14 Manfaat BUAH KEDONDONG menurut pakar Nutrisionist

Buah kedondong adalah buah berjenis Anacardiaceae (mangga-manggaan) yang berasal dari negara kawasan-kawasan asia tenggara seperti Fillipina, Thailand, Indonesia, Malaysia dan sekitarnya. Bentuk fisik dari buah kedondong agak oval sekitar 6,25-9 cm di meter, memiliki warna hijau di bagian luar, dan memiliki warna putih solid di bagian dalamnya (dagingnya). Umumnya buah kedondong mempunyai berat lebih dari 0,45 kg. Para pakar nutrisionist sendiri telah menganalisa mengenai beberapa khasiat dan manfaat buah kedondong melalui beberapa penelitian dan hasil riset ilmiah.  


Umumnya, buah kedondong ini bisa dimakan langsung atau juga bisa dolah menjadi makanan manisan, rujak, atau salad. Daging dari buah kedondong memiliki rasa asem(asam)-segar dan memiliki tekstur yang padat-keras. Sama seperti buah-buahan pada umumnya, buah kedondong juga memiliki segudang kandungan gizi dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang terdapat pada buah kedondong antara lain : Protein, Serat, Zat besi, Potassium, Magnesium, Kalsium, Vitamin A, Vitamin C, Niasin, Thiamin dan Riboflavin. 

Menurut salah seorang pakar kesehatan medis, klinis dan nutrisionist berpengalaman dari Institute of Natural Hekath Center, Illionis, Chicago, Amerika Serikat Prof. Dr. Joseph Mercola D.O. Ph.d, di dalam penelitiannya menunjukkan bahwa, Asupan Vitamin C dari buah kedondong dapat menurunkan resiko penyakit katarak. Selain itu, gabungan antara Vitamin A, Vitamin C, Fosfor dan Riboflavin pada buah kedondong juga sangat penting dalam mencegah terjadinya Degenerasi Makula yang berkaitan dengan usia dan penurunan fungsi kognitif mata. Karena memang faktanya, orang-orang dengan asupan Vitamin C dan Vitamin A yang rendah akan memiliki risiko katarak 20% lebih besar daripada mereka yang rutin mengonsumsi buah-buahan sumber Vitamin C seperti buah jeruk, buah kedondong, buah delima, dan lain sejenisnya. 

Bahkan kandungan zat-zat alami pada buah kedondong juga sangat berguna dalam melawan Stress Oksidatif dengan mencegah radikal bebas yang menyebabkan kerusakan molekuler pada jaringan lensa di mata dan sekaligus memperpanjang fungsi sel retina mata.

Sedangkan salah seorang pakar kesehatan pangan dan nutrisi dari Texas A&M AgriLife Research Dr. Susanne Talcott B.S M.s, mengemukakan bahwa, Buah kedondong merupakan salah satu buah tradisional bagi masyarakat-masyarakat di kawasan asia tenggara yang dimana memiliki banyak sekali kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya. Sehingga dengan begitu maka buah kedondong bisa dimanfaatkan dalam mencegah dan juga mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi, iritasi, dan inflamasi (peradangan). Ia berujar : 

"Kanker kolorektal dapat berkembang dari lesi prekursor yang dapat disebabkan oleh penyakit usus inflamasi selama periode 10-15 tahun, yang memberikan waktu yang diperpanjang untuk tindakan pencegahan. Dan dalam waktu jeda pencegahan tersebut tubuh diharuskan banyak-banyak mengonsumsi makan-makanan sumber Vitamin C yang memang memiliki kemampuand dalam mengentaskan masalah-masalah inflamasi (peradangan). Saran saya untuk memiliki buah jeruk, buah pisang, buah mangga atau buah kedondong," jelasnya.

Adapun berikut beberapa khasiat dan manfaat buah kedondong berdasarkan penelitian-penelitian dari para pakar nutrisionist. 

14 Manfaat BUAH KEDONDONG

1.  Mencegah Resiko Kanker
Salah seorang pakar kesehatan pangan dan nutrisi dari Texas A&M AgriLife Research Dr. Susanne Talcott B.S M.s, mengemukakan bahwa, Buah kedondong merupakan salah satu buah tradisional bagi masyarakat-masyarakat di kawasan asia tenggara yang dimana memiliki banyak sekali kandungan senyawa Anti-Inflamasi dan Anti-Oksidan di dalamnya. Sehingga dengan begitu maka buah kedondong bisa dimanfaatkan dalam mencegah dan juga mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi, iritasi, dan inflamasi (peradangan). Ia berujar : 

"Kanker kolorektal dapat berkembang dari lesi prekursor yang dapat disebabkan oleh penyakit usus inflamasi selama periode 10-15 tahun, yang memberikan waktu yang diperpanjang untuk tindakan pencegahan. Dan dalam waktu jeda pencegahan tersebut tubuh diharuskan banyak-banyak mengonsumsi makan-makanan sumber Vitamin C yang memang memiliki kemampuand dalam mengentaskan masalah-masalah inflamasi (peradangan). Saran saya untuk memiliki buah jeruk, buah pisang, buah mangga atau buah kedondong," jelasnya.

2.  Menyehatkan Mata
Menurut salah seorang pakar kesehatan medis, klinis dan nutrisionist berpengalaman dari Institute of Natural Hekath Center, Illionis, Chicago, Amerika Serikat Prof. Dr. Joseph Mercola D.O. Ph.d, dalam penelitiannya menunjukkan bahwa, Asupan Vitamin C dari buah kedondong dapat menurunkan resiko penyakit katarak. Selain itu, gabungan antara Vitamin A, Vitamin C, Fosfor dan Riboflavin pada buah kedondong juga sangat penting dalam mencegah terjadinya Degenerasi Makula yang berkaitan dengan usia dan penurunan fungsi kognitif mata. Karena mamang faktanya, orang-orang dengan asupan Vitamin C dan Vitamin A yang rendah akan memiliki risiko katarak 20% lebih besar daripada mereka yang rutin mengonsumsi buah-buahan sumber Vitamin C seperti buah jeruk, buah kedondong, buah delima, dan lain sejenisnya. 

3.  Memperlancar Sistem Metabolisme
Sebuah studi ilmiah manyebutkan bahwa, Kombinasi antara kandungan Protein, Vitamin C dan Zat besi pada buah kedondong akan berdampak langsung terhadap kelancaran porses metabolisme tubuh. Dengan lancarnya sistem metabolisme dalam tubuh secara baik, maka fungsi otot dan sel-sel saraf jaringan tubuh akan bekerja secara optimal.   

4.  Mensterilkan Gigi dan Rongga Mulut
Buah kedondong memiliki beberapa kandungan senyawa yang bersifat asam di dalamnya seperti Vitamin C, Riboflavin, Niasin, dan Thiamin. Dimana dengan tersedianya kandungan-kandungan tersebut maka akan sangat bermanfaat dalam menjaga dan mensterilkan bakteri, virus dan kuman yang ada di sekitar sela-sela permukaan gigi dan rongga mulut. 

Halaman berikutnya...
1 2 FULL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar