak, dan lain sejenisnya.

Sedangkan seorang profesor dari Molecular Dermatology and Associate Dean (Business Development and Commercial Interface) di Newcastle University Institute of Cellular Medicine, Prof. Mark Birch-Machin, Ph.D., mengemukakan bahwa, Bekas cupang menunjukan tingkat produktifitas jaringan sel-sel kulit. Ia berujar :

“Seiring bertambahnya usia tubuh kita, ‘baterai’ dalam sel-sel kulit tubuh akan mengalami penurunan, yang dikenal sebagai penurunan fungsi bio-energi, hal tersebut memicu peningkatan radikal bebas yang berbahaya. Adapun dalam kasus bekas cupang sel-sel kulit terbentuk karena adanya iritasi dan infeksi akibat gigitan, meskipun gigitan tersebut tidak sampai merobek kulit. ” ujarnya.

“Efek dari proses penyembuhan bekas cupang ini (penurunan fungsi bio-energi) mudah dilihat pada kulit yaitu dalam bentuk peningkatan garis-garis merah halus, kulit perih, dan terlihat agak kendur,” lanjutnya dalam acara event of healty research, Brooklyn.

“Dengan penelitian dari kasus bekas cupang ini berarti kita sekarang memiliki biomarker tertentu, atau target untuk mengembangkan dan menyeleksi metode perawatan skin anti-effect yang dapat melawan penurunan fungsi bio-energi ini,” pungkasnya.

Sedangkan menurut salah seorang pakar klinis Dermatology dari Yale University School of Medicine, Dr. Lisa M. Donofrio M.D, menyebutkan bahwa, Ada beberapa penerapan atau cara menghilangkan bekas cupang di wajah membandel yang bisa diaplikasikan. Meskipun proses pemulihan luka bekas cupang ini agak lebih rumit ketimbang luka-luka tubuh pada umumnya, dimana dari proses reaksi genetika, proses produksi sebum, proses peradangan, dan juga termasuk pertumbuhan bakteri pada bekas luka jerawat memiliki spesifikasi yang lebih luas dan lebih komplek. Meskipun begitu, bagian wajah manusia memiliki sekumpulan jaringan sel-sel, saraf dan otot yang mampu melakukan proses regenerasi kulit jauh lebih baik dan lebih efektif ketimbang jaringan sel-sel kulit di bagian tubuh lainnya.

Sedangkan menurut seorang pakar kecantikan wajah Prof. Cecilia Wong Ph.d MND, mengemukakan bahwa, Efek bekas cupang merupakan campuran antara produksi kelenjar yang bercampur dengan kotoran, bakteri, virus, dan mikroba jahat lainnya yang hinggap di pori-pori kulit wajah akibat saliva dan bakteri mikroba jahat lainnya.

Normalnya, metode cara menghilangkan bekas cupang ini membutuhkan waktu yang lumayan lama bagi jaringan sel-sel kulit untuk melakukan proses regenerasi, namun ada beberapa penerapan atau cara menghilangkan bekas cupang ini dengan menggunakan bahan-bahan dan alat herbal alami. Berikut ulasan lengkap mengenai cara menghilangkan bekas cupang menurut penelitian-penelitian dari para pakar spesialis medis dan dermatologist :

11 Cara Menghilangkan BEKAS CUPANG (BEKAS CIUMAN) menurut pakar Dermatologist

1.  Gunakan Mentimun
Para pakar dermatologist menyebutkan bahwa Mentimun (Cucumis sativus L.) mengandung zat-zat yang sangat ampuh dalam mengatasi atau menghilangkan bekas cupang secara efektif. Kandungan Silika, Mineral, Thiamin, dan Asam Askorbat yang terdapat pada mentimun memiliki kemampuan dalam memperlancar proses regenerasi kulit wajah, menentaskan radikal bebas di wajah, serta memulihkan kulit yang terkena bekas cupang.

Cara Menggunakannya :
> Siapkan 1 buah mentimun dengan panjang sekitar 4-5 cm.
> Kemudian haluskan mentimun dengan menggunakan blender atau dengan cara ditumbuk hingga menyerupai krim.
> Oleskan krim mentimun tersebut ke bagian bekas cupang secara merata.
> Biarkan selama 20-40 menit hingga krim mentimun mengering.
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih.
> Terapkan cara menghilangkan bekas cupang dengan menggunakan mentimun ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang permanen.

2.  Gunakan Sari Jeruk Nipis atau Lemon
Baik Lemon dan Jeruk Nipis, kedunya memiliki kandungan Vitamin C yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari buah-buah lainnya. Tingginya kandungan Vitamin C pada buah lemon dan jeruk nipis terbukti secara ilmiah dapat membantu memperlancar proses regenerasi sel-sel kulit mati dan sekaligus mensterilkan kulit hingga pori-pori kulit dari berbagai macam bakteri, virus dan mikroba jahat lainnya, terkhusus bagi kulit yang terbekas cupang (bekas ciuman).

Selain dapat dimanfaatkan dalam penerapan atau cara menghilangkan bekas cupang di wajah, Lemon dan Jeruk Nipis juga menyediakan beberapa kandungan senyawa Anti-Oksidan Anti-Inflamasi lainnya yang dapat dimanfaatkan dalam mencegah terjadinya infeksi dan peradangan kulit.

Cara Menggunakannya :
> Siapkan 1-2 buah lemon atau jeruk nipis.
> Kemudian belah menjadi dua bagian menggunakan pisau.
> Ambil sarinya terlebih dahulu atau bisa langsung kamu gosokan sari buah lemon atau jeruk nipis tersebut ke bagian bekas cupang secara merata.
> Biarkan selama 20-30 menit hingga sari buah mengering.
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih.
> Terapkan cara menghilangkan bekas cupang dengan menggunakan sari jeruk nipis ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang permanen.

3.  Oleskan Minyak Zaitun
Minyak Zaitun merupakan salah satu bahan alami yang memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan kulit yang sedang mengalami iritasi atau infeksi, seperti kasus bekas cupang (bekas ciuman) ini. Tingginya Vitamin E, Vitamin C, Vitamin K, dan juga kandungan Senyawa Anti-Oksidan pada minyak zaitun-lah yang memiliki peranan penting dalam mengatasi bekas cupang, menyamarkan bekas luka cupang di wajah, dan meningkatkan elastisitas kulit yang sebelumnya mengalami iritasi akibat bekas cupang (bekas ciuman).

Manfaatkan penggunaan minyak zaitun ini sebagai cairan oles bagi kulit wajah bagian luar untuk mengatasi kulit keriput di wajah.

Cara Menggunakannya :
> Oleskan minyak zaitun ke bagian bekas cupang secara merata secukupnya.
> Biarkan selama 30-45 menit.
> Kemudian bilaslah olesan minyak zaitun tersebut menggunakan air bersih.
> Terapkan cara menghilangkan bekas cupang dengan menggunakan minyak zaitun ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang permanen.

4.  Oeskan Gel Lidah Buaya
Dalam beberapa penelitian ilmiah disebutkan bahwa, Ekstrak lidah buaya terbukti memiliki kandungan Polisakarida Vitmain C dan dan Vitamin E yang berperan aktif dalam memperbaiki sel-sel kulit mati, termasuk juga dalam penanganan bekas cupang (bekas ciuman). Bagi para pakar dermatology, Ketiga kandungan tersebut merupakan kombinasi sempurna dalam proses penerapan atau cara menghilangkan bekas jerawat di wajah dan juga mencegah terjadinya iritasi-infeksi kulit wajah.

Cara Menggunakannya :
> Siapkan 1 tangkai lidah buaya sepanjang 5-8 cm.
> Kemudian belah kulit luar dari lidah buaya tersebut.
> Ambil gel atau lendirnya terlebih dahulu.
> Kemudian oleskan ke bagian bekas cupang wajah secara merata
> Biarkan selama 20-30 menit hingga gel lidah buaya tersebut mengering.
> Kemudian bilaslah menggunakan air bersih.
> Terapkan cara menghilangkan bekas cupang dengan menggunakan gel lidah buaya ini 2x sehari untuk mendapatkan hasil yang permanen.

Halaman berikutnya...
1 2 FULL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar